Pages

Wednesday, December 31, 2008

Lulla pulang ke rumah -- Tahun Baru 1430 H dan 2009



Pagi ini saya kembali absen dari kesibukan kantor,padahal hari gini kantor lagi hectic-hectic nya karena lagi riweuh membahas agenda kerja 2009.Tapi saya gak bisa hadir,untung direksi berkenan mengizinkan saya absen,toh rencana kerja dan budget divisi saya sudah saya setor ke pak direktur dari kapan tau,semoga bisa tetep dibahas meski saya gak hadir.

Well...gimana kondisi Lulla?beberapa teman bertanya ke saya setiap hari.Hari ini kami masih di RS, siap-siap menunggu visit dokter terakhir,untuk memastikan Lulla totaly fine.
Infus sudah dilepas,karena tadi malam Lulla mengeluh sakit di tempat infusnya itu, udah lah karena udah cukup juga asupannya dan kondisi sudah jauh membaik maka dokter mengizinkan.
Sejak infus dilepas,dia jadi kayak merasa bebas banget,lompat lompatan lah,manjat-manjat lah,lari lari lah,sampe kita takut dia kecapean.
Setelah dibujuk dengan alot barulah dia mau tidur.
Kemaren,saya kedatangan beberapa tamu,kebanyakan tamu dari teman kantor saya, sebelumnya relasi suami yang banyak berkunjung menghibur Lulla,membawakan mainan-mainan yang Lulla sukai maupun mengajak Lulla bermain.Terimakasih ya atensinya teman-teman...

Dan gimana dengan tahun baru?
Ahahaha..saya sekeluarga bukan type orang yang mewajibkan agenda merayakan tahun baru.Jadi tahun baru ini kami hanya di rumah saja,kebatulan keluarga berkumpul di rumah,menghibur Lulla yang baru sembuh dari sakit. Mertua saya sekeluarga berkunjung ke rumah,Lulla senang banget karena bisa bermain dengan sepupu2nya.Acara kumpul makan siang bersama ini sangat menyenangkan sekali,saya yang senang masak jadi merasa bahagia bisa memanjakan lidah keluarga dengan makanan khas rumah kami. Acara kumpul-kumpul siang itu dimeriahkan dengan agenda main layang-layang,permainan yang gak pernah diketahui sama Lulla, dan ternyata Tori pun baru sekali itu merasakan naikin layangan di udara,ternyata suami saya kuper juga,ehehehe...



Acara liburan diisi dengan berkumpul dengan keluarga dari pihak mama saya,keluarga mama saya lagi disibukkan dengan membahas perihal calon istri bagi Pak de saya, mengingat pak de saya menduda beberapa bulan lalu.Ada ada aja...


Jadi tahun baru ini saya rasa akan sama berkesannya dengan tahun-tahun sebelumnya,karena sejatinya buat saya tahun baru adalah pengingat bagi saya bahwa waktu terus bergulir,lalu apa yang telah saya raih?cukup puas kah saya dengan ini semua?sudah cukupkah ibadah saya kepada sang Pencipta?sudah menjadi lebih baik kah saya?dan begitu banyak pertanyaan lain yang berkelebat di benak saya...

Buat semuanya,Selamat tahun baru 1430 hijriyah dan tahun baru 2009!!Semoga menjadi semakin baik dari hari ke hari...

Saturday, December 27, 2008

Lulla Positif terkena DB



Ini kelanjutan postingan saya Jumat lalu...,Jumat pagi disaat saya ngantor, Tori mengajak Lulla menemui dokter Dyah,saat itu dokter belum berasumsi Lulla positif DB karena belum 3 hari Lulla demam. Namun dokter berpesan agar kami segera memeriksakan darah Lulla jika besok masih juga demam.

Jumat malam Lulla masih demam, Sabtu pagi pun demikian.Meskipun suhu tubuhnya hanya berkisar 37,3 derajat sampai 38,1 derajat.Terkesan demam ringan toh?Tapi aneh karena gak juga turun ke titik normal.Si kecil pun gak menunjukkan gejala lemas maupun mengeluh sakit.Berdasarkan feeling dan rasa kawatir, maka Sabtu pagi kembali kami ke dokter Dyah, sebelumnya kami memeriksakan Lulla ke Lab.Ada keanehan,beberapa menit setelah pengambilan darah, di lengan Lulla (di bagian yang bekas dibendung darahnya) tiba-tiba muncul bintik- bintik merah.Persis ciri pembuluh darah pecah yang biasa dialami jika positif DB.

Sejak itu saya feeling, well...jangan-jangan kena DB neh anak.

Kecurigaan saya dimulai sejak saya tau Lulla demam sehari setelah jalan-jalan di Ragunan, who knows diantara rimbunnya ragunan ada salah satu nyamuk yang menggingit Lulla? Mungkin ya...
Dan terbukti kan,sekarang Lulla dinyatakan positif DB.



Gak ada jalan lain, selain rawat inap.Kalo udah kayak gini tindakan rawat inap adalah solusi teraman.

Meskipun trombosit Lulla belum turun banyak,kami kawatir malah akan lebih drop jika tidak ditangani dengan segera.
Lulla tampak sedih banget,karena agenda jalan-jalannya berakhir di RS, dan sempat beberapakali menerima 'tusukan' jarum infus dan jarum suntik pengambil darah.

Sampe malam ini dia udah males kayaknya untuk nangis karena diambil darah,eheheh,anak mama jagoan juga lama-lama...

Malam ini dia sudah tertidur pulas setelah menerima kunjungan Oom Rahmat dan tante Ummi, dia juga senang karena tante Ummi sempat membacakan buku cerita buat dia.

Doakan Lulla cepat sembuh, pesan saya kita harus sama-sama waspada ya,jika si kecil mulai demam walau demamnya gak tinggi,ada baiknya segera ke dokter.

Friday, December 26, 2008

Liburan yang gagal buat Lulla --Lulla demam


Selasa kemaren tgl 23 Desember,sebelom mama berangkat ngantor, Lulla ngambek karena kesal belom ketemu papa tapi papa malah udah tugas lagi keluar kota.Alhasil Lulla jadi agak berkeras untuk memboikot mama pergi ngantor.Ya udah lah,hari itu cuti aja,soalnya ada kendala teknis juga pas mau berangkat ngantor ngajak sementara mobil gak ada dan kondisi ujan deres.

Cuti deh…si Lulla gak berenti begitu aja,dia menuntut hak liburannya,well..ini musibah,bulan lalu tabungan liburan kami kepake untuk menutupi musibah yang dialami oleh Ipar saya,maka sekarang kami gak punya budget liburan,padahal udah di persiapkan dari awal tahun bahwa akhir tahun ini kita mo vacation dan saya akan ambil cuti di hari-hari kejepit yang menggiurkan ini.Sementara itu, saya pun masih kekeuh tidak mau menyentuh tabungan masa depan hanya untuk berlibur,karena kalo gak disiplin menggunkan tabungan,maka bisa kacau lah cita-cita financial kita.

Saya sih bisa menerima sepenuhnya,bahwa Liburan itu sifatnya tersier dan membantu orang yang kena musibah, itu jauh lebih penting daripada berlibur.Tapi Lulla tidak mudah menerima kenyataan ini, saya dan Tori maklum, Lulla masih kecil,sekali yang dia tau berlibur,maka dia akan terus menuntut.Belom bisa kami ajak diskusi kenapa acara liburan setelah bagi rapor harus dibatalkan,karena penjelasan semacam itu akan membuatnya terlibat jauh berfikir tentang alasan kemana budget liburan itu dipakai,dan membicarakan musibah yang dialami oleh pamannya jelas bukan hal yang bijaksana.

Akhirnya,disegala keterbatasan ini,kami berupaya mengerti betapa kecewanya gadis kecil kami.Dan kami berupaya meluangkan waktu yang semestinya untuknya.Dan kejadian dia ngambek hari Selasa lalu itu pun, sudah saya pahami,bahwa solusinya adalah mengajaknya jalan-jalan.

Dan jalan-jalan yang diharapakan Lulla adalah pergi melihat binatang,kemana lagi kalo gak ke taman safari atau ke ragunan.Yang paling mungkin adalah ke ragunan,karena mobil dipake untuk siding di Bandung,maka ke taman safari udah gak mungkin dilakonin.

Seharian saya ke ragunan sama Lulla,dia bahagia banget,sibuk berceloteh tentang binatang-binatang,mengamati banyak hal dan ditutup dengan acara naik perahu mengelilingi danau di ragunan.hari itu gadis kecil saya tidur sambiltersenyum,puas sekali dengan liburan sederhananya.

Besokny, tanggal 24 Desember,saya dapet telpon dari rumah, Lulla panas kata si mbak, 38 derajat,aduh!

Besoknya pas tanggal 25 Desember masih belom reda juga,meski si kecil kliatan fine dan tetep biasa-biasa aja.Sampe hari ini,dia masih anget,suhu gak turun ke titik normal,masih di kisaran 37,3 derajat sampe 38,1 derajat,saya sedih banget..Apa karena ke ragunan?saya kawatir dia kena DB (amit-amit..),mudah-mudahan sih enggak ya.

Sementara saya nulis ini,saya duduk di meja kerja saya di kantor karena ada rapat penting mengenai budget 2009,setelah rapat saya akan segera ‘terbang’ ke rumah,bergabung dengan Tori menjaga Lulla.Hmmm…mudah2an dokter Diah pagi ini bisa memberi jawaban akan masalah ini. Semoga Lulla gak kenapa-kenapa ya..Dan bisa segera sehat.

Saya gak tenang kerja dikantor saat ini!!!!!!

Wednesday, December 24, 2008

Bagi Raport Pertama Lulla


Rasanya waktu berjalan gak terasa sama sekali,ingatan saya masih lekat banget saat saya mengandung Lulla,yang waktu dalam kandungan, kami berdua memilih untuk tidak ingin mengetahui dahulu kelaminnya,kami ingin menjadikannya kejutan.Saat itu panggilan sayang saya untuk janin di perut saya adalah Bonny, terinspirasi dari tokoh di komik Pank Ponk yang saya sukai dari jaman sekolah sampai sekarang,ehehhe..

Pas saya melahirkan, kami baru tau kalo si Bonny adalah cewek,dan kami beri nama Nafisah Calulla Riyadi, yang artinya harta berharga yang cantik milik keluarga Riyadi.Rasanya baru kemaren saya ingat kejadian saya melahirkan gadis kecil saya itu,saya juga masih merasa baru kemaren merayakan ulang tahun pertamanya,mengajarkan ia berjalan,membuatkan bubur tim untuknya dan mengajarkan dia bertepuk tangan dan menyebut kata “mama papa..”

