Pages

Monday, February 16, 2009

14 Februari,Our Special Moments – Dinner @ Segarra

Kalo tanggal 14 Februari dirayakan berbondong-bondong oleh orang kebanyakan sebagai hari valentine,saya dan Tori gak demikian,kami gak kenal apa itu valentine,yang pasti tiap tanggal 14 Februari,kami selalu merayakan sebagai hari pertemuan pertama kami, 7 tahun lalu tepatnya.Kalo gak karena moment itu mungkin kami gak akan seperti sekarang ini,menjadi couple yang insyallah terus saling mencintai sampai akhir hayat…,amin!

Seperti yang sudah-sudah..saya danTori sempat sempatin untuk dinner bareng di tiap tanggal setiap tahunnya.Dan karena 14 Februari kali ini jatuh bertepatan di Hari Sabtu,maka acara dinner berdua berubah menjadi bertiga,karena Lulla turut serta dan ogah ditinggal di rumah.




Pemandangan dari Balkon lt 2 Segarra

Para penari latar lagi latihan












Lulla lagi niruin para penari latar menari...hiihihi


“Yo weis mo kemana kita???”,pilihan harus tempat yang cozy trutama untuk Lulla,pilihan jatuh ke Segarra.Secara mang dah lama pengen kesini…

Pas sampe sana,kami baru tau kalo lagi ada event,Romantic Escape with Glenn Friedly,walo mang suka ma Glenn tapi kami gak terlalu excited,secara abis nonton konsernya juga beberapa waktu lalu.Setelah bayar HTM kami dipersilhkan naik ke lantai 2 resto,dari sini kami bisa liat persiapan acara,saat itu kami sampai disana jam 5 sore.Lulla langsung excited pas liat para penari latihan,dan mulai ngikut-ngikutn gerakannya para penari itu,saya dan Tori jadi cekikikan sendiri…



Eh makin malem saya dan Tori merasa salah costume,ternyata acara malam itu dresscode-nya resmi,sementara kami sekeluarga berpakaian santai ala pantai,Tori dan Lulla lebih parah,mereka pakai celana pendek,wak waaaaaaaaaaaak….

Gimana menurut saya dan Tori tentang Segarra?,berikut saya akan mereview secara objective sebagai pengunjung yang baru pertama kali kesana.



Para penonton di bawah yang rapi jali pake gaun malam,ehehehe



Review Segarra Café

1. Letak Lokasi

Letak Segarra ada di kompleks Bay City Ancol, tepatnya di Pantai Carnaval.Kalo dari pertama masuk Ancol,setelah bunderan pertama langsung ambil kanan,lurus aja terus sampe ketemu Gong raksasa dan masih lurus lagi,pokoknya ngelewatin kuburan Belanda segala macem deh..,intinya mentok banget deh.Jangan coba2 kesana pake taxi,ntar pulangnya repot,eheheh..



Pantai pinggiran Jakarta,cuantik yaaaaa...
2. View Restaurant

Well..jangan ditanya gimana kondisi fisik resto ini,sungguh cantik dan viewnya aduhai bagus banget,secara emang dipinggir pantai pula,otomatis romantissssss…Satu lagi yang saya suka,pengelola pinter banget milih furniture dan alat makan,semuanya tampak berkelas banget.Menghibur pandangan mata.Kebetulan saya dapet tempat diatas jadi saya bisa menjelajah lebih banyak,dari atas view pantai kan terlihat jelas.Sesekali memandangi pesawat terbang yang melintas diatas perairan teluk Jakarta sungguh pemandangan yang gak biasa.





Kursi-kursi nyaman di Segarra

Tiupan angin pantai yang aduhaiiii...

3. Menu Sajian

Nah ini dia yang perlu disimak baik-baik,menu sajian disini bener-bener memanjakan lidah,absolutely enak!dari mulai minuman sampai main course. Tapi soal harga,ehm..saya harus jujur,makanan disini cukup mahal. Untuk main course setidaknya kita harus mengeluarkan kocek 150 ribu rupiah (itu yang paling murah) dan yang paling mahal sekitar 550 ribu. Kalo gak mau makan berat,mereka nawarin makanan berupa dessert dan starter,untuk dessert harga mulai dari 75 ribu sampe 250 ribu rupiah,gitu juga untuk menu starter. Harga soup yang relative murah,semuanya dibawah 100 ribu. Untuk minuman,mulai dari 20 ribu (untuk equil) dan kalo mau minuman soda rasa buah harganya sekitar 25 ribu,harga minuman alcohol yang emang tetep jadi juara mahalnya.



