Pages

Friday, September 26, 2008

Pentas Ramadhan dan Buka Puasa Bersama Pertama Calulla

Sibuk..sibuk…sibuk…,yeah inilah yang terjadi sepanjang Ramadhan ini,masalah di kantor menjadi begitu kompleks,belum lagi masalah gaji menggaji dan thr-thr-an,ribet dah!Semua jadi kendala gw untuk bisa lebih banyak menghabiskan waktu berbuka puasa spt yang sudah-sudah,dimana agenda berbuka puasa dengan teman dan kolega terlaksana di tiap minggu,Ramadhan kali ini gw jadi agak asocial,ehehehe..krn numpuknya pekerjaan.

Tapi, buat gw ketika ada undangan dari sekolah Lulla untuk berbuka puasa bersama tanggal 20 September lalu, gw langsung menyiapkan waktu di hari yang dimaksud,demi Lulla gitu lowh.Selain itu acara iftor bersama di sekolah adalah hal yang perdana di rumah kami trus Ibu gurunya juga bilang bahwa pada acara iftor jama’i di sekolah itu, Lulla dan teman sekelasnya akan pentas.Karena masih PG maka pentasnya cuma sebatas menari,kalo udah TK sih sudah bisa mementaskan drama singkat,hebat yah!Jadi gak sabar menunggu Lulla TK,pengen liat dia berperan dalam sandiwara sekolah,ehehhe…

Karena ini acara pementasan pertama buat Lulla, Eyangnya (mother in law gw) rasanya sangat ingin menyaksikan langsung,maka beliau dan adik gw ikutan ke sekolah untuk mengikuti acara iftor jama’i tersebut.


Bersama Nadia memakai sepatu sendiri

Acara dimulai dari abis asar,anak-anak dikumpulkan dilapangan,hari itu mereka ditugaskan untuk membagikan ta’jil untuk tetangga sekitar sekolah, kaum dhuafa dan masjid-masjid kecil disekitar sekolah.Buat anak-anak TK,mereka bertugas membagikan ta’jil ke masjid-masjid kecil sekitar sekolah,karena jarak tempuh yang lumayan jauh,maka anak-anak TK diantar dengan mobil jemputan sekolah untuk mengunjungi masjid-masjid yang dimaksud.Sementara untuk anak-anak Play group (kelas Lulla) hanya bertugas untuk membagikan ta’jil buat rumah-rumah di dekat sekolah dan kaum dhuafa yang mereka temui di jalan-jalan dekat sekolah.

Saat itu,orang tua diperkenankan untuk ikut melihat anak-anaknya ‘bertugas’,dan gw tidak begitu saja melewatkan kesempatan ini,secara yah gw gak pernah mengikuti kegiatan Lulla disekolah,karena tiap pagi gw hanya mengantar,tidak pernah menunggu dan melihat langsung perkembangan anak gw.



Mengunjungi penduduk sekitar sekolah


Gw sungguh kaget sodara-sodara…ternyata Lulla di sekolah dengan Lulla di rumah sangat berbeda. Lulla kalo dirumah sangat cuek dan manja,tapi di sekolah dia sangat helpful,banyak bertanya dan mandiri.Gw sangat kaget ketika melihat gurunya meminta Lulla untuk membantu teman-teman nya yang masih canggung mengikuti kegiatan berkeliling ini,dia bahkan bersedia menggandeng temannya yang kelihatan ragu-ragu untuk berjalan jauh.Dan ketika sampai di rumah penduduk yang dituju,lagi-lagi Lulla bikin gw surprise,dia satu-satunya anak PG yang mau melangkah lebih dahulu dan menyapa penduduk dengan ucapan “assalamu’alaikum” dengan lantangnya…dan setelah menyerahkan bungkusan ta’jil, dia gak ragu untuk mencium tangan pemilik rumah dan mengucapkan “selamat berbuka puasa ya..”.Deg!,perasaan gw diliputi rasa bangga dan rasa puas,Ibu gurunya mampu mengajarkan anak gw bersikap manis dan santun pada orang lain,apapun dan bagaimana pun kondisi orang tersebut.



Menghapiri bapak penjaga warung kopi


Menghapiri kakek penggali tanah


Menghapiri Bapak penjual roti


Menghampiri anak-anak kampung sekitar


Perjalanan dilanjutkan lebih jauh,di tengah perjalanan Lulla dan rombongan mampir di sebuah warung kopi sederhana,dimana bapak-bapak penjaga warungnya pun terlihat ‘kumuh’ dan mungkin untuk ukuran anak-anak wajahnya menyeramkan, tapi lagi-lagi putri kecil gw dengan berani menghampiri dan menyapa “assalamu’alaikum”,lalu menyerahkan kantong ta’jil kepada bapak itu.Di perjalanan selanjutnya,gw gak bisa menahan haru,saat Lulla bersama Nadia (teman sekelasnya) menghampiri seorang kakek tua yang sedang bekerja menggali tanah,terlihat jelas kakek itu adalah orang dhuafa yang memang perlu dibantu,anak gw dengan santainya mencium tangan kakek tersebut dan menyerahkan sekantong ta’jil.Hal ini terjadi juga ketika bertemu tukang roti pikulan dan anak-anak kampong yang sedang bermain sepeda.Lulla tidak pernah lupa menyodorkan tangannya ketika bertemu orang tua,dia begitu menghormati dan tetap santun kepada orang-orang tersebut.Jujur gw terharu!setengah mati gw menahan air maata gw spy gak terjatuh,gw bangga sama anak gw.Anak gw dididik untuk memiliki rasa cinta kepada kaum dhuafa,anak gw belajar menghormati orang-orang tersebut sebagaimana agama kita mengajarkan dan anak gw sudah memahami bahwa orang dhuafa memang harus dibantu.Gw sangat bertrimakasih kepada pihak sekolah,karena mengajarkan hal-hal tesebut kepada Calulla.

Bravo al Fikry!


Persiapan pentas


Calulla dan teman di panggung



Setelah usai berkeliling membagikan ta’jil,kami kembali kesekolah.Lulla mempersiapkan diri untuk pentas.Wah Susana riuh sekali,beberapa anak yang hendak mementaskan sandiwara mengenakan costum-costum lucu,rasanya gemes liat anak-anak kecil itu.

Lalu sampailah pada kesempatan Lulla dan teman sekelasnya untuk pentas,mereka memenaskan gerakan tari Lagu ketupat lebarannya Tasya,lucu deh.Dan Lulla Alhamdulillah tidak malu sama sekali,gerakannya lincah dan berani.Dia kliatan menikmati banget,walo ada beberapa temannya yang malu-malu,Lulla tampak enjoy menari disaksikan ratusan pasang mata,ehehehe…ada video-nya she,tapi nanti ya gw tempel di slide show.Turun dari panggung Lulla langsung dapet ciuman sayang dari gw,tori,eyangnya dan adik gw,kami semua bangga sama Lulla,dia berani pentas tanpa malu-malu,bravo calulla..