Tapi minggu lalu saya seperti tersadar kalo si Bonny sudah beranjak menjadi gadis kecil yang sering memplokamirkan dirinya dengan nama Kakak Lulla. Sabtu kemarin kami dapat undangan bagi rapor pertama Lulla di sekolah.Di acara bagi rapor ini ada sesi konsultasi dengan gurunya, Ibu Ina.

Saya surprise sekali dengan hasil rapor Lulla,kemampuan social dia sangat menonjol, bahkan menurut Ibu Ina,Lulla tidak pernah memilih teman,setiap dipasangkan dengan siapa saja dia tidak pernah mengeluh apalagi menolak.Hal lain yang membuat kami kaget, ternyata Lulla anaknya sabar dalam membimbing teman yang sedang mengalami masa sulit,saya sampai bertanya ulang “yakin bu Lulla kayak gitu?”, soalnya kalo di rumah kan dia gak kliatan sikap dewasanya. Lulla dinilai siap memiliki adik,karena dia cukup matang secara emosi. Dan di salah satu sesi konsultasi Ibu Ina berpesan bahwa Lulla punya bakat menari dan music,karena dia mudah bergoyang dan mudah mengenal lagu dibanding teman yang lain,ia cenderung diandalkan untuk acara pentas karena memiliki pancaran percaya diri yang kuat,untuk itu ada baiknya kami menyalurkan bakat Lulla tersebut.Selain itu Ibu Ina mengatakan bahwa Lulla dinilai communicative untuk menyampaikan dan mendeskripsikan sesuatu kegitan yang dilaluinya di rumah.Dan hal paling membuat gw tersentuh,ternyata Lulla sudah memahami konsep sedekah,dan ia memiliki kepedulian pada orang miskin,hal ini yang selalu ia ulang dan sampaikan di sekolah.Terharu sekali rasanya,ternyata apa yang kami ajarkan dapat ia pahami dan dicamkan dalam hatinya.

Yang masih menjadi pe er kami di rumah adalah, kemampuan Lulla melaksanakan beberapa hal yang sifatnya pemenuhan kebutuhan pribadi seperti membersihkan tubuh sendiri setelah BAK/BAB, membuka kemasan snack sendiri, dan membuka kotak makan sendiri.Hal-hal kemandirian ini masih belum bisa ia lakukan dan mesti kami ajarkan kembali agar ia dapat melakukan sendiri.

Setelah pulang dari bagi rapor,kami jadi berniat membelikan biola sebagai hadiah ulang tahu gadis kecil kami tahun depan.Dan kursus balet agaknya gak bisa lagi dikesampingkan.

Well..ternyata gadis kecil saya sudah besar ya,sungguh waktu menggelinding begitu saja tanpa terasa..

Monday, December 15, 2008

Kumpul Mommies...Kumpul Bocah...


Iyaaaaaaaay..akhirnya sampe juga di tgl 13 Desember, sejak sebulan lalu jeung Ary emaknya Aurelle dah wanti2 untuk ngingetin acara kumpul tgl 13 Desember ini, siip deh bu kite ngosongin waktu di hari itu.

Konon mo ngumpul ma Lisa emaknya Celia yang lagi liburan di Jakarta, trus ada siapa lagi?Katanya sih ada Brenda,Ledisa,Nuke dan Lesca…

Well emak-emak kalo dah ngumpul pasti seru deh, jangan-jangan bisa ngalahin serunya kumpul bocah-bocahnya sendiri malah,ehehehe

Janjian jam 12,alias jam makan siang di Apato-nya Ary,trus kita pada janjan bawa pot luck yang berbeda,supaya serasi gitu menunya,ada lauk,sayur,gorengan ,kudapan dan buahnya,ehehehe…

Gw kebagian bawa bakwan udang bumbu kacang,tapi sayang disayang krn kesibukan di hari Jumat maka gw gak sempet merealisasikannya,ya udah deh jadi beli aja Pastel Makcik,ehehehe..mudah2an pada suka.



Karena hari Sabtu,Pak Yadi gak bertugas,sebenernya sih kalo diminta dan dia lagi gak ada acara, dia mau aja tetep bertugas nganterin gw,tapi karena dia lagi gak bisa maka Tori yang mau antar gw ke Apato Ary.Kebetulan Tori mau nengok client di Mabes Polri,yo weis sekalian.

Tau ya kalo dianter Tori di hari libur pasti ujung2nya telat,karena dia suka males2an sendiri.Akhirnya bener kan??gw telat datengnya,gw sampe Apato Ary jam stengah 2,maaf ya bu ibu sekalian…

Sampe sana langsung cupika cupiki,surprise liat anak-anak yang kumpul cukup banyak.Si Lulla yang baru bangun tidur agaknya gak mudah bersosialisasi,dia masih jet lag kali ye??

Kalo emaknya sih langsung ashoy aja ngrumpi sana sini,ehehehe..


Juara deh neh dua gadis cilik,abis maen sepuasnya,minta susu pun kompak...

Lulla dan Bianca..

Acara kumpul-kumpul ini diselingi dengan teriakan heboh anak-anak,dari mulai rebutan mainan, sampe histeris karena kejar-kejaran,lucu deh pokoknya.

Lulla banyak bergabung dengan kakak-kakak yang lebih besar,Bianca dan Gifta menjadi teman main buat Lulla.Sementara Vanya, Thalla dan Aurelle sibuk ngoprek mainan satu dan lainnya,lucuuuuuuuuuu banget. Dan Celia cantik masih pulas tertidur di sofa,lelah kayaknya baby cantik itu.

Puas bermain,para momies pun puas ngrumpi dan cekakakan,maka acara kumpul-kumpulnya kelar deh,Brenda pulang ma Ledisa,trus Nuke juga balik sama Lesca,tinggal gw dan Lisa. After solat Asar, gw dapet telpon, bos besar dah emput di bawah,ya udah pamitan deh.Mudah2an bisa ketemu Celia dan Lisa lagi,soalnya agenda liburan keluarga kecil ini agaknya cukup padat.Met jalan-jalan ya say..

Thanks to Ary udah nyedian tempat,trus gw pulang asal pulang lagi,gak bantu2 beberes ehehehehe…jangan kapok ya bu.Tole mu manis banget,jadi tuan rumah yang baik abis…

Ternyata dimana ada momies disitulah ada keriuhan,ehehehe…see ya moms!!

1st Manasik Haji for Lulla,Kondangan dan Idul Qurban


Tahun ini banyak cerita yang telah gw tulis tentang Lulla, gadis kecil kami yang baru memasuki usia sekolah. Seperti yang gw bilang sebelumnya, kami sangat menyukai sekolah Lulla, program yang diberikan membuat kami merasa puas menitipkan anak kami untuk bersekolah disana.

Kali ini program sekolah yang membuat Lulla senang adalah manasik Haji, program tahunan yang diikuti siswa sekolah disana tiap menjelang Idul Qurban.

Pihak sekolah menyulap lingkungan sekolah menjadi suasana haji, mulai dari ka’bah, sampe terowongan mina,ehehehe..keren deh..

Salut untuk crew Al Fikry,kreatif banget..


Niat bgt ya,gurunya ada yg berkostume orang cacat lo,pake korsi roda segala...

Acara manasik haji ini diselenggarakan pada hari Sabtu, tanggal 6 Desember 2008, dua hari menjelang Idul Qurban. Kebetulan hari Sabtu,gw libur dan gw gak ada agenda apa2 jadi bisa full menemani Lulla kesekolah.

Acara mulai dari jam setengah 8 pagi, pertama rombongan siswa di-briefing dulu,siswa dibagi-bagi ke beberapa kloter,pura-puranya kloter dari berbagai bangsa. Kelas Lulla kebagian menjadi kloter jemaah haji dari Malaysia,ketua rombongan dari kelas Lulla adalah Hamizan,cowok kecil berambut gondrong teman sekelas Lulla,satu-satunya siswa kelas PG 2 yang mau pake baju ihrom,maka terpilihlah menjadi ketua rombongan,ehehehe…

Setelah brieving, Lulla dan rombongna berpose di miniatur Ka’bah,lalu berkeliling Ka’bah kemudian diteruskan dengan solat 2 rakaat didepan Ka’bah.Setelah itu rombongan haji cilik ini mampir untuk minum air zam-zam,well…disesi ini mereka sibuk berceloteh saling bertukar opini tentang air zam-zam yang mereka minum,lucunya..


Lulla dan teman sekelasnya


Setelah itu, mereka melakukan ritual berlari –lari kecil, Safa dan Marwa,ehehehhe…kali ini Lulla yang paling bersemangat,saking bersemangatnya lari-lari kecilnya diikuti berlomapat sesekali,sampe ditegur sama Ibu Ina “ingat ya berlari kecil bukan melompat-lompat”,ehehehe.

Setelah itu,mereka melakukan wukuf,lalu melewati miniatur terowongan mina,dan kemudian melempar Jumroh.Ini kayaknya kegitan yang paling digemari rekan sekelas Lulla,soalnya mereka serempak semangat pas melemparkan batu (batu2an yang terbuat dari gumpalan Koran).

Kemudian ritual dilanjutkan dengan pemotongan rambut lalu diikuti dengan pemotongan Qurban.Nah kalo pas sesi pemotongan Qurban (Qurbannya bo’ongan ya) adalah favorit gw,gw salut gitu liat kreativitas team sekolah,mereka membuat binatang Qurban bo’ongan dari kertas semen yang diisi dengan gumpalan Koran,tapi yang uniknya ketika prosesi penyembelihan, dari leher hewan Qurban mainan itu mengucur cairan merah semacam darah,hebat yah!!!Ternyata cairan merah itu sengaja dibuat dengan cara dimasukkan kedalam sebuah plastic untuk es yang kemudian diletakkan tepat dileher hewan qurban mainan itu,sehingga ketika si hewan dipotong, plastic berisi cairan merah itu turut terpotong,sehingga cairan merah meleleh keluar,menyerupai darah hewan qurban beneran,ehehhe,lucu yaaaaaaaaaaaaah…

Selesai acara,Lulla bersama teman sekelas lunch bareng pake nasi kebuli,Lulla lumayan agak banyak makanya, ternyata kalo disekolah dia makanya banyak,apa karena bersama teman-teman yah?