Fried Platter pesenan Lulla


Crispy Duck Spiced

Pokoknya bravo Segarra,menunya gak mengecewakan,kemarin kami nyicipin Crispy Duck Spiced,daging bebeknya totally lembut dan sauce-nya enak, Lulla memilih menu Starter berupa fried plater,kesemuanya enak,mulai dari calamari-nya,lumpia,prawn mayonaisenya,sampe crab cake-nya tapi untuk jamurnya saya pikir kurang matang,jadi aneh rasanya..Oh iya,perlu diingat juga bahwa menu disini porsinya besar,jadi hati-hati kalo mo pesan,mungkin bisa saling share aja.

Rahma Umaya-nya Hard Rock bertindak selaku MC,cantik ya???




Performa Glenn yang emang oke banget!

4. Pelayanan

Ini dia yang perlu saya tuangkan disini,saya jujur aja,selama disana saya tidak merasa nyaman dan gak merasa ‘homy’.Pelayanan ditempat ini harus saya akui kurang alias jauh dari kata memuaskan,saya merasa para pelayan dan security kurang bersikap ramah dan bersahabat.

Sejak saya baru datang,saya melihat ada 3-4 orang security (berseragam safari) berdiri di depan lobby,mereka menatap saya dengan tatapan menyelidik (tatapan yang memperhatikan dari atas sampai bawah) tapi tak satu orang pun dari security itu yang tersenyum menyambut apalagi menyapa,duh killer amat sih.Padahal dari luar situasi di dalam keliatan sedang ada event,rasanya gak ada salahnya kalo security itu menyapa dan memberitahukan ada acara apa didalam,mengingat pihak pengelola sama sekali tidak memberikan announcement di depan (minimal standing board kecil ky di hotel-hotel gitu lah) rasanya bukan hal aneh kalo saya kliatan agak bingung.Namun kebingungan saya sama sekali gak mendapat attention, karena para security di depan itu mematung kayak gedebong pisang,wek!

Sampai di pintu masuk bagian dalam,saya melenggang aja karena gak ada yang menyapa ya saya cuek,toh ini restoran,saya datang tujuannya mau makan.Tapi langkah saya disetop oleh pegawai disana,mereka menyebutkan bahwa malam ini ada event dan kalo mo masuk harus bayar,saya gak keberatan dengan bayarnya,toh itu wajar,tapi caranya itu loh yang bikin orang merasa risih.
Setelah saya bayar HTM,saya dipersilahkan untuk langsung ke atas,karena kalo dibawah dikenakan charge 500 ribu per orang plus dapet champagne pula, no way lah..

Sampe di lantai dua,saya melihat ada beberapa pelayan berkumpul di meja bar,lagi-lagi gak mendapat sapaan sama sekali. Kami memutar mencari tempat yang kosong,kosong artinya bukan terisi pengunjung lain maupun ditandai sudah di reservasi. Ketemulah bangku yang cozy,di balkon tepat menghadap panggung . Bangku itu gak ada tanda reservation,artinya boleh didudukin dunks???Kalo pun gak boleh paling enggak kan ada tanda ataupun ada larangan dari pihak pelayan yang pada bergerombol di meja bar yang hanya dipisahkan kaca dengan si balkon itu,tapi saat itu tak satupun melarang kami.Maka saya sekeluarga duduk disitu,sampai lebih dari 1 jam, gak ada satu orang pun pelayan yang nyamperin untuk bertanya kami dah siap order atau belum,kami dikacangain intinya!

Sampai menjelang magrib,tiba-tiba ada seseorang (dari baju hitam-hitam yang dipakai saya berfikir itu seperti security atau apalah…) menghampiri kami,bertanya ke kami apakah kami sudah reserve tempat apa belom. Saya kontan bingung, lho kenapa?saya masuk sini jujur aja gak tau sama sekali kalo ada event,saya kesini ya karena mo makan that’s all,sampe sana disuruh bayar HTM dan disuruh naik langsung ke lantai 2 pun saya nurut aja. Tau-tau itu orang mempertanyakan kenapa saya duduk dibalkon itu,saya juga bingung,karena sejak awal gak ada yang assist kami harus duduk dimana,saya dan keluarga intinya cari duduk di tempat yang gak ada tanda reservasi,karena kami juga punya etika untuk tidak meduduki tempat yang sudah dipesan orang. Tiba-tiba kami ‘diusir’ dari tempat itu dengan alasan sudah ada yang me-reservasi tempat itu membuat kami merasa gak nyaman sama sekali. Tapi oke lah kami nurut untuk pindah,walo saya memperingati tu orang bahwa lain kali pihak pengelola juga harus memperhatikan dengan benar apakah semua tempat duduk yang direserve sudah ditandai,kalo tidak ,maka akan banyak pengunjung yang gak tau dan menduduki tempat itu.