Thursday, September 18, 2008

Ultah Papa Tori Ke 32



Dear Papa Tori..,
For hearing our thoughts,
understanding our dreams and being our best friend,
for filling our life with joy,
loving us with joy
and loving us without end...Thanks!

Happy Birthday Our Beloved Papa Tori..

(18 Septembar 2008)

Today ultahnya my beloved husband ke 32 tahun,bukan usia yang muda lagi,tapi juga belom bisa dibilang tua untuk tetap berkarya dan berkarier,masih jauh lah perjalanannya...Masih banyak agenda hidup yang harus dijalankan,masih banyak utang kita ke ibu pertiwi untuk membesarkan bangsa dan masih banyak tugas buat membangun masyarakat.Untuk itu kami semua berdoa agar Tori terus diberikan kesehatan,keselamatan dan semoga tetap terjaga ideologi dan hati nuraninya untuk terus melakukan 'amanah' hidup yang Allah titipkan di pundaknya,amin...

Saturday, September 13, 2008

Project Menghias Rumah Pertama Buat Lulla

Lulla di depan hasil project Menghias Rumah-nya

Well, akhirnya ngerasain juga peran orang tua saat membimbing anak dalam mengerjakan pekerjaan rumah PRAKARYA!!,ehhehe,mata pelajaran favorit gw jaman kecil dulu tuh.
Dan sekarang lah saatnya gw berganti peran,dimana dulu gw adalah pelaksana sementara mama dan papa penyedia peralatan dan ide.Kali ini gw yang harus memainkan peran mama dan papa gw itu,sekarang ada Lulla,putri kecil gw yang menyodorkan pengumuman project prakarya pertamanya, Project menghias rumah menyambut ramadhan.Sejak dapet selebaran pemberitahuan dari sekolah, gw udah mati gaya,mikirin mo memberi ide apa ke Lulla untuk project prakaryanya kali ini.
Jujur gw kepengen membuat tulisan-tulisan dari kertas poster bertajuk “selamat ramadhan”, kemudian tulisannya digunting manually gitu, but jujur gw gak punya waktu banyak untuk melakukan itu.Maka ide diperpraktis dengan membuat semacam banner aja.Gw menyempatkan untuk mengajak Lulla bereksperimen dengan gambar kartun seadanya lalu diotak atik dengan photoshop, Lulla yang memilih gambar ini dan dengan saran-saran kecil darinya,maka jadilah draft banner buatan kami.Sangat sederhana, inilah hasil karya amatiran dari seorang ibu yang punya sedikit waktu dan putri kecil yang sedang excited abissssssssssss.
Dan kami membawa draft itu ke tempat fotocopy percetakan modern untuk mencetakanya.
Setelah disepakati waktu lengang,gw dan Lulla memutuskan untuk mencari ornament pelengkap banner.Tadinya mau ke Cikini segala, secara ya di Cikini mang gudangnya ornament penghias parcel dan dekorasi.Tapi apadaya si mama-nya Lulla gak punya banyak waktu,event weekend pun,mama malah sibuk terbang ke Semarang menjenguk Eyang Rumi-nya Lulla yang lagi sakit keras.Alhasil,Lulla dan gw membuat janji sepulang gw kerja untuk mampir ke toko buku untuk membeli ornament penghias.Lulla terlihat antusias banget saat memilih aneka bentuk ketupat imitasi dan berbagai pita mengkilap.Semua pilihan Lulla,selera Lulla abissssssss deh.


Kondisi rumah sebelum dihias...


Kesibukan Membantu Penyelesaian Project Lulla

Dan ketika ada waktu di hari Sabtu,kami akhirnya menghias salah satu pintu masuk di rumah kami, kami menempelkan banner dan menambahakan ornament ketupat imitasi dan pita-pita mengkilap pilihan Lulla. Kali ini mama yang banyak menentukan,Lulla belum mengerti metode peletakan dan lainnya,mungkin tahun depan dia sudah bisa menentukan semuanya sendiri.
Tarrrrrrrrrrrraaaaaaaaaaaaaaa…Lulla terlihat puas dengan hasil project kali ini, walo inside gw merasa gak puas ma skali, impian gw untuk membuat dan menggunting sendiri huruf demi huruf ucapan selamat puasa itu gak tercapai,padahal kalo kami mengerjakan semuanya secara manual bersama-sama,tentu akan jauh lebih berkesan. Sungguh sayang, gw terlalu disibukkan dengan urusan diluar domestic.Jujur ada rasa bersalah dan rasa gak puas.Banner langsung jadi dan ketupat imitasi yang dibeli di deptstore, terasa kurang menimbulkan efek berkarya yang sesungguhnya buat Lulla.Tapi inilah hal yang bisa kami upayakan diwaktu yang gak banyak ini.Janji tahun depan akan jauh lebih kreatif dan lebih merasa berkarya untuk mewujudkan proyek prakarya menghias rumah-nya Lulla.
Mama janji kak Lulla….

Wednesday, September 3, 2008

Liputan Kelas Kreasi Plastisin bersama majalah Ummi


Ini dia liputan kelas kreasi plastisin yang kemaren diselenggarain sama majalah Ummi dan gw sebagai mentor-nya,ehehehe…Kalo mentor-nye kayak gw,gimane muridnya ya?pecicilan deh pasti…ehehehe

Peserta ga banyak,mungkin karena di iklannya disebut plastisin, jadi orang gak ngeh apa itu plastisin?trus kreasi plastisin tu kayak gimana?ya publikasi belom sempurna lah,membuat peserta cuma sedikit.

Plastisin itu sebenernya semacam clay,kerajinan membuat hiasan semacam patung kecil dari adonan semen putih atau biasa disebut clay.Plastisin berbeda sedikit dengan clay, karena adonan plastisin dibikin sendiri.Bahannya dari tepung terigu,tapioca dan tepung beras yang dicampur sama lem putih (lem fox). Adonan plastisin bikinan gw ini relative lebih awet, bahakan hiasan toples yang bikin tahun lalu pun masih keras dan gak ada perubahan warna.Beberapa jenis clay justru sering bulukan alias dihinggapi jamur,tapi Alhamdulillah plastisin adonan yg gw bikin gak disukai sama jenis jamur manapun..dijamin awet!ehehehehe..



Yang terberat dari proses pembuatan plastisin ini adalah menguleni adonannya,kadang butuh tenaga dan ‘feel’ tertentu.Ini yang gw ajarin ke temen-temen peserta kelas yang hadir.Trik-trik membuat adonan supaya gak lembek dan gak pecah. Setelah adonan jadi, giliran pewarnaan,tapi pewarnaan juga gak mudah ya,soalnya kalo cat atau pewarnanya mengandung banyak air maka tekstur adonan ikut berubah,bahkan bisa melembek.Maka ga gw saranin pewarnaan menggunakan pewarna yang waterbase,kalo bisa yg minim kadar airnya.

