Pages

Tuesday, August 4, 2009

Tips Managemen Rumah Tangga Efektif Bagi Ibu Bekerja


Betapa sulitnya membagi waktu untuk kantor dan rumah tangga bagi Ibu bekerja,jelas itu saya alami sendiri. Kecuali bagi mereka-mereka yang masih tinggal berasama orang tua,tentu hal ini gak banyak berpengaruh, toh mereka gak terjun langsung menyerahkan ‘kerjaan ‘ rumah ke pembantu atau Baby sitter,tapi bayangkan kalo seperti saya, saya dan Tori sama-sama gak mengandalkan jasa orang tua untuk menangani rumah tangga dan anak.

Sejak putri saya berumur 1 tahun,kami memutuskan tinggal di rumah sendiri hanya dibantu oleh pembantu rumah tangga. Dengan berjalannya waktu dan bertambahnya kesibukan, kami me-recruit orang lain untuk mengurus tanaman dan mengurus mobil. Tapi dengan adanya bantuan dari orang-orang itu,tidak membuat saya dan Tori bisa lepas tangan begitu aja.

Alhamdulillah untuk supir dan pengurus tanaman, kami gak menemui kesulitan,langsung cocok dan awet. Tapi soal pembantu rumah tangga,saya mengalami beberapa kendala, sejak pembantu kepercayaan saya (Jannah) resign untuk menikah,jujur saja kami mengalami beberapa kali pergantian pembantu,dan sepanjang itupula saya gak menemukan pembantu secerdas Jannah. Andai saja Jannah tidak berencana menikah,tentunya dia masih bersama kami sekarang ini.
Sejak Jannah tidak ada, saya pun harus menurunkan ‘standar’ operasional rumah karena Sumber Daya Manusia yang tersedia pun sulit untuk memenuhi target kerja yang sesuai standar kami sebelumnya. Intinya pembantu saya yang ada benar-benar ‘payah’,minim inisiatif dan sulit menangkap instruksi.


Untuk itu saya berfikir untuk merombak management di rumah,dan saya terjun langsung mengkomando keseluruhannya,mencoba agar seluruh rangkaian kegiatan benar-benar menjadi kebiasaan bagi orang-orang ini.

Berikut saya coba untuk berbagi tips dengan teman-teman tentang management efektif yang saya terapkan di rumah:
1. Pastikan pembantu yang anda recruit dapat membaca,ini berkaitan dengan kemampuan dia membaca petunjuk teknis tertulis yang anda buat di rumah;

2. Jelaskan mengenai alur kerja harian mereka,dan buatkan alur kerja dan schedullenya dalam bentuk tertulis dan pasang di tempat-tempat yang selalu mereka lihat.

3. Buat pembagian kerja harian,seperti :
Si A : masak,nyapu dan ngepel rumah (including garasi dan teras), membersihkan seluruh kamar,mengelap semua perabot.
Si B : Nyuci,mengurus Lulla, Setrika dan menyusun baju ke lemari

4. Buat Jadwal pengerjaan pembersihan tempat-tempat tertentu yang dianggap makan waktu, dan dapat dikerjakan seminggu sekali, penyusunan dibuat berdasarkan hari, misal:
Senin  Membersihkan Kamar Mandi Ibu/Bapak (tugas si A)
Membersihkan Kamar Mandi belakang (tugas si B)
Selasa  Membersihkan Lemari Dapur (tugas si A)
 Membersihkan ruang cuci (tugas si B)
Rabu  Membersihkan Kulkas (tugas si A)
 Membereskan lemari Baju Lulla (Tugas si B)
Kamis  Membersihkan Lemari penyimpanan makanan dan lemari penyimpanan sabun2 (tugas si A)
 Membereskan lemari baju Ibu/Bapak (tugas si B)
Jumat  Menjemur karpet dan kasur ruang keluarga (tugas si A)
 Membereskan rak sepatu (tugas si B)

5. Lakukan belanja bulanan untuk keperluan pembelian :detergen,pewangi pakaian,cairan setrika,sabun,shampoo,cairan pel lantai,beras,minyak,kecap,segala macam sauce yg biasa dikonsumsi,gula,kopi,teh, margarine,garam,camilan anak,panganan siap saji (nugget,sosis dan mie instant), dll.

6. Lakukan penyusunan menu makan harian untuk satu minggu.

7. Lalu belanja ke pasar tradisional setiap akhir pekan untuk membeli keperluan bahan makanan harian selama seminggu sesuai dengan susunan menu yang sudah anda buat selama seminggu.