Sepulang sekolah kami menengok adiknya Nadia yang baru lahir,lalu segera kembali kerumah untuk beristirahat,malamnya papa ngajak dinner diluar,biasalah si Papa cepat bosen dirumah kalo hari libur.

Besoknya pagi-pagi dah prepare untuk kondangan ke nikahan anaknya Sepupu Eyang,kebatulan ada our lovely Uncle yang baru aja menyandang gelar baru yaitu DUREN SAWIT (duda keren sarang duit),eheheh..ini gw cuma nyontek istilahnya Oma Betty aja,soalnya Pak De Heppy yang baru aja dua bulan menduda dah banyak yang ngincer,padahal si Duren sendiri masih sante-sante belom minat nyari pengganti kekasih hati yang udah almarhumah.

Btw,di pesta kali ini,ada yang special, adik gw untuk pertama kalinya mengajak pacar seriusnya ke pesta keluarga,well launching gitu lah…Soalnya beberapa orang belom kenal,sementara this couple udah menyatakan keseriusannya untuk menuju jenjang lebih serius. Dan gw sekeluarga mendukung niat itu,mengingat sang pacar adalah sahabat baik gw sejak kuliah,jadinya kami merasa udah kenal cukup baik ma dia,dan kalo pun jadi jodoh kan seperti mengikatkan tali persaudaraanyang lebih erat.Doain aja…


Pak De "DUREN SAWIT"-Dono-Epit-Oma betty-Gw-Nenda-Andung

Besoknya kita lebaranan,Idul Qurban,solat Ied di Komplek, trus langsung cabcus ke rumah mertua,sampe sana gw sempet teller berat dan tertidur pulas di kamar mama, kayaknya mertua gw sampe kesian gitu ngeliat gw yang kecapean,ehhehe..secara berhari-hari gw nonstop beraktifitas dari kerja,ngurus anak dan masak untuk lebaran.

Setengah hari di Mertua,trus gw sekeluarga cabcus ke rumah Oma Betty, disana kumpul Eyang gw (EyangUyutnya Lulla), nenda dan andung dari Cinere, dan Pak De Heppy, serta gerombolan sepupu gw.Kenapa Oma Wenda dan opa Mance absent?lagi pada di Menado katanya,pulang kampung kah?Kemungkinan juga ngurusin kampanye pak Jendral yang nyalon jadi caleg di Menado,wakkakakakk…

Hari itu gw lelah banget,tadinya mau pulang sore,taunya si Eyang Uyut mellow gitu pas ditinggal Pak De Heppy balik ke Semarang,mana rombongan Cinere pada Bubar,ya udah lah gw sekeluarga tinggal dulu untuk menghibur eyang uyut,cup…cup…cup jangan sedih ya eyang…

Setelah jam 9 malem,semua dah mandi,dah makan malem,dah sikat gigi dan dah pake costume tidur,kami pulang kerumah,bisa dibayangin ya sampe rumah semua teparrrrrrrrrr..including me!

Hari yang melelahkan,besoknya kita2 semua kembali beraktifitas seperti biasanya..

Wednesday, December 10, 2008

Lulla Pengeeeeeeeeeeeen Banget Punya Adik..


Hehehehehe..belom crita dah ktawa aja. Critanya Lulla belakangan ini terus menerus mengungkit tentang keinginannya untuk memiliki adik seperti sepupu-sepupunya dan teman-temannya yang lain.

Wacana kepengen punya adik ini dilontarkan setiap hari selama 2 minggu ini, gw sampe bingung sendiri jadinya. Segala sesuatu pembicaraan pasti ujung-ujungnya dikait-kaitkan dengan “kalo adek Lulla nanti..”, nah lo..bolak- balik kayak gitu terus.

Gini misalanya :

Lulla melihat tukang odong2 di pinggir jalan, “ma..nanti aku mau ajak adik aku naik odong2,anak kecil suka odong-odong..”

Lulla liat koleksi sepatunya yang udah gak dipake dan siap disumbangin, “ini..nanti untuk adik Lulla,iya kan ma??”

Lulla menengok adik temannya yang baru lahir, “Nama adiknya Nadia itu Lidia ma, kalo adik Lulla namanya Aisah..”

Lulla beli jam tangan di mal, “buat adik aku mana ma?”

Lulla dibelikan lunch set baru, “yang lama dikemanain ma?simpen aja ya buat adek Lulla..”

Lulla lagi berkhayal main sama boneka2nya, “Ayo teman-teman..siapa yang mau punya adek?aku dounk..mau punya adek..”

Lulla membantu membereskan kamar dan melihat beberapa pampers yang tak terpakai, “Nanti adek aku pakai ini,karena dia belom bisa pipis di WC kayak aku..”

Lulla ketemu eyang buyut, “Eyang tau gak,aku pengen deh punya adek..”

Dan tadi malam terjadi lagi, ketika mau tidur dia tiba-tiba Tanya, “Ma,nanti kalo ada adek, aku bobok sama Datuk ya,mama papa sama adek aku aja..”

Huaaaaaaaaaa..mo nangis Bombay jadinya, gw kawatir sekali dengan keinginan menggebunya ini,soalnya saat ini kondisinya gw belom hamil dan belom memulai program hamil lagi.Gw takut dia jadi menunggu agak lama dan takutnya dia kecewa, gw dan Tori sih perlahan-lahan menjelaskan bahwa punya adik itu butuh proses lama, jadi dia harus sabar.Tapi si gadis kecil kami kayaknya tetap menggebu, bahkan dia belakangan jadi bolak-balik nanyain staff gw di kantor yang lagi hamil (Tante Ana). Lulla bola-balik Tanya kapan Tante Ana melahirkan adik bayi, dan Lulla bertanya bolehkan ketika Tante ana melahirkan,adik bayinya untuk Lulla aja?

Well…Lulla excited sekali ternyata,sampe bayi orang yang masih dalam kandungan pun siap diminta sama dia,ehhehe…Doakan ya, gw bisa segera membereskan semua urusan yang masih ‘pending’ dalam hidup gw, jadi gw bisa segera konsentrasi memenuhi harapan Lulla.

Wednesday, November 26, 2008

Jodoh Kali yeee??

Ini crita yg udah agak lama sebenernya,tapi sayang kalo ga diposting,abisnya lucu sih…

Masih inget gak,tempo hari gw sempet operasi cabut kuku akibat kurang hati-hatinya gw. Akibatnya jari kaki gw dibebet-bebet perban tuh untuk waktu yang relative cukup lama.

Selang beberapa hari dari kejadian gw operasi, tiba-tiba Tori mengalami kecelakaan kecil lagi (lagi??please deh stl kejadian kejepit pintu mobil itu),kali ini ada kaitannya juga ma mobil. Jadi Sabtu pagi dia nyuci mobil (tumben,biasanya juga pak Yadi), tiba-tiba ketika sedang asyik menyikat rongga-rongga di dekat plat mobil,tangannya tergores sesuatu,gw sih curiga tergores plat mobil.










Gw pikir luka kecil biasa,tapi darahnya gak berenti-berenti,alamaaaak…ngeri deh liatnya. Trus pas kita liat ternyata robeknya dalem juga. Waah ngeri deh..ini mah kudu dijait ma dokter…

Well…finally Tori juga harus senasib ma gw,jari jempolnya yang robek itu harus diperban-perban juga.

Pas besoknya kami menghadiri acara BBQ party disalah satu rumah sahabat kami,mereka semua spontan ketawa ngakak,melihat jari gw dan jari Tori sama-sama dibebet perban. “Idiih sama-sama di perban,biar dibilang jodoh tuuuh lu berdua??”, gitu deh ledekan mereka. Dasar tu orang-orang malah ngeledekin aja, emang nye kite sengaja sama-sama diperban? ehehhehe…

Secara ya, gw ma Tori sama-sama kurang hati-hati jadi kebetulan aja lukanya barengan, ini yang namanya Jodoh kali ye??ampuuun deh……………….

Tuesday, November 25, 2008

Mencuci Mobil...

Suatu hari di waktu libur,Lulla membantu Papa mencuci mobil,pekerjaan rumah tangga yang amat Lulla sukai...

Bagaimana Lulla cara Lulla mencuci mobil?










Ehehhehehe...Lulla tuh serius loh ngebantuinnya,kayaknya enjoy banget...

Thursday, November 20, 2008

Keseimbangan Karier dan Rumah Tangga

Mungkin semua teman-teman pembaca blog saya udah tau,kalo saya adalah seorang ibu berprofesi ganda,yaitu sebagai ibu rumah tangga dan wanita carier.Karena saya lulusan Hukum,maka profesi spesifik di carier kantoran saya adalah HRD.Dengan berprofesi ganda biasa saja sudah cukup ribet membagi waktu,apalagi profesi carier sebagai head HRD di perusahaan swasta,membuat saya mau tak mau harus ekstra hati-hati dalam membagi waktu dan prioritas. Salah-salah saya menentukan prioritas,maka akan menimbulkan cemo’ohan di kalangan karyawan. “alaaaaaaaaaaahhh..HRD-nya aja kayak gitu”,saya gak mau ada istilah begitu yang dicap ke diri saya. Secara luas semua orang tau kalo tugas utama HRD adalah mengatur karyawan,kalo sayanya sendiri gagal ‘mengatur’ diri saya sendiri,gimana karyawan mau ikut aturan?.Saya adalah ROLE MODEL bagi karyawan,semua karyawan ketika mematuhi aturan. Saya gak bisa nyuruh orang disiplin kalo saya sendiri gak disiplin,saya gak bisa nyuruh orang untuk nentuin prioritas yang benar kalo saya sendiri gak bisa melakukannya juga.

Sungguh hal yang gak mudah buat saya selaku ibu dari seorang Balita,tapi konsekuensi itu sudah saya dan suami saya sadari bersama sejak awal sejak adanya tawaran kerja ini. Segala hal telah kami pertimbangkan masak-masak,dan pilihan kami jatuh pada kata sepakat bahwa saya diijinkan kerja oleh suami saya,dan beliau pun bersedia membagi tugas dengan saya dalam hal pengurusan anak dan rumah tangga jika saya lagi berhalangan. Suami saya juga telah menyiapkan diri untuk menyokong tugas saya di rumah jika saya harus mempriorotaskan tanggungjawab di kantor. Dia pun tau konsekuensi saya bekerja kantoran,saya akan banyak menghabiskan waktu di kantor sehingga gak selalu standby di rumah,saya juga harus lembur jika dibutuhkan,bahkan saya pun akan sesekali tidak pulang karena harus tugas luar kota. Suami saya paham betul konsekuensi pilihan kami tersebut,toh dia pun paham alasan saya bekerja.