Kalo dua tahap ini udah sukses dilalui,maka berikutnya adalah tahap pembentukan, disini yang dibutuhkan adalah imajinasi dan kreatifitas.


Adonan plastisin setelah diwarnai dan siap dibentuk

Alhamdulillah peserta kursus semuanya kreatif,jadi semua orang fun sama kegiatan membentuk.

Setelah dibuat bentuk-bentuk yang diinginkan,maka tinggal ditata di stoples,dan hasilnya stoples plastic bening itu bisa disulap menjadi stoples yang lucu dan nggemesin…

Next time,kita mo ngadain kelas serupa,temen-temen yang minat bisa kasih tau ke gw atau kasih tau ke redaksi majalah Ummi ya…See ya!

Sunday, August 31, 2008

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1429 H


Dengan segenap hati yang bergembira,kami sekeluarga bersyukur dapat bersua kembali dengan Ramadhan...Semoga di Ramadhan ini, kita dapat memperbaiki kualitas iman dan ketaqwaan.Dan semoga Allah memperkenankan kita bersua dengan lailatul qadr,amin...


Kami Sekelurga mengucapkan : MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN, SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA 1429 HIJRIAH...

Wednesday, August 27, 2008

Acara 17 di Sekolah Lulla













Kami sekeluarga ketinggalan acara 17-an di komplek,biasanya seeh kita gak absen untuk ikutan,tp kemaren,kami berlibur ke luar kota jadi gak bisa berpartisipasi di komplek.Untunglah di sekolah Lulla diadakan acara 17 an,meski diselenggarainnya tanggal 19 Agustusnya,jadinya Lulla sempet merasakan fun-nya hari kemerdekaan.Sebelumnya pihak sekolah memberitahu gw kalo hari Selasa tanggal 19 Agustus itu dresscode-nya Merah putih,walah kelimpungan deh gw nyariin celana merah,jaman dulu sih dia punya celana merah,tapi dah kecil semua,terpaksa beli,ehehehe…


















Sampe sekolah, gw ikut nemenin sebentar,dia kliatan udah antusias tuh pas liat situasi sekolah berbeda dari biasanya.Di pintu masuk sekolah dipasang gapura putih dan dihiasi dengan cap tangan dari cat merah.Ternyata cap tangan itu cap dari telapak tangan masing-masing siswa.Di tengah gapura ada halang rintang dari tambang, jadi tiap siswa yang mau masuk harus melewati halang rintang itu, nah..Lulla dengan mudah dan fun berhasil melewatinya, dan kliatan pengen nyoba lagi,ehehehe…Bravo anak mama!!

Acara hari itu diisi dengan berbagai games, kata Ibu Inna wali kelas Lulla, ada games mindahin bendera, tangkap ikan,mengipas balon dan ada acara makan tumpeng bersama.



Acara makan tumpeng ini lucu deh, di tiap kelas disediakan satu tumpeng dalam satu wadah besar,dan tiap kelas,siswanya menyantap nasi tumpeng dari tempat yang sama,mungkin tujuannya untuk menggalang kebersamaan ya?Seru bener…

Acara yang kliatannya seru adalah games mindahin bendera, ssttsss…bendera yang dipindahin ini adalah bendera hasil karya para siswa loh.Setelah dikumpulin, benderannya dipake untuk games.Hebat!!!



















Nah ini dia games yang paling fun, games mindahin ikan!weleh weleh..si Lulla kan geli-an tuh ma ikan idup,tapi di acara games ini dia mau tuh ikutan ngobok-ngobok baskom untuk nangkepin ikan supaya bisa dipindahin ke baskom diseberang.Wah Lulla bersemangat juga jadinya,walo dia lebih milih ikan yang udah kelepak kelepek setengah mati dari pada ikan yang masih seger dan lincah,soalnya ikan yang masih lincah kan suka begerak gerak, dan Lulla suka geli sendiri tuh…ehehehe…



Usai lomba,Lulla dapet hadiah,topeng gajah,waaaaaaaah…langsung dipake loh,kayaknya bangga banget sama hadiah yang didapet!

Untuk bapak dan ibu guru Lulla disekolah,gw acungin jempol deh,acaranya keren banget,kreatif dan fun!No wonder anak gw betah disekolah itu. Jadi pengen ngerasain TK lagi neh gw,ehehehehe…

Selamat hari Kemerdekaan!

Monday, August 25, 2008

Karena Semua Tak Ada Yang Abadi...,so life must go on...


Tiap orang punya motivasi tersendiri dalam meniti karier, ada yang termotivasi karena gaji yang memuaskan,pekerjaan yang disukai ataupun kondisi lingkungan kerja yang nyaman. Ketiga hal ini mungkin saja ada dalam diri kita masing-masing.

Buat gw sendiri apa yang menjadi motivasi tiap hari datang ke kantor?gak bohong, gw suka sama pekerjaan gw,gw emang tertarik sama hal-hal yang berbau management.Manage people itu ada seninya tersendiri,event gw mesti berpapasan sama yang namanya conflict, tapi buat gw sepanjang conflict itu untuk menuju kebaikan,kita harus fight abis-abisan,dan itulah seninya,seni ‘berperang’ kalo menurut gw seeh…

Selain karena gw suka sama pekerjaannya, gw juga suka dengan lingkungan kerja gw. ENGGA…bukan lingkungan kerja secara keseluruan, ini menariknya cerita gw saat ini. Lingkungan kerja yang ada saat ini, benar-benar baru buat gw, gw yang selama ini bekerja dilingkungan heterogen, tiba-tiba harus masuk ke lingkungan yang anggota didalamnya berangkat dari clique pergaulan yang sama atau homogen. Situasi kekeluargaan begitu kental disini.Tradisi toleransi sangat berpengaruh besar disini,saking besarnya sampe salah kaprah penerapannya,dimana kesalahan pun kerap ditoleran.Bahkan privacy pun seolah gak ada, terbukti dengan habbit orang-orang disini yang gemar saling bertukar informasi gaji.Padahal udah normative banget ya bahwa informasi gaji itu hanya Tuhan,karyawan dan payroll team yang tau.But inilah disini…aneh!