Setelah menjelang jam 8 malam, putri saya lagi bermain-maian dan berniat untuk melihat aksi panggung dari balkon,ketika dia menuju pintu geser akses ke balkon,putri saya distop oleh security,gak boleh ke area balkon karena dikawatirkan menganggu pengunjung yang duduk di balkon,o'oooow..agak berlebihan juga kesannya. Gak lama, si orang yang tadi ‘mengusir’ kami dari balkon,menghampiri meja kami,menanya-kan apakah kami mau pindah ke balkon.Saya mau-mau aja,tapi dia bilang ada syaratnya,saya dengan polos tanya balik ,apa syaratnya?
Tu orang bilang kalo mo pindah ke Balkon billing kami harus mencapai 500 ribu,hati saya mencelos..agak kesal,kenapa sih dia gak mengecek ke bagian kasir dulu tentang berapa yang sudah saya keluarkan malam itu disitu,dan kalo emang belom mencapai 500 ribu boleh lah dia nawarin ke saya sayarat itu,tapi kalo sebaliknya?kami kan merasa terganggu banget.Akhirnya tu orang balik ke bagain kasir mengecek jumlah pembelanjaan saya,lalu kembali ke meja saya untuk mempersilahkan kami pindah. Saya nurut pindah kesana karena Lulla emang pengen liat aksi panggung,kalo bukan karena alasan itu saya udah pulang deh….


Jujur saja,perlakuan semacam itu gak elegant sama sekali,untuk ukuran sebuah resto berkelas seperti itu,kayaknya pelayanan harus dikedepankan. Pengalaman saya berkunjung ke resto-resto mewah lain membuat saya bisa membandingkan, security di tempat-tempat semacam itu biasanya ramah dan bersahabat,karena mereka juga tau, mereka menghadapi orang-orang yang juga bukan ‘gembel’,jadi dengan sikap ramah dan bersahabat bisa kok tetap mengatur keamanan dan ketertiban.


Positif thingking saya dan Tori adalah,apakah karena malam itu ada event jadi para pelayan pun terlihat gak kooperatif sehingga tidak terlihat menyambut pengunjung dengan ramah dan mau nyamperin duluan untuk menanyakan kesiapan pengunjung untuk meng-order (karena malam itu kalo gak dipanggil para pelayan tidak mau menghapiri pengunjung). Mudah-mudahan kalo lagi gak ada event seluruh pelayan dan security tidak bersikap demikian,mudah-mudahan…


Saya nulis ini no hard feeling,buat saya selaku penikmat tempat makan enak,saya harus fair menjelaskan secara berimbang tentang kelebihan dan kekurangan tempat makan ini.Dan saya harus akui,sungguh ironis,sebuah restoran seperti Segarra dengan menu yang luar biasa lezat dan tempat yang luar biasa indah,ternyata tidak memberikan kenyaman bagi pengunjungnya hanya karena pelayanan dan perlakuan yang bisa dibilang sama sekali gak elegant.

Mudah-mudahan bisa menjadi perhatian bagi pihak Segarra,maaf kalo tulisan saya gak berkenan..

6 comments:

ary said...

pantainya gak bau ya woy ? hehehe nyebelin yah sekuritinya, untung makanannya mayan ya woy, hahahaa

MErrytaRiyadi said...

gitu deh,tp gak bau kok pantainya,so far bau angin pantai ajah..Iya security-nya gw pikir kudu dididk lbh lanjut mengenai etika..

Keluarga Fauzi said...

hihihihi mba ewoy mah sabar abis yaa :D klo aku digituin dah tak tinju tuh sekuriti kampungan :D wong kita makan bayar...kok kesannya kek maling. Udah gitu pake malakin lagih...mo pindah ke balkon apa engga?? hihihi nyebelin banget ya :D



@ Kk Lulla yg cantik...
klo dah gede mo jadi penari yaa... sun sayang dari Fadly

DessyCherryPonie said...

aku sempet pengen makan di segara waktu stay di putri duyung kemaren tapi gak jd mba....

pertama : ngeliat situasi yg sepi pas siang2, secara qta kesana siang jd moment nya kurang dapet.

kedua : suasana sepi, dan sekuriti yg udah diri didepan emang bikin aku n keluarga mengurungkan niat untuk mampir...kesannya jd serem ya mba..

tapi emang kalo suasana disana ok banget yah.

primaningrum said...

hmmmmmm emang bener seh!! pantainya dan tempatnya emang cozy banget, nyaman wes pokoke enak banget. makanannya biar mahal tapi emang panteslah sebanding dah ma harganya,.... dan idem ma ewoy, kecewa ma pelayanannya,.. dan aku kesana pas gak ada event sama sekali!!

Lesca Boma said...

awalnya kesengsem juga sama segarra ini. tapi ngebayangin mahalnya....., wah, besok2agi aja dweeehhh....
hihihih :-p
mana bawa anak3 lagi. yang senengnya pesen macem2, abis itu ga diabisin... hehehehe :D
bisa rugi kitaaaa.... :-p