Menurut hemat saya seharusnya tiap wanita bekerja telah memahami konsekuensi ini,dan para suami yang memberi izin kepada istrinya untuk bekerja seharusnya telah memiliki gambaran konsekuensi yang akan diterima,dan dikemudian hari jika harus menghadapi konsekuensi,si suami dapat mengerti dan memaklumi bahkan jika perlu dapat menjadi motivator yang baik.



Dua profesi yang tidak mudah



Nah hal ini sayangnya tidak terjadi dengan beberapa teman wanita di kantor saya,yang juga sama-sama berprofesi ganda seperti saya. Saya bercerita seperti ini karena saya sendiri sudah kehabisan energy untuk meladeni keluhan-keluhan,prilaku-prilaku,protes-protes dan tuntutan-tuntutan yang berkaitan dengan kesepatakatn ‘domestik’ yang tidak selesai ini.

Kejadian bermula dengan adanya rencana kantor saya untuk mengadakan acara employee gathering,kalo diperusahan lain acara employee gathering sudah menjadi hal biasa yang merupakan agenda wajib tahunan,bahkan selalu menjadi agenda yang menggembirakan dan ditunggu-tunggu,namun dikantor saya justru jadi sebaliknya (aneh kan???). Di perusahaan tempat saya bekerja,tahun-tahun sebelumnya selalu diadakan family gathering,tapi pencapaian pesan membangun kepada karyawan tidak pernah sampai melalui media family gathering,karena karyawan jika sudah membawa keluarga jadi lebih focus pada keluarganya daripada kegiatan yang diselenggarakan. Oleh karena itu perusahaan merombak pola gathering ini,untuk membuat employee gathering tiap dua tahun sekali diselingi dengan family gathering.Tujuannya adalah agar perusahaan memiliki kesempatan untuk memasukkan pesan membangun pada karyawannya.

Tapi sayang banget,niat baik Perusahaan ini malah menuai protes yang menurut saya berlebihan pada beberapa karyawan,dan yang sangat-sangat saya sayangkan,protes ini dilakukan oleh beberapa ibu-ibu.Alasan keberatan yang dilayangkan oleh para ibu2 itu adalah karena mereka harus meninggalkan keluarganya. Sebelum protes berlebihan ini dilayangkan,management dan HRD Perusahaan telah mengantisipasi dengan mengeluarkan kebijakan yang meringankan masalah domestic para ibu-ibu ini. Perusahaan membolehkan para ibu2 tersebut untuk membawa serta anak-anak mereka yang masih balita bersama pengasuhnya,dan biayanya akan ditanggung oleh Perusahaan. See???betapa perusahaan baik banget,Perusahaan niat intinya adalah untuk membangun karakter karyawan dan mencoba mengakomodasi kendala yang ada.

Tapi apa yang terjadi sodara-sodara???Para Ibu-Ibu itu masih aja protes,dengan tuntutan yang sama yaitu kenapa gak boleh bawa keluarga. Asumsinya karena tuntutannya seperti ini,sementara Perusahaan membolehkan mereka membawa anak dan pengasuh,artinya mereka menuntut suami ikut serta kan?GAK HABIS PIKIR…………..

Bahkan yang menurut saya dan beberapa teman lain agak berlebihan,adalah adanya issue yang mengatakan bahwa ibu-ibu yan gmelakukan protes itu sampe berantem berhari-hari dengan suaminya masing-masing gara-gara adanya agenda employee gathering ini,padahal acara ini cuma berlangsung dari hari Sabtu dan Minggu,Minggu siang udah kembali ke Jakarta.

Esensi dari masalah ini,saya melihat masih banyak wanita-wanita bekerja beserta pasangan masing-masing belum bisa bersikap proporsional. Kenapa saya bilang demikian?karena menurut saya,suami mana pun yang mengizinkan istrinya bekerja,harusnya sudah memiliki gambaran bahwa load kerja, training,gathering,meeting maupun dateline kerja adalah kewajiban dan konsekuensi dari pekerjaan kantoran,demikian juga dengan halnya gaji,tunjangan,asuransi,dan fasilitas lainnya yang diberikan adalah hak dari pekerja kantoran.

Adanya agenda kantor yang memiliki tujuan ‘membangun’ karyawan ini merupakan hal wajib yang harus diikuti oleh karyawan,karena bagian dari tugas,itu juga merupakan konsekuensi pekerjaan dan profesi yang diemban oleh istrinya. Jadi jika suami tidak menginginkan istrinya untuk menjalankan tugas kerjanya,kenapa tidak sekalian melarang istrinya bekerja?

Akan lebih baik tentunya bagi para suami itu untuk menugaskan istrinya jadi full time mom di rumah daripada membiarkan istrinya memberi kontribusi pendanaan di rumah dari hasil kerja kantoran,tetapi profesionalitasnya setengah-setengah. Daripada setengah-setengah saya kawatir nanti malah muncul kesan yang negative seperti perumpamaan berikut :”giliran hak ( contohnya gaji),semua orang gak mau terlambat tapi kalo kewajiban,seolah selalu cari alasan pengecualian”.

Status sebagai ibu seolah menjadi excuse bagi perempuan untuk menjadi tidak professional.

Saya sedih sekali melihat fenomena ini,saya selalu berambisi untuk menunjukkan pada dunia,bahwa seorang ibu pun mampu professional seperti kaum lelaki. Tapi di lain sisi kadang ada beberapa perempuan yang malah mendeklarasikan dirinya secara terang-terangan tentang kelemahan mereka.

Semua orang tentu punya kelemahan,semua orang punya kesulitan,tapi apakah kita harus mengkotakkan diri kita karena adanya kelemahan dan kesulitan itu, dan bukannya berupaya mencari jalan untuk mengakali kelemahan dan mengatasi kesulitan????

Miris ya melihat fenomena ini?,seolah perempuan –perempuan men-gender-kan kaum mereka sendiri.Apapun halangannya, buat saya kewajiban adalah tetap kewajiban,sepanjang itu semua bisa diselaraskan dan tidak berat sebelah,kenapa kita harus menjadikannya penghalang?

Friday, November 14, 2008

Campak Jerman dan Dugaan TB

Beberapa waktu lalu,Lulla sakit batuk,sejak bulan ramadhan sampai 2 minggu lalu tu batuk gak hilang juga.Akhirnya kami kembali membawa dia ke dokter langganan di RS Duren Tiga. Sejak kami pindah ke Depok,kami mengganti dokter anak kami ke dokter yang berpraktek di sekitar Depok.Tapi kalo ada penyakit yang kelihatannya cukup serius,kami membawa Lulla ke dokternya yng di RS Duren Tiga itu,yaitu dokter Handi Rohandi. Bliau adalah dokter senior,dan yg gw tau sejak dulu bliau selalu berhati hati dalam menangani anak gw.Karena batuk Lulla ga juga sembuh maka kami terpaksa melakukan berbagai observasi,mencari penyebab batuk.Kami mulai menghindari Lulla dari berbagai makanan yang diduga sebagai pemicu batuk. Tapi batuk tak juga kunjung hilang.Setelah 2 kali melakukan observasi dan gak menunjukkan hasil,maka diputuskan untuk melakukan test mantoux dan rontgen paru. Setelah 2 hari ditunggu hasil mantoux menunjukkan tanda negative.Dan hasil rontgennya menunjukkan adanya kesan Bronchopneumonia kalo bahasa awamnya flek.

Dua hari kemudian semenjak ada hasil tes mantoux dan rontgen,kami kembali bertemu dokter Handi,saat itu Lulla juga mengalami gangguan di kulitnya,yaitu bercak-bercak merah menyerupai campak di wajah, belakang telinga dan dada. Gw sempet kepikiran, jangan-jangan ini sakit campak,tapi kok gak ada tanda-tanda pendukung lain, seperti demam atau minimal rewel. Kami sempat curiga Lulla alergi,karena sehari sebelumnya Lulla menyantap bakso ikan (anak gw rada rentan ma ikan-ikanan),trus ada gejala rada gatal juga.Dokter Handi pun pas meriksa Lulla meyakini bintik kemerahan ini adalah alergi,bliau juga mungkin lebih focus sama hasil observasi parunya Lulla.

Pada sesi konsultasi membaca hasil test dan hasil rontgen itu,dokter Handi masih meragukan kalo batuk Lulla itu akibat TB,meski di hasil rontgen ada kesan bronchopneumonia itu,dokter tetap yakin bukan TB penyebab batuk yang diderita, dan gak bisa di judge TB juga jika hasil test klinis gak komplit,mengingat Lulla juga gak ada riwayat sering deman,berat badan normal naik,tidak batuk yang mengeluarkan dahak maupun tidak mengalami serangan batuk yang rutin. Dokter merasa harus ekstra hati-hati untuk memberi obat penyembuhan TB,karena obat TB dikonsumsi tiap hari dalam rentang waktu berbulan-bulan,nah kalo ternyata ada TB sementara obat TB terus di konsumsi kan nanti malah lebih bahaya. Maka oleh dokter Handi,Lulla diberi obat untuk ‘membersihkan’ paru (tapi bukan obat TB) untuk seminggu,kalo gak berhasil juga,dia menyarankan kami untuk konsultasi ke dokter paru anak.

Besoknya,gw berangkat ke kantor kayak biasa,tapi dari laporan pembantu di rumah,gw kok curiga ada sesuatu yang gak beres,karena si Nancy cerita kalo bercak merah telah menyebar ke seluruh area tubuh,kaki dan tangan pun berbintik merah kayak campak itu.Gw segera pulang dan melihat sendiri,yah ternyata bener,sekujur tubuh Lulla merah semua. Kalo emang kena campak,kok kayaknya anak gw fine-fine aja,tetep lincah pecicilan,makan dan minum susu pun gak berkurang,dan kalo ditanya apa pusing apa sakit dia jawabnya enggak.