Jujur aja,sejak awal gw masuk sini, gw udah was- was dengan situasi ini, gw sadar diri, bahwa budaya yang gw bawa berbeda dengan budaya yang hidup disini. Gw hampir hopeless untuk bisa beradaptasi disini. Lucky me, gw dapet atasan yang bener-bener sejiwa ma gw,dia managing director disini,dia bener-bener punya visi dan strategi jauh ke depan, kalo pun bicara apa adanya,gak basa basi, dan bener-bener tulus,kalo bagus bilang bagus kalo salah ya ditegor sesuai dengan kesalahannya.Sepanjang karir gw,inilah bos yang cukup fair dan tidak pernah menekan buat gw.Interaksi gw ma dia udah kayak temen, bukan berarti gw gak pernah bikin dia marah, gw malah pernah bikin kesalahan dan dimarahin ma dia, but buat gw ya udah lah,toh mang kalo gw salah gw patut dimarahin,dan setelah itu gw minta maaf maka urusan selesai. Gw gak dendem karena dimarahin ma dia,dan dia pun enak karena bisa negor kesalahan gw.Sumpah mati ya, bukan karena gw nya yang tebel muka atau apa, menurut gw,dia tuh kalo pun marah masih di taraf normal,dia gak pernah mengeluarkan kata-kata binatang atau bahasa jorok, Cuma sebatas tegas dalam menegur,itupun langsung baik lagi.Cukup fair lah..thats why gw bilang dia atasan yang baik.

Keberadaan beliau dan bimbingan beliau selama ini yang membuat gw merasa comfort kerja disini,seolah ada teman seperjuangan dan sepikiran. Hubungan kedekatan pun makin terjalin baik karena beliau juga bisa cocok berbisnis dengan suami gw, makin enak lah pola interaksi gw ma dia.

Tapi gak disangka-sangka,ternyata badai datang mengguncang ‘kenyamanan’ gw, beliau ini tiba-tiba ngundurin diri.Dengan alasan yang gw gak jelas akar maupun pangkal masalahnya, kalo boleh gw persingkat sih masalah ini adalah masalah komunikasi dan masalah how to solve conflict aja. Konon ada pihak-pihak yang menginginkan ni orang mundur,dengan alasan tidak cocok dengan gaya kepemimpinan beliau, event gw masih gak dapet clue-nya juga gaya kepemimpinan kayak apa?. Ada juga yang bilang ini orang pola interaksinya sama orang lain gak bagus,kalo ngomong suka nyinggung lah apalah..gw sendiri heran karena gw gak pernah merasa tersinggung sama cara dia bicara,dia baik-baik aja menurut gw, atasan sekaligus rekan kerja yang baik banget,kritikus yang fair,tukang ngelawak pula,so apa yang salah???

Tapi keadaan terlanjur kacau berantakan,dimana beliau tidak mungkin kembali lagi,dan kondisi pekerjaan pun masih banyak yang pending, masih butuh arahan beliau.Tiba-tiba kondisi kantor ini dalam pandangan gw seperti jungkir balik gak keruan,ibarat perahu yang kena badai dan gak tau mo diarahin kemana.Itulah gambaran beratnya gw menapaki kantor setelah beliau gak disini lagi.

But..life must go on ya gak sih…Emang seeeh,gak mudah gw berfikiran kayak gini,butuh waktu kurang lebih 2 minggu buat gw untuk oleng dan berpikir.Gw kembalikan semua sama sang Pencipta,gw inget pepatah “gak ada yang abadi di muka bumi ini”,begitu juga situasi kondisi,relationship termasuk umur.Gak selamanya kita bisa terus diposisi enak dan ayem,ada kalanya kita harus mandiri dan menghadapi badai.Kayak gw sekarang, kalo dulu gw punya temen diskusi yang brilliant dan full strategic,sekarang gw mesti mikir sendiri.Kalo dulu gw punya masalah gw bisa minta bantuan beliau untuk menyelesaikan,sekarang gw kudu punya power sendiri untuk handling problem seberat apapun.Ini hikmah dari Allah,gw harus kuat dan harus mandiri.

Lalu apa hikmah buat si Boss?gw pikir inilah saat nya buat dia untuk memulai suatu babak baru yang lebih menantang dan seru,mungkin udah jalannya dia harus mengembangkan bisnisnya sendiri,dia harus jadi pemimpin yang sesungguhnya,hikmah lainnya walahualam…

Yang pasti gak ada yang abadi di dunia ini,Cuma kasih Allah yang abadi menurut gw..Jadi gak ada alasan lagi kalo gw melemah karena masalah ini, gw harus kuat, gw harus professional gw harus mandiri, toh inilah yang kerap diajarkan sama beliau itu ke gw,dan gw tertantang untuk buktikan kepada dunia bahwa beliau mengajarkan hal-hal baik ke gw,bukan sebaliknya…

So, life must go on,karena gak ada yang abadi dalam hidup ini..

Thursday, August 14, 2008

Kursus Menghias Toples Dengan Plastisin Bersama Ewoy dan Majalah Ummi

Dear All..ngiklan dikit ya...maap punten bagi yang gak berkenan, dan bagi yang berkenan segera daftar atuuuuuuh...ehehehhe...

Dalam rangka menjelang ramadhan,biasanya orderan kue dan coklat meningkat tuh, berarti permintaan akan toples meningkat dounks?bosen ah sama toples bening polos ato dihias renda pita, ada kreasi laen nih,yang sama menariknya dan bahannya pun murah,gak perlu beli,tapi bikin sendiri.Dari bahan apa seeeeh???dari plastisin!!!!
Kayak gini nih jadinya toples bening kalo dah dihias plastisin, murah meriah tapi cute abissssssssss...Makin cantik kan kalo ditaro kue didalemnya??



Sayang kalo gak nyoba ikutan,soalnya plastisin yang diajarkan nanti terbuat dari bahan tepung-tepung yang biasa ada di rumah, jadi gak mahal, tinggal diwarnain dikit jadilah hiasan di toples.Awet loh plastisin ini,gak bulukan meskipun tahunan...

Siapa yang ngajar??ya Ewoy lah ya...,jadi bagi teman blog sejati gw kalo minat sekalian kopdar bisa di kursus ini kali yuuuuu...ehehehehe...ge er amat seh daku??ihihihii...















Acara ini diselenggarakan oleh majalah Ummi,majalah Muslimah.
Acaranya tanggal 23 Agustus mendatang, kalo mau tau info lengkapnya, bisa beli majalah Ummi edisi Agustus,dan liat langsung keterangan di dalemnya.
Butuh informasi lebih lengkap?coba contack mba Nina dari Majalah Ummi disini :syifa_naz@yahoo.com.

Sampe ketemu ya bagi yang berminat...Atau bisa kontak ke email gw di erryriyadi@Gmail.com, See ya!!!!!!!!!

Friday, August 8, 2008

Bijak dalam menentukan prioritas keuangan

Pendidikan dan Masa Depan Lulla adalah yang terpenting..