8. Bahan makanan selama seminggu yang telah dibeli, dicuci bersih lalu tiriskan sampai air mengering (tujuannya agar sayur mayur gak mudah busuk)dan simpan ke dalam kotak-kotak plastic bening sesuai dengan jenisnya,lalu susun rapi di lemari pendingin. Untuk kategori sayuran yang lekas busuk sebaiknya lapisi kotak dengan kertas agar embun dingin lemari pendingin terserap ke kertas.

9. Perintahkan pembantu anda untuk mempersiapkan bumbu dan memotong semua sayuran yang harus dimasak keesokan harinya dari malam sebelumnya,agar esok paginya ketika memasak anda tidak lagi direpotkan dengan kegiatan mengulek dan memotong yang terbukti memang takes time.

10. Untuk pekerjaan bebenah rumah, mulai lakukan secara efektif,mengepel dengan metode jongkok dan memeras lap pel terbukti tidak efektif dan kadang menimbulkan bau ‘amis’pada lantai. Untuk itu beralihlah pada metode penyemprotan lantai dengan pembersih lantai (kami pakai jenis Wipol karena baunya tajam dan bersih),lalu cairan tersebut masukkan ke botol spray (biasa untuk spray tanaman),lalu semprot ke lantai yang sudah disapu lalu setelahnya siapkan kainpel handuk bergagang yang biasa dijual dipasaran. Pekerjaan ini jelas menghemat energi pembantu anda,dan jika para pembantu ‘tidak ada’,anda bisa melakukannya dengan jauh lebih cepat dan hemat energy.

11. Untuk keperluan anak, sebaiknya siapkan kebutuhan pakaian sekolah dan keperluan sekolah sejak malam sebelumnya.

12. Untuk keperluan pakaian anak (trutama yang batita) dalam sehari,siapkan keranjang berisi baju rumah,segala macam minyak ataupun lotionnya sekalian,agar pembantu anda tidak harus kelabakan mencari dan memilih baju yang salah untuk dipakai harian.

13. Buat schedule aktifitas anak anda (terutama bagi anak balita) dalam jadwal harian,tempelkan di kulkas maupun tempat yang dapat dijangkau,agar pembantu anda tau apa yang harus dikerjakan sesuai dengan jadwal yang seharusnya.

14. Sebelum berangkat bekerja,siapkan makanan yang harus dimakan balita anda hari itu,jika tidak sempat ajarkan pembantu anda untuk mengolahnya dengan meninggalkan petunjuk tertulis mengenai cara pengerjaanya maupun bahan-bahan yang diperlukan.

15. Untuk keperluan pakaian anda dan suami,siapkan dari malam sebelumnya,dam minta pembantu anda menyetrikanya ulang.

16. Biasakan meletakkan pakaian kotor ke tempat yang berbeda untuk pakain berwarna putih dan berwarna,agar para pembantu sewaktu mencuci dapat langsung membedakan dan mendahulukan mencuci baju yang berwarna putih (dengan demikian kita meminimalisir kerusakan baju putih akibat kelunturan maupun kekusaman).

17. Lakukan pengecekan berkala atas pekerjaan rutin maupun pekerjaan terjadwal para pembantu anda.

18. Untuk pekerjaan seperti pembersihan debu dan kawanannya,upayakan beralih ke system sedot dengan vacuum.

19. Cobalah untuk menabung demi membeli mesin cuci langsung kering,untuk memudahkan pekerjaan jikalau suatu hari pembantu seenaknya meninggalkan kita.

20. Memberi contoh langsung cara pengerjaan sesuatu hal dan penjelasan lisan mengenai teknis pengerjaan pekerjaan adalah awal bagi semua jenis pendelegasian pekerjaan di rumah anda.

Tips saya diatas adalah untuk memberi keringanan dan kemudahan,tapi bukan berarti bisa tidak capek sama sekali yah, lagian jadi Ibu emang bukan hal mudah kan?tapi percayalah pahalanya pun setimpal…

3 comments:

dewi_fajar said...

keren bgt mba postingannya...detail bgt...
aq yg kerja di rmh jg bisa pake...
tengkyuuu yaaa mba ewoy... :)

haura_tsabita said...

buset dah woy,...kalo gue sekarang kerja sendirian di rumah ngerjain sgitu banyak kerjaan kapan sempet spend d time w/my childrennya woy???

haura_tsabita said...

ya ampunewoy..klo gue disini di dakar sendirian gak da yg bantuin kpn spend d time ma anak²nya klo kerjaannya segitu banyaknya???