Demi menjawab rasa penasaran gw,maka besok paginya gw bawa Lulla ke dr Maria Basir Djatmoko,dokter kulit langganan Lulla di RS MMC. Pas periksa, dokter meminta Lulla melepas pakaian untuk memeriksa seluruh tubuh lalu kemudian megang leher Lulla. Well…dr Maria bilang, ini CAMPAK JERMAN alias RUBELLA dan bukan alergi. Menurut dokter,campak jerman adalah campak yang hanya mucul 5 hari lalu selesai. Kenapa gak ada deman?sebenernya bukan gak ada,tapi campak jerman ciri demamnya adalah demam yang mild atau ringan,paling Cuma 37,2 sampai 37,8 derajat,kejadian di Lulla malah kita semua gak nyadar kalo dia deman,mungkin cuma sedikit bergeser dari suhu normal aja jadi gak ketahuan. Dan ciri lain dari campak jerman ini adalah,adanya pembengkakan pada kelenjar tyroid di tenggorokan (dibawah telinga),jadi kemungkinan akan adanya penurunan selera makan tapi kok Lulla tetep enak-enak aja makannya?heran gw…Dan ada ciri terakhir,yaitu adanya ngilu-ngilu pada persendian,yah mungkin Lulla belom bisa mendescripsikan rasa ngilu jadi dia gak mengeluh.

Pada prinsipnya Rubella gak berbahaya,tidak sebahaya campak biasa.Tapi kalo menyerang ibu hamil,maka jadi berbahaya,karena akan mengganggu janin.Bahkan bisa mengakibatkan kecacatan. Makin muda usia kandungan yang terserang rubella maka makin kompleks kecacatan yang akan diderita si janin.Dr Maria pun hanya memberi vitamin, dan cream untuk mengurangi rasa gatal.Dr Maria kembali menekankan bahwa Campak jerman yang dialami Lulla gak berbahaya buat Lulla.

Lulla sudah sehat lagi...

Karena merasa cukup lega,maka sepulang dari MMC,kami pergi mencari kado untuk sepupu-sepupu Lulla,kami mampir ke Nenen Baby Store,ketemu Brenda dan Yudis,sayangnya Vanya bobok, next time ya Van…

Nah sesuai prediksi dokter Maria,kalo hari berikutnya bintik kemerahan Lulla mulai hilang,Alhamdulillah sampai saat ini Lulla udah gak kenapa-kenapa. Batuk-batuknya pun hilang,bener juga prediksi dokter Handi,batuk Lulla mungkin disebabkan karena ada sedikit masalah kotoran di parunya tapi bukan TB. Dr Maria pun waktu gw ceritakan masalah adanya bronchopneumonia pada paru Lulla,bliau mengatakan agar gw dan DSA Lulla untuk berhati-hati untuk menjudge TB,karena Lulla adalah anak yang terlahir dengan bawaan alergi alias exim kulit,jadi pada kebanyakan kasus orang yang bermasalah kulit akut seperti Lulla,parunya jika di rontgen maka akan terdapat kesan bronchopneumonia.Jadi emang untuk men-juge adanya TB atau tidak, gak bisa hanya berdasarkan hasil rontgen,tapi ciri-ciri klinis lainnya juga harus mencukupi. Untung dokter Handi itu orangnya sangat akurat dan hati-hati,kalo enggak,saat ini Lulla sudah rutin menegak obat TB kali ya??

Alhamdulillah Lulla dah sehat betul saat ini, dan sudah kembali beraktifitas di sekolah,dia juga senang karena gak perlu mengkonsumsi obat-obatanyang bikin dia be te.Semoga kedepannya dia gak bermasalah lagi ya..

Monday, November 10, 2008

Penyebab Konyol di sebuah kemacetan di Jakarta


Pagi ini,agak lain dari biasanya, kenapa?gw kekantor dengan berjalan kaki..SERIUS??? iye.. enggak seeeh ,gak juga jalan kaki total dari Depok trus sampe kantor di TB Simatupang. Biasanya tiap pagi gw selalu melewati komplek Kopasus Cijantung,biasalah alasan standar kenapa lewat situ dan gak lewat Lenteng Agung, demi menghindari macetnya Lenteng Agung karena ada perlintasan rel kereta api

Nah pagi ini,gw kejebak macet yang gak biasanya terjadi,kemacetan terjadi tepat di depan rumah sakit Cijantung,itu mobil2 stuck gak bergerak,padahal itu udah ¾ jalan menuju kantor gw. Ditunggu 5 menit…10 menit.. mobil gw gak juga gerak, bahkan beberapa kendaraan di depan mobil gw malah puter balik.Nah looooooo?Liat jam udah hampir jam 8,sementara gw janji ketemu orang jam 8,enggak mau telat lah gw..mokal.Akhirnya gw putusin untuk jalan kaki.Pak Yadi agak kaget dengan keputusan gw,menurut dia jarak kantor gw masih cukup jauh. Tapi dia gak berani bantah,dia malah menawarkan untuk mencarikan gw ojek. Tapi gimana juga mo naik ojek,lha wong motor2 aja gak bergerak.

Maka gw lepas jas kerja gw,gw tenteng aja bersama tas besar gw.Untung,masih pake sepatu Crocs(karena kaki belom bisa diajak kompromi pake sepatu kerja,ehehhe…)gw jadi bebas melesat setengah berlari,meliuk liukkan badan untuk nyempil2 diantara antrian motor. Well…akhirnya sampai jg gw ke pusat sumber macet. And you know what apakah yang menyebabkan kemacetan total itu?

Yup…sebuah tragedy konyol sebenernya,jadi ada seorang maling yang ketangkep trus digebukin sama masa,nah tu mobil dan motor yang melintas malah asik nontonin tragedy itu,tanpa mikir kalo dibelakang mereka puluhan mobil dan motor mengantri sehingga menimbulkan kemacetan.

Aneh ya,gara2 sebuah ‘tontonan’ gratis bisa menimbulkan kemacetan,dan yang lebih heran lagi,orang-orang kayaknya haus tontonan amat sampe ada tragedy kecil gitu yang juga bukan urusannya kok jadi pada segitu excitednya.

Nah ketauan kan kalo sebenernya macet di Jakarta itu kadang emang bukan karena hal-hal yang big deal selain emang karena volume kendaraan yang kian bertambah.Perhatiin aja kalo di beberapa kemacetan kadang-kadang gak tau apa penyebabnya,kadang juga peristiwa kecil seperti serempetan motor di pinggir jalan pun mengundang penonton yang gak sedikit,sehingga menimbulkan kemacetan dasyat.Heran..sungguh heran…

Tuesday, November 4, 2008

Seminar Investasi Bagi Wanita Bersama Majalah Femina

Cheers..semua peserta happy setelah dicerdaskan oleh pembicara

Hari Sabtu lalu,1 November 2008,gw mengikuti seminar yang diselenggarakan oleh Femina,temanya bagus deh,yaitu Investasi Bagi Wanita di saat crisis,pembicaranya Safir Senduk Pula,duuuh tergiur dounks.Jujur aja,selama ini gaji gw rasanya selalu habis dengan suksesnya,kadang-kadang kalo lagi banyak kepake belanja,gw suka defisit dan kudu minta Tori,eheheh..gak bertanggungjawab,mohon jangan dicontoh.Tapi prilaku itu mulai gw stop dengan gw mengikuti investasi yang bersifat Unit Link, yaitu gabungan investasi dan asuransi.Metode investasinya pun dengan cara men-debit langsung di tabungan,jadi sebelum tu duit gaji seliweran didepan mata gw dan membuat gw ngiler dan ujung-ujungnya gw pake,gaji gw udah diambil tu sama bank untuk diinvestasikan.

Dan kemudian ketika diadakan acara ini,membuat gw makin semangat untuk mengembangkan jenis investasi yang gw miliki,kebetulan gw tertarik pada dunia saham.Jadi tepat banget kalo gw dating kesini.


Dewi Sedang Berbagi Pengalaman

Safir Senduk Yang selalu segar memberikan materi


Investasi Yang Tepat Bagi Tiap Pribadi

Ada 3 alasan,mengapa investasi harus tetap dilakukan,entah disaat dunia sedang crisis atau tidak,yaitu :

1. Harga barang selalu naik

2. Ekonomi tidak selalu baik,karena pada prinsipnya orang yang memiliki investasi jauh lebih terselamatkan meski seang dalam crisis keuangan.

3. Fisik kita tidak selalu sehat untuk bekerja dan umur manusia tidak ada yang dapat menentukan.

Oleh karena itu,karena alasan diatas kita harusnya sudah mulai tersadar bahwa investasi itu penting,dan pada prinsipnya tujuan investasi itu dikategorikan dalam 2 hal,yaitu :

1. Bertujuan untuk mengumpulkan dana tertentu untuk keperluan dikemudian hari,misalanya biaya sekolah anak,keinginan memiliki rumah sendiri,dana pension dan lain-lain

2. Memaximalkan atau mengoptimalkan dana nganggur,artinya apabila kita memiliki dana nganggur atau dana lebih yang tidak kita pergunakan,ada baiknya kita optimalkan agar tidak habis atau terpakai untuk keperluan yang tidak berguna.

Dari tujuan diatas,tujuan yang pertama adalah tujuan yang merupakan prioritas,apabila tujuan prioritas sudah terlaksana sementara masih ada sisa berupa dana nganggur,maka dapat dioptimalkan. Untuk tujuan yang pertama,sebaiknya investasi yang digunakan adlah investasi yang aman dari resiko, dan umumnya investasi yang minim resiko rentang waktunya panjang.

Dan seperti disebutkan diatas,tiap individu itu berbeda,tiap orang memiliki karakter yang berbeda dan tingkat kecemasan seseorang pun berbeda.Oleh sebab itu pilihan investasi dibagi lagi,yaitu :

1. Investasi yang berpendapatan tetap dan

2. Investasi yang bertumbuh.

Kedua investasi tersebut dibedakan melalui jumlah optimalisai pendapatan yang diperoleh.Bagi investasi yang berpendapatan tetap,tingkat resiko jauh lebih minim,namun besarnya keuntungan tidak terlalu besar.Contohnya seperti deposito bank,tabungan,surat utang dan property yang disewakan.Lain halnya dengan Investasi yang tumbuh,investasi yang tumbuh,jauh lebih menghasilkan namun resiko yang timbu pun jauh lebih besar.Misalnya jual beli saham,valas,jual beli property (rumah),jual beli surat berharga,komoditi berjangka dll.

Jadi bagi anda yang menyukai tantangan dan risk taker,gak ada salahnya memilih investasi jenis bertumbuh,dan bagi anda yang bukan berjiwa risk taker,sebaiknya mengambil jenis investasi yang aman seperti investasi berpendapatan tetap.