Seberapa pentingnya asuransi pendidikan dan masa depan anak?
Jaman dulu banyak orang tua yang enggak mengikutkan anaknya ke dalam program asuransi pendidikan, include gw dan Tori adalah anak-anak yang tidak difasilitasi asuransi pendidikan oleh orang tua kami.Gw yakin bukan karena enggak mampu, tapi emang gak kepikiran kali ya?
Atau mungkin juga jaman dulu pendidikan masih terjangkau, jadi nyekolahin anak tuh enggak seberat sekarang pas eranya kita jadi orang tua untuk nyekolahin anak kita.
Dan mungkin berkembangya dunia perbankan dan asuransi,dimana disetiap aspek kehidupan kita memerlukan jaminan,maka kita mulai merasa asuransi dan tabungan adalah prioritas.
Gw adalah karakter orang yang butuh jaminan dalam menjalani hidup, gw gak tenang kalo gak punya saving dan gw pun gak tenang kalo gak punya insurance, pemikiran ini berangkat dari kenyataan 'apa-apa mahal', dari sakit ampe sekolah mana ada yang murah sih?Sementara pendidikan dan kesehatan itu sudah menjadi kebutuhan pokok bagi manusia, terutama yang berkeluarga seperti gw. Intinya gini deh, setiap anak yang dilahirkan program hidupnya udah jelas yaitu sekolah, dan tiap manusia yang bernafas kebutuhan dasarnya juga jelas,yaitu kudu sehat, dan sakit bukanlah sesuatu yang bisa kita prediksi atau di schedulle.
Maka berangkat dari kondisi real seperti itu, gw dan Tori mengikutkan Lulla pada program asuransi pendidikan,kesehatan dan investasi. Sejak berumur beberapa hari,kami mengikutkan dia dalam program asuransi pendidikan dan investasi. Menyusul kami mengikutkan dia pada program asuransi kesehatan.
Awalnya, itu semua sangat memberatkan,dalam sebulan, kami harus keluar kocek cukup besar, untuk sesuatu yang 'tidak kelihatan'.Lain dengan orang yang spending money untuk kredit mobil keluaran terbaru misalnya.Kami justru engga,buat kami mobil biarlah seadanya,yang dibutuhkan sebuah mobil di Jakarta paling kan mobil yang gak cepet rusak, gak gampang kerendem di kala banjir,AC-nya lumayan dan syukur-syukur ada stereo yang yahud,tapi kan gak mesti terbaru?gak mesti dan gak wajib kita miliki kalo kita emang gak punya dana lebih?karena ini bukan kebutuhan pokok.
Gw tidak akan menggeser kepentingan masa depan anak gw demi sebuah alesan "pengen mobil baru", nehi deh...Toh kalo dipikir-pikir,alesan beberapa orang tua yang menyebutkan bahwa beli mobil bagus juga untuk anak, itu gak masuk akal. Gini alesannya, pertama Lulla masih kecil,dia gak ngebedain mana mobil keluaran terbaru ama bukan, dia gak tau tuh mana mobil mahal dan mana mobil biasa aja?tapi dia akan merasa jika dia bersekolah di tempat yang gak terbaik, jujur sekolah bagus saat ini pasang harga 'bagus' juga. Jangan jauh-jauh,sekolah negri yang unggulan aja biaya masuknya udah jutaan, apalagi swasta ternama dan berprogram canggih?
Gw enggak mau ngorbanin itu semua, gw tau investasi dalam bentuk asuransi ini 'gak keliatan orang', gak keraba dan gak kerasa dalam waktu cepat.
Tapi jujur, ini sangat menentramkan, dikala anak gw mulai sekolah, alhamdulillah gw enggak mikir lagi biaya sekolahnya,saat anak gw dirawat di RS gw enggak kawatir gw gak bisa bayar biaya RS dan gw pun tenang karena gw tau sedikit banyak anak gw punya 'pegangan' sertifikat investasi kecil-kecilan yang insyallah bisa menjadi pegangan buat masa depan dia.
Ini kenyamanan yang gak bisa gw jelaskan, dan ini adalah kemudahan bagi fase hidup gw.

Well..dalam tulisan ini, gw hanya mengajak teman-teman untuk mulai bijak dalam merencanakan dan mengelola keuangan, kadang kita suka salah menentukan prioritas. Kita lebih memilih spending sebagian besar uang kita untuk hal-hal yang gak membawa efek besar, kita juga mungkin spending money untuk hal-hal yang tidak menjanjikan buat masa depan kita dan anak kita. Let say kayak spending untuk kendaraan, apa kita lupa kalo kendaraan memiliki nilai penyusutan yang cukup significant?Hellow..father and mother sekalian, jikalau kita punya dana lebih,dan anda memiliki sisa lebih yang bisa di- spend untuk hal-hal selain primer emang gak masalah.Tapi tepatkah jika kebutuhan akan bersekolah di tempat yang bermutu harus tergeser dengan kebutuhan naik mobil terbaru??
Well...buat saya tidak, tapi bagi anda?
Anda tau semua jawabannya...

Semoga berkenan...

Wednesday, August 6, 2008

Jenuh...

Ini kali ya yang dirasakan jikalau hati udah sebah, jikalau otak udah padet sesak, dan tak satupun ide mudah untuk dikeluarkan, Im stuck here!

Jujur,suasana kantor lagi gak enak, well..gw jarang ngeluh soal kantor, karena gw sangat menyukai pekerjaan gw, gw betah duduk di meja kerja gw, dan gw suka dengan tantangan pekerjaan gw,tapi karena kondisi gak enak ini, mood kerja gw jadi terganggu. Gw tau badai pasti berlalu,tapi gw harus jujur,bahwa menunggu badai usai ternyata gak mudah...
Kalo udah kayak gini, gw suka kangen jadi Ibu rumah tangga, gw kangen mengerjakan semua pekerjaan rumah tangga, gw kangen dapur gw, gw kangen bebenah rumah,motong rumput, dan mindahin taneman, gw kangen semua itu.Gw sampe ber-andai-andai,kapan ya gw bisa ngurus rumah tangga gw sendirian, independent tanpa assisten, orang kayak Cathy Holmes aja bisa ngurus Suri sendiri,masak sih gw yang rakyat jelata ini gak mau ngurus anak sendiri, ho ho ho..
Gw sendiri niat banget untuk ngurus rumah tangga dan ngurus anak sendirian nantinya,apalagi Lulla udah besar,kalo pun nantinya punya adik, gw pengen banget ngurus sendiri, hu...kapan ya???jadi melow neh, kangen rumah,kangen jadi ibu rumah tangga,hiks...

Manusia memang aneh,kalo lagi jadi ibu rumah tangga gw selalu kangen ngantor lagi,kalo lagi sebah di kantor jadi kangen jadi ibu rumah tangga, manusia tak pernah puas ya memang....

Yeah...entahlah gimana, gw kudu tetep survive toh?sesulit apapun situasi di kantor,sepait apapun digunjingin karyawan di belakang gw hanya karena profesi HRD gw, dan seberat apapun situasi yang dihadapi, gw tetep harus maju,walo harus ngalamin dilema-dilema kayak gini nih..Jenuh..

Monday, August 4, 2008

After all this time...Operasi Lipoma dan Perkembangan Lulla

Lama sudah tidak menulis di blog tercinta ini, hm..mungkin gak banyak yang tau ya kalo baru-baru ini blog gw tidak bisa dibuka karena ID-nya di hack sama orang, ya gitu lah…makasih untuk orang yang iseng, gw sangat menyesali akan tindakan “berguna’ itu, semoga dibalas oleh hal-hal baik oleh Allah ya,amin…Dan thx untuk Wawan (team IT Kantor gw) yang udah membantu gw sehingga bisa login lagi ke blog tercintah ini…Oh ya Makasih untuk simpatinya terutama untuk Uminya Syamil alias Uka-Uka tetanggaku idola ku, yang udah nulisin pengumuman di blognya ttg musibah gw kemaren, thx babe...

Perbanan sisa operasi


Oke,back to story ya…,Gw lama gak menyelesaikan masalah gak bisa log in ini juga karena kerjaan lagi numpuk dan gw abis aja operasi Lipoma (benjolan lemak) di dagu gw.Awalnya benjolan di dagu itu gw kira jerawat batu, tapi sekian lama ditunggu gak juga keluar dan mengering, dan gak berasa sakit juga.Cek ke dokter spesialis kulit, dan dari sana di rujuk ke dokter bedah.Akhirnya sepakat menyusun jadwal operasi.Operasi dilangsungkan tanggal 16 Juli 2008 lalu di RS MMC Kuningan.Karena operasinya Cuma operasi kecil,maka gw dibolehkan langsung pulang, cihuy!Tapi gak cihuy lagi pas udah mulai makan,buset,mulut susah banget kebuka,soalnya area dagu kan diperban, trus masih kerasa nyeri-nyeri gitu pas bagian bekas operasinya.Karena deket mulut jadi bekas operasi ini cukup menganggu kalo pas bicara, jadi gw lebih memilih untuk bicara dengan bahasa isyarat ehehehehe…Alhamdulillah gak sampe seminggu perban yang segede gaban itu dibuka juga, langsung terasa bisa makan enak dan akhirnya bisa ngomel-ngomel lagi, hore!!!








Lulla dan Adek Azam

Sementara Lulla, sejauh ini crita sekolahnya fine-fine aja, gak selalu mulus sih tiap kali berangkat sekolah.Beberapa kali kami sempat merasakan ngadatnya dia pas di suruh sekolah, ada lah beberapa alasan usang yang dia pake untuk ngelesh dari kewajiban hadir disekolah.Kepengen main Thomas di rumah lah, masih ngantuk lah..pokoknya ada aja deh tambah-tambahan alesan.Walo berat juga membujuk dia sekolah kalo lagi gak mood, Papanya tetep aja bisa sukses membujuk dia berangkat sekolah. Usia sekecil itu kan gak boleh dipaksa juga untuk terus bersekolah,takutnya malah trauma nantinya.Makanya pas Jumat lalu, ketika adik sepupunya Lulla (Azam) lagi nginep di rumah, Lulla sempet ngadat juga gak mau sekolah,alasannya pengen main sama adik Azam.Dan dibujuk dengan cara apapun dia gak juga mau,akhirnya kali ini Papa dan Mama ngalah, kami berfikir, udahlah gak perlu dipaksa juga,nanti malah trauma sekolah. Setelah baju sekolah diganti, dia tiba-tiba berubah pikiran pengen ke sekolah aja, asal gw yang nganterin, fhuuuuuuuuuuh…akhirnya.













Suasana Makan di Sekolah..

Dan cerita berikutnya tentang Lulla again..ehehehehe, sekarang anak ini lebih terlihat doyan makan dan doyan ngemil.Mungkin karena disekolah juga diadakan sesi makan bersama,disana dia dididik mandiri untuk makan sendiri,dan hasilnya anak gw bisa makan sendiri.Trus setengah jam sebelum pulang, ada sesi ngemil, dan cemilan yang dimakan adalah bekal dari rumah, lagi-lagi si gadis susah makan ini ikutan ngemil.Hasilnya dia jadi mulai banyak makan dan rajin minta cemilan, ehehehhe..Makasih ya Ibu Ina, Lulla udah mulai pinter makan nih…

Apa lagi kepinteran Lulla sejak sekolah?Yep…dia jadi rajin minta di-imami solat, dia suka banget sesi solat apalagi kalo pake adegan ngambil wudhu, whehehhe..minta ulang dan ulang deh tuh.

Monday, July 14, 2008

Hari Pertama Calulla Riyadi Bersekolah...

Today, adalah hari pertama Gadis kecilku bersekolah, masuk kelas Playgroup di Taman Kanak-kanak yang udah kami pilih secara musyawarah. Sejak survey dari awal tahun lalu, gw dan Tori udah sreg banget sama sekolah ini, pas Lulla diajak kesana, ternyata Lulla juga sreg, kliatan betah banget…Dari beberapa sekolah, inilah tempat yang menurut gw paling sesuai dengan criteria sekolah yang kami inginkan untuk putri kami, berbasis Islam dan creativity.Ketika Lulla masuk kelas trial beberapa bulan lalu gw menemukan hal-hal menarik lainnya dari sekolah ini, anak-anak di sekolah ini santunnya bukan main, gw jadi kembali bersyukur kepada Allah ternyata sekolah ini sangat concern sama etika dan sopan santun.Gw dan Tori melihat sekolah ini tidak sekedar mengajarkan baca dan hapal AL Qur’an, gw melihatsekolah ini mengajarkan siswanya ber-Islam yang sebenarnya, dengan cara melakoni hal-hal yang sudah diamanatkan Al Qur’an dan menauladani prilaku Rasul disamping membiasakan melakukan solat, membaca Al Qur’an dan beramal.









Dari awal trial Lulla menunjukkan gelagat betah di sekolah ini, terbukti pas gw anter dia malah enggak peduli sama kehadiran gw, dari awal dating udah langsung membaur sama teman-teman dan gurunya.Begitu pula dengan hari ini, gw udah menyisihkan waktu untuk cuti ½ hari demi menemani dia di hari pertama sekolah, tapi pas datang kesekolah dia langsung menyatu dengan teman-teman sekolahnya dan guru nya.Selama satu jam gw memantau proses adaptasi dia, dan Alhamdulillah dia mudah sekali bergaul, dia sama sekali tidak merengek minta ditemani sama gw, gurunya pun bilang, Lulla udah cukup baik dalam adaptasi jadi engga menghawatirkan untuk ditinggal.Gw pun akhirnya membisikkan ke dia, “Kak Lulla,kalo mama ke kantor gimana?boleh nda?”, dan jawabnya “bole ma”. Seneng rasanya melihat gadis kecilku udah bisa beradaptasi dengan lingkungan barunya, mengingat sebelumnya dia sulit banget untuk diajak kerjasama terutama dalam hal bangun pagi dan mengenakan seragam sekolah.Tapi Alhamdulillah bujukan menggunakan seragam itu akhirnya mempan juga pagi tadi, setelah sejak sebulan lalu didengung-dengungkan ke dia bahwa sekolah harus berseragam sama seperti teman-temannya yang lain, akhirnya tadi pagi dia gak nolak mengenakan seragam barunya, tapi yang gw belum sukses adalah mengajaknya membeli sepatu sekolah, udah 3 kali diajak beli sepatu dia enggak pernah mau,malah tersedu-sedu menangis dan bilang “sepatunya engga ada yang bagus,aku mau buku ajaaaaaaaaaaaa…..”Akhirnya tadi pagi dia pakai sepatu kesayangannya yang lama, duh mama papa Cuma geleng-geleng, mencoba mengerti sifat Lulla yang agak unik ini.