Pose dulu ah ma suhu kita,Safir Senduk


Ehehehe..sempet2in foto ma Dewi Lestari dan Reza Gunawan


All Out Acara dan Best Dress

Acara kemarin itu,bener-bener memuaskan deh buat gw,karena ilmu yang dipaparkan Safir Senduk itu simple,mudah dimengerti dan menginspire banget.Tempat yang dipilih oleh panitia pun okeh banget yah,café yang cukup cozy dan homy.Dimana?di Cafe Kembang Goela di komplek gedung Plaza Sentral Jl Sudirman. Acara ini diseponsori oleh Bank BII,dan bintang tamunya adalah Dewi Lestari.Temen gw,si Cicha yang nge fans berat ma Dewi Lestari,jadi makin semangat ngikutin acara,ehehehe..

Dan diakhir acara,ada bagi-bagi hadiah,bagi peserta yang penanya terbaik,peserta dengan sharing terbaik dan peserta yang berpenampilan terbaik,alias best dress,secara itu hari dress code dari yang ditentukan oleh panitai adalah red and jeans.

Nah..ngomong-ngomong soal best dress ini,gw jadi malu mo nyeritainnya, eheheh,gini, critanya gw pas datang ke acara itu,gw patuh ma dress code yang ditentuin,gw pake jeans,kemeja putih dibalut ma tank top kaos dan dikasih aksen dasi pita merah.Tapi please deh,kalo tampak dari atas gw confident banget,tapi…….. kalo liat ke bawah alias liat kaki gw,eheheh..ilfeel deh!,masak emak-emak pake sepatu Crocs seeeeeh???

Sejak gw dioperasi,kemana-mana gw selalu pakai speatu Crocs,tujuannya cuma satu,yaitu melindungi kuku kaki gw yang abis dioperasi. Well..intinya gw gak percaya diri kalo gw well perfomed hari itu gara-gara ni sepatu.Tapi berselang beberapa menit setelah acara dimulai,salah seorang panitia menyematkan pita orange di baju gw “dipake ya mbak”,katanya gitu. Gw sih santai aja, gw pikir gw lagi hoky bakal dapet doorprize. Taunya pas akhir acara,panitia mengumumkan,bahwa peserta yang disematkan pita tadi untuk maju kedepan,eeehh..taunya gw dapet hadiah karena dianggap berpenampilan terbaik alias best dress, whalaaaaaaaaaaaaaah…kok bisa sih?? Kan jadi malu,tapi untungnya gak ada yang merhatiin gw pake sepatu apa,kalo liat ilfeel kali ye???

Diserahin hadiah ma Pemred Femina,Petty S Fatimah

Cheers..pose abis dikasih hadiah,rada semangat dikit..


Well..dari semua yang dipaparkan gw tertarik untuk mengenal saham dan mengoptimalkan investasi logam mulia,logam mulai bukan perhiasan ya tp lebih pada yang lempengan,coin atau batangan.Buat teman-teman yang mungkin belom punya Unit Link,mungkin bisa mulai mencari informasi tentang Unit Link,menurut gw cukup membantu juga buat kedepannya.buat jaga-jaga lah..Thanks Femina and Safir Senduk,gw jadi makin semangat berinvestasi dan jadi gak takut karena udah tau resiko dan prioritas yang harus didahulukan.

Kumpul Gank 13, Farwell party Lolik and Bachelor Party Toddy


Wiihhhihiihi..lama banget gank tercintah gw kagak ngumpul,secara dah pada sibuk semua.Iya deh gw ngaku gw yang males ngumpulin anak-anak,karena kerepotan gw dengan urusan sendiri.Akhirnya gw yang udah dikultuskan sebagai emak-nya anak-anak Gank 13 jadi gak pny waktu untuk turun tangan mengkoordinir acara kumpul-kumpul belakangan ini.

Akhirnya,disepakatilah hari Sabtu tanggal 1 November 2008,kita pada janjian untuk ngumpul,kok tumben bisa terealisasi dengan cepat?soalnya ada event special, pertama kita mau kumpul karena ada anggota gank yang mau migrasi ke US,yaitu si kilol alias Lolik yang bernama asli jawa Tri Yananto, ehehhe.Ni bocah mau pindah minggu depan,kita seeh kagak kawatir dia gak bisa idup di negri orang,tapi yah kan kagak enak gituh kalo dia gak ada,kalo kumpul jadi kurang korban cenk-cenk-an,ehehehe…

Dan agenda berikutnya adalah bachelorate party-nya Toddy,ceritanya sobat kentel gw ini mo nikah tanggal 6 November nanti.Jadi sebelom resmi mejadi suami orang,dia mau ancur-ancuran dulu becanda ma gank tercinta.Bukan berarti nih kalo udah nikah gak bisa ancur-ancuran,tapi kan kalo dah nikah terancam lebih sulit untuk ngumpul,karena pastinya dah punya agenda lain yang lebih urgent.Sekalian juga Toddy nganterin undangan nikah ke kita-kita.Rada terharu sebenernya kalo membahas pernikahan sobat gw ini,soalnya kita mang deket bgt,well..jujur aja rada takut keilangan dia she.Tapi mudah2an dia gak berubah kalo dah nikah.


Ngerubungin Undangan Nikah Toddy


Menuju Indivualis kehidupan

Makin nambah umur,ternyata orang makin hidup individual,dulu jaman masih ngumpul di kampus Hukum UI nan jaya tempat kami ber-13 kumpul,tiap pagi kami saling telepon dan memforward sms,janjian duduk satu deret di kelas kalo pas mata kuliah yang diambil barengan.Nah kalo pas mata kuliah yang diambil beda-beda,kami ber-13 udah tau deh menuju kemana untuk ketemu sama anggota personil yang lain.Tujuannya kalo gak ke musola Al fath Fakultas Hukum Ui (yang letaknya dideket parkiran belakang) kalo enggak ya di pelataran depan ruang senat.Pasti deh tu ada aja personel gank yang lagi ngaso disitu.Ujung-ujungnya ngumpul disitu,kongkow lah,ngecenk-cenk-in orang lah, dan biasanya diakhiri dengan makan siang bareng di Fasilko alias fakultas Ilmu Komputer yang terkenal cozy cafenya,dan kalo lagi pada bokek kita pada bedol desa makan ke Barel alias balik rel untuk nyambangin Warung Pela (PEceL Ayam) favorit kami.Tu warung PELA,terkenal dengan kedasyatan sambel –nya dan nasinya yang banyak.Walo tu warung sempit abis,panas abis dan bau asep,kita ber13 doyan banget kesitu,soalnya murah,wakkakakak…

Kemana-mana kami selalu ber 13,udah kayak rombongan sirkus aja.Dan kalo pun mau ngabisin liburan,kita juga selalu ber 13.Dan sekarang,setelah semua lulus kuliah,semua punya profesi yang berbeda dan bahakan beberapa telah memiliki keluarga sendiri,maka intensitas kumpul seperti dulu pun menjadi kejadian langka.Mungkin inilah yang disebut fase individual is kehidupan.


Biar gak lengkap,yang penting kumpul...


Calon Penganten alias Toddy,Dede and Lolik
Percaya gak 5 th lalu mereka gak semakmur ini?eheheh

Kepompong Persahabatan

Buat gw pribadi,biar kami jarang banget ngumpul,jarang banget telpon-telponan,tapi masa lalu dan segala kisah kebersamaan yang dulu pernah ada tidak dengan mudahnya gw geser,mereka tetap berharga bagi hidup gw,karena kalo kata group band Sinden Tosca, “persahabatan bagai kepompong,merubah ulat menjadi kupu-kupupersahabatan bagai kepompong
hal yang tak mudah berubah jadi indah”. Jadi persahahabatan memiliki relasi yang kuat terhadap evolusi seseorang,kalo dalam hal ini gw melihat persahabatan di Gank 13 itu mempengaruhi pendewasaan dan pembantukan karakter kami masing-masing individu personilnya,walaupun situasi pendewasaan yang dulu kami alami memang gak mudah,tapi rasanya dengan persahabatan kami,semua fase sulit itu akhirnya terlewati juga.

Jujur aja,gank 13 ini mendapat pujian dari mertua gw dan suami gw,menurut mereka, temen-temen gw itu semua karakternya sama,yaitu ramah,ceria dan hampir bisa dibilang semua personil kariernya bagus,at least kalo boleh nyontek omongan mertua gw yang mengenal seluruh anggota gank gw dengan baik,beliau mengatakan :”temen-temen kamu itu cerdas-cerdas,kerjaanya bagus-bagus semua”.

Duuuh ge er pisan ya gw..tapi emang kok,gw bangga sama anak-anak gank,mereka semua konsisten dan professional terhadap karier mereka.Mau gak mau gw pun ketularan,ya gimana enggak,tiap kali kumpul gank, gw sendiri melihat cara teman-teman gw meniti karier,emang sih kebanyakan kami saling berbagi, saling cerita tentang perkembangan karier.Gak jarang juga gw melihat satu demi satu teman gw berprestasi di kariernya, dan gak jarang juga gw mendengar kabar mereka gigih mengejar gelar tambahan disambi dengan kerja.Rasanya mereka sosok-sosok yang menginspirasikan gw banget.Gw makin semangat mengejar target hidup gw,ibaratnya gw gak mau ketinggalan sama teman-teman gank. Seberat apapun,gw merasa termotivasi,istilahnya kayak etemu temen seperjuangan,hal yang kayaknya berat jadi rada ringan karena ada teman berbagi dan senasib.

Jadi meski kami jarang ketemu,tapi kalo ketemu kami merasa bisa saling berbagi dan saling memotivasi, tetep merasa berada dalam kelompok yang dinaungi oleh kepompong persahabatan yang kami bangun.Mungkin gak secara fisik tapi lebih mengena pada hati.

Wednesday, October 29, 2008

Jari Kaki Yang Malang...hiks!


Waks!!!foto apaan neh?mummi?kacang putih?apa jahe dibungkus??

Hehehehe,jangan ngehina gitu ah, ini jari telunjuk kaki kiri gw..Eh emang jari kaki urutan kedua disebut telunjuk juga yah?auk- ah,apa namanya,pokoknya jari disebelahnya jempol aja deh,apa tuh namina?telunjuk lah anggep aja.

Trus kenapa dibebet bebet??

Ehehehehe,geli pisan mo critanya,tapi kuduna dicritain disini,jadi kenang-kenangan konyol soalnya.

Criitanya,si jari kaki yang malang ini,bulan lalu pernah mengalami kecelakaan,kukunya kesangkut sesuatu pas gw di kantor.Sumpe deh,suakitnya ampun-ampun…gw ampe nangis,untung sepi,jadi kagak keliatan kalo ibu HRD sempet nangis kesakitan.Ampe berdarah-darah tuh jari gw, dan pas gw seka darah-darahnya,ternyata pangkal kuku-nya patah,tapi semacam patah dalem gitu,pantesan nyut-nyutannya pol abis dah!Gw pernah sekilas ngebahas soal kaki sakitnya jari kaki gw ini deh pas dipostingan sebelomnya.