Mulai mandiri memakai sepatu sendiri...


Well..gitulah crita hari pertama gadis kecilku sekolah, ternyata Lulla gadis kecil yang mandiri,mudah beradaptasi dan berteman.Gw lega karena dia betah dengan sekolahnya, enjoy dengan activity yang ditawarkan, sociable dengan seluruh teman barunya dan mudah diatur oleh gurunya,lega sekali hati ini….Makasih sama Allah yang udah memudahkan kami melewati fase ini, semoga fase lainnya akan semulus ini nantinya,amien…


Monday, June 23, 2008

Krisis Pembantu Rumah Tangga


Beberapa hari yang lalu akhirnya...yeah akhirnya gw pun merasakan apa yang dirasakan oleh sebagian teman-teman gw di kantor yaitu "KRISIS PEMBANTU RUMAH TANGGA", ehhehehehe...agak hyperbola juga sama istilah ini, tapi inilah bahasa yang kerap kami gambarkan dalam menghadapi situasi yang sulit karena ditinggal pulang sama pembantu.

Sejak umur gw 18 tahun, gw sudah tinggal terpisah dari orang tua gw, dan gw tinggal sama Eyang Putri gw di Utan kayu, sejak itu gw diperkenalkan dengan aktivitas rumah tangga ya menyangkut urusan perpembantuan ini.Entah kenapa kala itu jalan gw memperoleh dan mempertahankan pembantu di rumah gak pernah ada masalah, bahkan gw pernah punya pembantu namanya Mbak Mis, yang selalu setia nemenin gw, sampe-sampe dia gak akan tidur kalo gw gak tidur, blio resign setelah hampir 6 tahun mengabdi di rumah Utan Kayu, alasannya menikah. Lalu posisi digantikan sama Riyani, pembantu yang sering gw suruh ngeblow rambut gw ini alhamdulillah juga awet sampe Lulla umur 1 tahun, itu pun dia udah lebih dari 6 tahun mengabdi, alasan resign juga sama, yaitu nikah.Pas gw nikah gw sempat hire pembantu lagi, yaitu Jannah, kala itu gw masih hamil, dia bertugas merawat Lulla setelah Lulla lahir dan akhirnya gw percayakan untuk mengelola rumah tangga.Sampe pada bulan Maret lalu Jannah mengajukan resign, dengan alesan yang sama yaitu nikah.Tapi dia bilang resignnya akhir Juni, so gw masih merasa tenang-tenang aja.

Selama perjalanan hidup gw, gw gak pernah punya masalah dengan mencari pembantu, karena tiap 1 resign pasti langsung dapet pengganti, bahkan kadang di rumah para pembantu itu dateng sendiri untuk minta kerja.Nah giliran menjelang resignnya si Jannah ini, gw kok sulit banget dapet pembantu.Sempet ada yang masuk untuk menjadi kandidat pengganti Jannah, tapi gak pernah ada yang cocok.

Sampe pada pertengahan Juni lalu ( 14 Juni) , Jannah dapet kabar mendadak dari kampung kalo kakeknya meninggal, maka dia minta pulang, mengingat dia resign di akhir Juni mau gak mau dia langsung aja tuh pulang dan tak kembali.Kami pun menyuruh dia untuk demikian,karena buat apa juga dia ijin pulang seminggu trus seminggu kemudian balik hanya untuk tinggal selama seminggu trus resign, ngabisin ongkos aja kan?.Bertepatan dengan hari itu, pembantu cadangan gw si Iroh pun baru aja cabut.Kebayang kan gimana paniknya gw???

Ini kali pertama buat gw kepikiran soal rumah, biasanya gw tinggal perintah-perintah aja ke pembantu, karena alhamdulillah mereka semua cerdas dan tanggap.Tapi kali ini gw harus menyerah pada keadaan yang gak bisa gw apa-apain kecuali pasrah.

Sempet panik dan kepikiran pengen nitip Lulla di Eyangnya, bahkan kepikiran untuk membawa Lulla ke kantor gw dan Tori secara bergantian, bahkan driver Tori sempat menyanggupi 'stand by' untuk nungguin Lulla dikantor siapapun Lulla dibawa.

Selama 2 hari (dari tanggal 14 sampe tanggal 15 Juni) gw berfikir keras untuk mendapatkan pengganti Jannah.Kemana aja dan kesiapa aja gw minta info soal pembantu.Gw kawatir sama Lulla, terus terang gw gak mungkin cuti, Tori pun gitu, bahkan dia ada jadwal keluar Jakarta dalam waktu dekat.

Saat itu gw dan Tori berfikir keras, dan kami sampai pada titik pasrah, dengan pemikiran kalo sampe gak dapet pembantu juga maka Lulla akan dimasukkan ke Daycare.

Tapi Allah punya rencana lain, Allah cuma menguji ketabahan dan kepasrahan kami berdua. Pada hari Minggu sore, gw iseng mampir lagi ke Yayasan Ibu Hadi di Depok untuk meminta pembantu, dan ternyata dapet, sekaligus 2 orang.Mereka gak mau dipisah karena mereka adalah sodara sepupu.Entah kenapa gw langsung sreg,dan entah bisikan dari mana, gw merasa anak-anak ini bagus.Padahal sebelum-sebelumnya tiap gw ke Bu Hadi gw pasti pulang dengan tangan kosong,karena gak sreg.

Soal sreg enggak sreg ini gw juga sempat gak yakin,jangan-jangan karena kepepet gw jadi sreg sreg-in aja.Tapi setelah seminggu mereka tinggal di rumah gw, gw pun kembali bersyukur kepada Allah...kedua anak ini (Neni dan Atun) ternyata bisa dan mau kerja, mereka rajin dan cepat tanggap, Alhamdulillah ya Allah ya Rabb...

Dari kejadian ini, gw pribadi akhirnya mengambil sebuah kesimpulan, bahwa gw selama ini salah besar, gw selalu mengandalkan pembantu dalam menjalani kehidupan rumah tangga gw.Kali ini Allah mengingatkan gw bahwa rumah tangga ini adalah rumah tangga gw, anak ini adalah anak gw, maka gw harus mampu menanganinya, gak boleh tergantung orang.Dan pembantu hanyalah orang lain yang sifatnya datang dan pergi dalam kehidupan gw, gak lebih!