As usual gw ngadu ke Tori, si Mister boss ini seh ambil advice tergampang,”kamu ke dokter aja mah,paling dicabut!”,bujug buneng…gw seh ogah deh,gw tahan aja sendiri, 3 harian lah gw pol pol-an ngerasain nyut-nyutan tu jari ampe rada terkencot-kencot.After that reda juga nyut-nyut-annya ,lega…

Tapi ada yang aneh,tu kuku tampangnya rada gak jelas,rada nyeleneh lah dibanding kuku kaki di kanan dan kirinya.Kalo yang lain tampak merona pink,kalo yang ini pucat kelabu,mendekati memutih malah.Tapi gw cuekin aja,toh gak sakit lagi,dan gw dah bisa jalan normal lagi.Masalah gw pikir selesai.



Nah………,tragedinya adalah Hari Sabtu kemaren,dikala mata gw masih susah dibuka,gw maksain bangun untuk solat subuh,alhasil gw nubruk Tori,kaki gw kesandung kaki Tori,dan sialnya kaki yang kesandung itu kaki kiri,tepat di jari telunjuk kaki yang dah sekarat itu.Meraung lah gw pagi buta itu,suakitnya rek!!!gak ketulungan. Gw ampe ngambek ma Tori,kesel..padahal yang salah kan gw,pan gw yang nubruk!

Saat itu ketahuan lah sama gw dan Tori kalo tu kuku emang dah mati sebenernya,kondisinya dah goyang,mirip kayak gigi yang mo copot.Gw panik banget,apalagi kalo ngeliat daerah sekeliling kuku yang jadi ikutan keriput kayak mo mati rasa apa gimana gituh.Akhirnya diultimatum ma Tori supaya harus menemui dokter,tu kuku harus dicabut titahnya.Senen rencananya kami akan menemui dokter bedah.



Tibalah hari Senen pagi,waktunya ke dokter bedah…….Glek! gw merinding jadinya.Gw bikin-bikin alesan deh ke Tori,gw bilang kalo kukunya masih idup lah,kukunya fine lah,gak perlu ke dokterlah,segala bujuk rayu gw biar batal acara ke dokter.Tapi tetep aja gw dipaksa ke dokter.Gw rada girang pas Tori bilang berobatnya di RS di Depok aja,gak usah ke MMC Kuningan,kejauhan,padahal dokter bedah gw praktek disono. “Yang deket aja, skalian nyobain RS Mitra yang baru di Depok”,gitu kata Tori.Yes!!!gw girang,mudah-mudahan dokter bedahnya gak ada,secara RS baru gitu,apa ada layanan dokter bedah?

Ehehehhee..ternyata salah,hari itu ada dokter bedah stand by di RS itu.Pas ketemu dokter, tu dokter langsung nyaranin tu kuku dicabut, well..sesuai prediksi.Gw diminta untuk makan dulu,setelah itu akan dilakukan tindakan pengangkatan kuku,yeah..katanya gak sakit,karena syaraf sekitar akan di-anastesi.Proses anastesi-nya yang sakit kata dokter.Gleg!!gw jadi makin ngeri…..

Selesai makan siang, gw masih merajuk ke Tori untuk kabur dari RS,biar gak jadi gitu acara cabut kukunya.Well..tau lah gimana reaksi Tori,dia Cuma melengos, wek!..mau gak mau kudu brani nih gw.

Nama gw dipanggil, dan suster sudah sibuk mempersiapkan segalanya.

Kata Ibu dokternya gini “Rileks ya Bu..,kita mo suntikin anastesi di sebelah sini”(dia nunjuk pangkal jari gw).Itungan satu..dua..tiga…cusssssssss....,tu suntikan masuk ke syaraf gw,diikuti teriakan gw,sumpah sakit buanget!!!!!!!!!!

Jauh lebih sakit dari suntikan anestesi pas gw operasi Lipoma kemaren,mungkin karena syaraf kaki ya, rada sensitive kan..

Suntikan dilakukan dua kali, di sisi kiri dan kanan si jari tersebut.Beberapa detik kemudian rasa jari menebal alias ba’al.Maka disitulah Ibu dokter mencabut kuku gw,gak kerasa sama sekali,Alhamdulillah…lega rasanya.

Trus selesai dari situ,dokter mengajarkan gw cara membersihkan si jari yang kini tiada kukunya itu,dan menjelaskan selama beberapa bulan kaki gw gak boleh pake sepatu ketutup kelamaan,biar tumbuh kukunya bagus.

Well…akhirnya sempet juga gw merasakan pencabutan kuku,suatu tindakan yang gak pernah sama sekali gw bayangkan akan dilakukan terhadap kuku kaki kesayangan gw.Tapi inilah namanya pengalaman…Walaupun sama sekali bukan pengalaman yang menyenangkan.

Wednesday, October 22, 2008

Jangan Suka Pamer!!


Belajar rendah hati sebaiknya dimulai sejak dini..


Pernah denger gak celoteh anak kecil yang kek gini “eh mobil papa ku kan balu loh”; ”eh tau gak, dilumahku kan ada tivi besal banget, dibeliin ama mama, kamu punya gak?”; “eh aku dounk..punya PSP bagus dali oma ku,kamu gak punya ya?”

Selintas celoteh bernada pamer kecil-kecilan itu gak jadi masalah buat kita sebagai orang dewasa,mungkin kalo ortunya gak berjiwa pamer akan sedikit terganggu,mungkin karena malu kalo ketauan punya mobil baru,hp baru,tivi baru atau apapun yang baru.

Kalo pun orang lain yang mendengar itu,pasti akan memaklumi ,“ah namanya juga anak-anak”,gitu kurang lebih..

Tapi ibu-ibu dan bapak-bapak, kalo buat saya pribadi, hal ini merupakan media belajar buat gadis kecil saya.Saya tau dan saya maklum kalo sesekali putri kami sering cerita bernada pamer begitu ke temannya atau sepupunya,saya paham kok kalo Lulla memang cuma anak kecil dan sangat tidak bermaksud pamer. Disinilah kesempatan saya mengajarkan etika padanya, mengingat usia dia memang sedang bagus-bagusnya menyerap ilmu.

Ini terjadi disaat kami memiliki sesuatu hal baru di rumah,saya tau pasti anak saya akan sangat excited dengan barang baru ini,dan karena dia excited maka gak heran kalo dia akan berbagi cerita dengan teman maupun sepupunya.Sebelum dia sempat berbagi cerita ke teman maupun sepupunya, saya mengantisipasinya dengan mengajaknya bicara.Dia sudah berusia 3 tahun lebih,menurut saya,sudah sangat mungkin untuk diajak sharing.

Kurang lebih saya bilang ke dia gini :

Saya : “Kak,kamu suka gak sama benda A (misalnya) yang baru dibeli papa?”

Lulla: :”suka banget mama,bla…bla..bla..”(dia menjelaskan keunggulan benda trsb yang membuat dia amaze)

Saya : Kak, benda trsb ,dimiliki papa dengan cara membeli kebetulan dapet rezeki dari Allah.Kita harus bilang trimakasih sama Allah.Kakak mau lagi dikasih rezeki sama Allah?”

Lulla : “Mau..mau..aku mau…”

Saya : “Ada syaratnya,kakak harus rajin bertrimakasih sama Allah,rajin berdoa dan gak boleh pamer”

Lulla : (bengong gak ngerti)

Saya :”Gini,kakak gak boleh ngomong2 ,gak boleh juga crita-crita ke temen-temen atau kesiapapun juga kalo kita punya benda baru itu,karena itu namanya sifat pamer.Sifat pamer dibenci sama Allah.Kalo kakak pamer nanti Allah gak kasih lagi loh..”

Sepintas dia mengerti,dia mengangguk paham ketika saya ajak bicara.Dan pada suatu hari,sang gadis kecil tampaknya lupa sama nasehat saya,dengan enteng dia bercerita ke sepupunya. Detik itu juga saya menegurnya, begini :

Saya : “ssssttss…kakak lupa ya,kan mama sudah bilang gak boleh ngomong ke orang-orang, itu namanya pamer”

Lulla : (tersenyum menyesal) “maaf mama”

Saya : “Janji ya untuk gak mengulangi ,nanti Allah marah loh…”

Lulla : “Janji mama…”

Sejak kejadian itu,dia tidak pernah lagi berbicara mengenai barang baru itu.Sikap saya ini sempat dapet protes dari mertua,menurut mertua saya “namanya juga anak-anak,wajar kalo dia bangga”.

Maka saya menjawab, “justru karena anak-anak gak mengerti,maka kita ajar untuk mengerti mana yang benar dn mana yang salah sejak dini, biar jadi kebiasaan baik”.

Saya juga memiliki cita-cita untuk tidak membiasakan anak-anak untuk bangga terhadap sesuatu yang sifatnya kebendaan atau materi.Saya gak ingin anak-anak saya besarnya nanti menjadi anak-anak yang mengagungkah materi milik orang tua,saya ingin anak anak merasa bangga atas diri mereka sendiri,atas prestasi mereka dan keimanan mereka. Dan saya tidak menginginkan anak saya menjadi manusia yang pamer akan kebendaan yang dimiliki,karena benda-benda yang kita miliki hanyalah titipan dari Allah.Ada banyak hal yang lebih penting dalam hidup ini daripada sekedar pamer.

Untuk meraih cita-cita saya itu,saya rasa jalinan komunikasi yang baik adalah jembatan untuk menuju kesana.Sejak dini anak-anak sudah bisa kita ajak bicara,kita ingatkan dan kita tegur jika salah.Sejak dini saya berusaha untuk mewujudkan impian saya untuk memiliki anak-anak yang berbudi luhur,sopan dan penuh kasih sayang pada sesama.Karena budi pekerti ,sopan santun dan kebiasaan menyayangi sesama adalah ilmu yang sampai saat ini tidak ada kursusnya,semua berdasarkan kebiasaan,dan kebiasaan bukan berasal dari mana-mana,melainkan dari rumah.

Sejak dini,kalo kita punya kesempatan menanamkan sikap terpuji dan melatih anak-anak untuk tidak membiasakan pamer,kenapa tidak?

Tuesday, October 21, 2008

Bersyukur...

Setiap hari kita bernafas,berjalan dan berkedip,tanpa kita sadari itu adalah nikmat luar biasa dari Sang Pencipta. Sedikit saja anggota tubuh kita tidak bekerja,maka gak kebayang lagi gimana menderitanya. Misalnya, hal seperti berkedip,itu adalah hal yang mungkin dinilai gak penting,bahkan mungkin gak pernah teringat bahwa mata kita berkedip jutaan kali tiap hari.Hal sepele seperti itu andai tidak berjalan sebagaimana mestinya,pasti akan begitu menyakitkan,coba aja bayangin gimana rasanya kita gak berkedip barang semenit saja??

Gw pernah mengalami kecelakaan kecil,sungguh sepele kalo dipikir-pikir, hanya kecelakaan “patah kuku dari pangkal jari tengah kaki”,tapi hal sesepele itu membuat gw gak bisa berjalan beberapa hari,saking sakitnya!



memiliki Mereka adalah salah satu nikmat yang perlu disyukuri buat gw...

Mengingat baru-baru ini gw kehilangan orang yang gw sayangi karena penyakit ganas, gw jadi berfikir, betapa bersyukurnya gw dan masih bisa dibilang beruntung.Karena Allah masih memberikan kesehatan bagi gw,masih membiarkan gw meminjam tubuh gw senikmat mungkin.Dan ketika menurunkan penyakit sesungguhnya penyakit itu jauh lebih ringan dari penderitaan orang-orang diluar sana, bahkan ketika diberi ujian hidup pun mungkin ujian gw masih jauh dari ujian orang-orang diluar sana.

Ketika kemarin,sebelum gw memandikan jenazah Bu De gw almarhum, gw sempat mencium keningnya dan mengucapkan kata pisah, saat itu gw gak mampu membendung tangisan.Okelah gw bersedih karena kepergiannya,tapi yang membuat gw menangis adalah pemikiran gw sendiri, bahwa seberapa tidak berdayanya Manusia setelah Allah mencabut nyawanya?Dan setelah kita manusia,terbujur kaku seperti demikian,adakah kita sadari betapa betapa hidup adalah kenikmatan tiada tara yang pernah Allah berikan?

Sekali lagi gw bersyukur,bertrimakasih kepada Allah,karena sampai detik ini gw masih dikasih kesempatan hidup dan sehat.

Gw juga jadi merasa malu,kalo gw sering mengeluh,kalo gw kadang luput bersyukur atas nikmat-nikmat kecil yang Allah berikan.

Mulai sekarang,gw akan selalu berdoa untuk dapat pergunakan hidup sebaik mungkin dan tidak lupa bersyukur atas semua nikmat hidup ini…

Selamat Jalan Bu de Rumi


Hari Sabtu lalu (18 Oktober 2008), kami sekeluarga mengalami duka yang mendalam,kami kehilangan orang yang kami sayangi, Bu De Rumiyati,istri dari Pak De Heppy Djoko Kakak tertua nyokap gw.Keluarga nyokap gw adalah keluarga yang kompak,dengan jumlah bersaudara hanya 5 orang,membuat sense of belonging keluarga itu kuat.Including gw yang sudah menjadi generasi anak.Gw memiliki hubungan yang sangat erat dengan semua sepupu,paman dan tante dari pihak keluarga nyokap,mungkin karena kemi memilik visi dan pemikiran yang sama maka kami menjadi lebih closer.Dan hubungan gw secara personal dengan Bu De Rumiyati pun dekat.Kami sering menghabiskan waktu ‘curhat ‘ bersama, kami sering melakukan agenda shopping bersama, bahkan Bu de adalah mentor bagi perkembangan karier gw,karena posisi terakhir beliau adalah seorang human resource seperti gw.











Anak dan suami tercinta alm











Bu de,meninggal karena mengidap penyakit kangker otak yang diidapnya sejak Juni lalu, bener-bener kayak di cerita Sinetron saat kami mendengar vonis dokter tentang umur Bu de saat itu.Sejak terdiagnosa kangker otak, 4 dokter mengatakan Kangker otak tersebut sudah di taraf stadium 4, alias stadium akhir,dan umur Bu de diprediksi tidak lebih dari 32 minggu.Pukulan hebat buat keluarganya juga kami. Vonis itu sangat membuat kaget,karena selama ini almarhumah tidak pernah mengalami sakit apa-apa,bahkan tidak pernah mengeluh sakit berarti mengingat aktivitas hidup beliau sangatlah padat.Almarhumah bukanlah wanita yang ordinary,kalo boleh digambarkan, beliau adalah wanita ‘perkasa’, wanita yang sukses di karier dan wanita yang merupakan salah satu pemimpin terbaik di tempatnya berkarier.Gw mengagumi beliau,dia wanita karier yang tangguh dan cerdas.Ini terbukti bukan hanya dari kariernya yang gemilang tapi juga dibuktikan saat beliau mengambil program master,IPK yang diperoleh nyaris 4,dengan masa kuliah kurang dari 2 tahun,padahal itu sudah disambi dengan karier dan mengurus anak suami di rumah.Sungguh mengagumkan!



Prosesi memandikan jenazah

Ketika Kangker itu Merubah Segalanya

Menginjak usia 56 tahun, bulan Februari lalu, Bu de resmi pensiun dari tempatnya berkarier, RS Karyadi Semarang.Saat itu Bu De sudah menunjukkan keanehan, keluarga sempat mengiran Bu de mengalami stress karena pensiun, wajar bagi semua orang yang masuk kategori “gila kerja” akan mengalami hal seperti ini jika memasuki masa pensiun.Makin lama, prilaku Bu de semakin janggal, Bu de jadi sering ngomong sendiri, gak mau makan dan emosional.Maka suaminya mengajak Bu de ke Psikiater untuk konsultasi.Sebulan mengikuti pengobatan psikiater, tidak juga membuahkan hasil.Sang Suami yang juga berprofesi sebagai seorang dokter, melihat progress pengobatan tidak mengalami kemajuan bahkan mengalami kemunduran.Maka atas inisiatif suaminya ,dilakukan tindakan MRI, semacam mengambil gambaran otak.Dan dari hasilnya terlihat terdapat kangker ganas bersemayam di otak Bu de.Saat itu 4 dokter diajak berkonsultasi oleh Pa De, dan semua mengatakan hal sama, sudah stadium 4 dan umur Bu de tidak lebih dari 32 minggu lagi.Telak!sungguh telak, mungkin bagi Pak De yang berprofesi sebagai dokter hal ini mustahil,karena sebelumnya Bu de tidak mengeluh sakit kepala atau apapun.Maka Pa de, tidak berhenti melakukan berbagai macam upaya pengobatan.Namun sayang, letak kangker yang bersemayam di tengah tengah otak itu tidak mungkin diambil melalui operasi,jikalau dipaksakan, kemungkinan bu de sembuh dan bisa normal pun hanya hanya fivty fifty, tidak ada yang menjamin. Sungguh pilihan yang tidak mungkin diambil.













Terharu saat jenazah meninggalkan kediaman di Papandayan no5 Semarang


Banyak orang menyarankan untuk berobat ke Guang Zou China, tapi saat itu terjadi kendala pada pengurusan visa,karena sedang berlangsung Olimpiade di China.Setelah visa dapat diurus,kondisi Bu de tidak memungkinkan lagi untuk dibawa jauh,karena perkembangan kangker ini begitu cepat,bukan hari demi hari tapi dari jam ke jam.

Sejak Agustus akhir,Bu de sudah kehilangan ingatan total, Bu de tidak mampu mengenal orang, bahkan minggu pertama puasa,saat gw menengok kondisi Bu de di Semarang, Bu de sudah tergeletak di tempat tidur tanpa bisa bercakap-cakap lagi.Kangker dengan cepat telah memporak porandakan memori dan fungsi tubuhnya.












Papa Tori ikut mengusung jenazah


Banyak Spekulasi

Munculnya penyakit kangker otak ini menimbulkan banyak spekulasi di kalangan keluarga, dengan gejala yang tidak menunjukkan gejala sakit fisik,penyakit ini menimbulkan gejala yang aneh. Bu de tidak pernah mengeluh sakit,tapi beliau jadi orang yang berprilaku aneh,seperti pikun,suka bicara sendiri dan mengalami berbagai disorientasi,termasuk nilai, waktu dan arah.

Banyak yang mengatakan “jangan-jangan diguna-guna”, well…gak salah juga orang menilai demikian, karena penyakit kangker otak yang biasa dipaparkan di televisi adalah penyakit yang ditandai dengan gejala-gejala ektrem,seperti sering pingsan,sering mengucurkan darah dari hidung ataupun mengalami kesakitan di kepala yang luar biasa.Ciri penyakit Bu de jauh dari itu.Mungkin kalo boleh saya mengadopsi, saya jadi teringat ketika infotaintment tivi membahas mengenai penyakit selebrity Gugun Gondrong,yang sebelum koma sempat terlihat suka ngomong sendiri juga seperti itu,dan sempat dicurigai diguna-guna orang.

Nah ternyata penyakit kangker atau tumor otak ini gak selamanya menimbulkan gejala penyakit fisik secara ektrem, tergantung pada lokasi yang diserang.Menurut Pak De, kangker menyerang area memori Bu de ,no wonder kerusakan paling parah adalah di ingatan.

















Akhir dari Penderitaan itu

Gw bisa merasakan, Bu de menderita karena penyakit ini.Dan gw sungguh bersimpati melihat kondisinya,untungnya Bu de memiliki suami yang setia,untuk ukuran seorang suami yang sangat mampu membiayai kehidupan istri, tentu Pak De tidak sulit untuk menyewa perawat khusus yang akan mengurus istrinya,tapi Pak de tidak melakukannya.Beliau lebih memilih untuk mengurus istrinya sendiri,mulai dari nyuapin makan,memandikan,menggantikan baju dan segala keperluan lainnya,dilakukan sendiri oleh Pak De.Gw sangat mengagumi semangat pak de untuk terus mengurus istri tercintanya.

Dan setelah mengalami koma beberapa kali , akhirnya Bu de berpulang ke Rahmatullah dengan tenang dihadapan oleh suami dan putra semata wayang mereka pukul 02:00 dini hari di RS Elisabeth Semarang, 18 Oktober 2008.Akhirnya penderitaan itu tidak lagi menggelayuti Bu de, penderitaan itu telah usai baginya.

Selamat jalan Bu de,thx for all happiness that we share together,semoga mendapat tempat terbaik disisiNya,amin ya robbal alamin…

We’ll missing you..,Teruntuk Ibunda tercinta (alm) Ny.Rumiati S.Km,MM