Maka mulai saat ini, meski Allah telah memberi kemudahan bagi gw dengan memberikan pembantu pengganti, bukan berarti gw dapat berserah seserah serahnya semua urasan rumah tangga ke para pembantu. Mulai sekarang gw mulai bangun pagi untuk memberi instruksi masak, tiap Sabtu gw belanja ke pasar tradisional untuk belanja stock makanan, dan gw mulai berfikir untuk menata seluruh isi dapur sebelum tidur untuk memantau semua.Padahal itu semua tugas para 'asisten kepercayaan' gw.Ini semua gw lakukan supaya gw gak kaget jikalau harus kehilangan pembantu, gw harus membiasakan diri bekerja dirumah ada maupun tanpa pembantu.Karena profesi utama gw yang sesungguhnya adalah seorang Ibu,yaitu penanggungjawab harmonisasi rumah tangga.

Wednesday, June 11, 2008

Traveling to Padang - Bukit Tinggi - Maninjau


Belakangan merasa mudah jenuh sama aktifitas sehari-hari, rasanya kepengen banget nyari kesempatan travelling yang jauh lagi, biasanya gw akan kembali fresh tuh kalo udah kayak gitu.Beberapa waktu lalu ada rencana mau menghadiri pernikahan rekannya hubby di Padang, maka sekalian aja nyusun agenda liburan kesana,ya gak mesti lama-lama lah, yang penting agenda kondangan dan agenda liburan tercapai, dan gw bisa kembali beraktifitas dengan lebih semangat.

Dan hari Sabtu lalu akhirnya rencana ke Padang terealisasi juga, fhuuuuuuiiiih dengan segenap harapan untuk merefreshing kan diri, maka kami sekeluarga berangkat juga...
Berikut ini ceritanya :













Lulla yang bener2 enjoy di perjalanan


1st Day, 7 Juni 2008, Jakarta – Padang
Dapet tiket di Sabtu sore,bener-bener gak asik ya,padahal kan kalo bisa berangkat Jumat malem bakalan lebih puas tuh acara liburannya, tapi ya tetep lah dibikin fun ajah,meski dapet flight Sabtu sore.Sampe di Padang pas masuk waktu magrib, langsung di deliver ke hotel, kami menginap di Pangeran Beach hotel di Jl. Ir.H. Juanda, ini hotel bintang 3 tapi roomboy-nya bilang udah naik tingkat jadi hotel bintang 4, gak tau bener apa enggak, gw sih gak merasa yakin, ehehehehe…Well,kenapa nginep disini?secara acara pernikahannya akan dilangsungkan keesokan harinya dihotel ini juga,mau gak mau ya hotel ini dijadikan tempat menginap para tamu dari luar Padang.











Hidangan Restaurant Nelayan

Secara ya sampe Padang udah cukup sore, maka cacing-cacing di perut mulai ‘nagih’ jatahnya. Kebetulan juga malam itu sang empunya pesta mengundang kami makan di Nelayan Seafood Restoran, kalo ngikutin kata hati sih gw lebih kepengen nyicipin makanan emperan yang konon rasanya mak nyus abheeeeees…Tapi gak mungkin dunks kita nolak undangan jamuan makan ini,kesannya gak sopan. Maka rombongan yang jahil-jahil ini (Gw,Tori, Andre, Bang Rodon, kak Lisa, Bang Joni,Mbak Petty, dan Epit) sepakat untuk makan tidak banyak-banyak, yaa…nyisain space lah diperut untuk agenda jajan di emperan, ehehehehe…Tapi pas makanan terhidang di meja, kayaknya gak janji deh untuk nyisain space,ehehhee..secara ya makanannya kok menggiurkan sekale. Terutama ikan goreng bumbu Thailand-nya,duh gak bo’ong deh itu uenak banget… Dan untuk Lulla pesenannya gak jauh-jauh dari udang bakar kecapnya yang juga ternyata enak.














Soto Padang Roda Jaya


After that mikir-mikir gak tuh untuk lanjutin ngisi perut ke Soto Padang Roda Jaya di Simpang Kinol?Ehehehehhe..kayak nya enggak pake mikir tuh, langsung tancap gas ke Simpang Kinol untuk nyobain si Soto Padang yang terkenal ending-nya itu.Sampe sana, kami bersyukur banget masih kebagian, itu si Uda penjual sotonya kudu ngorek-ngorek dasarnya panci supaya rombongan bersik ini pada kebagian jatah.Gak heran ya rasa kuah sotonya terasa lebih asin, sisa gitu loooooh…Tapi tetep nikmat sih, gw rasa ini soto padang ter-enak yang pernah gw makan.Kalo pada ngiler, gak ada salahnya nyobain soto padang cabang Roda Jaya yang ada di Ruko Kanadian Broad Way no 26 Cibubur, kata si Uda penjualnya sih bumbunya sama penyajiannya persis sama dengan Soto Padang Roda Jaya yang di Simpang Kinol inih.
Udah kenyang, langsung deh kita balik ke hotel untuk istirahat, sambil membiarkan kolesterol menumpuk dibalik kulit,ahahhaha…

2nd Day, 8 Juni 2008, Padang – Bukit Tinggi

Bangun pagi, langsung siap-siap untuk menghadiri pernikahan Yuandi dan Dola, acara akad nikah berlangsung jam 8 rencananya, tapi pada kenyataanya ya molor gitu.Setelah akad nikah, dilanjutkan dengan acara resepsi, sambil menunggu jeda waktu sang pengantin dirias ulang, gw memutuskan untuk packing, karena sore ini mau langsung ke Bukit Tinggi, eh gak taunya gw malah sempet ketiduran, ehehehe…Bangun dari tidur, kembali menata tatanan muka yang udah kliatan kayak ‘bantal’,kebetulan perut keroncongan, pas banget nih, turun kebawah sekalian deh makan siang di resepsi perkawinan.Di resepsi ini makanan yang menurut gw paling enak adalah sate padangnya, catet ya sodara-sodara Sate Padang Cateringnya Hotel Pangeran Beach itu uendang…
Ibu2 genit nih..Gw-Mba Petty-Epit-Kak Lisa


Rombongan Rusuh with Yuandi&Dola

Nah yang juga seru selain acara isi perutnya, gw tertarik pada acara tari-tariannya. Khasnya di daerah, kalo orang nikah emang masih demen menyajikan pertunjukan tari-tarian, tapi kalo ke Padang ada acara kayak gini, jangan gak melirik deh, apalagi pas pertunjukan tari piring, whehhehee..gw paling demen nih, jago buanget tu orang-orang meliuk-liukkan piring tanpa jatoh, no wonder Uda-Uda di restoran Padang pada jago numpuk-numpukin piring, dah tradisi kali ye?asal gw………Nah, gw yang awam akan budaya Minang ini dapet bocoran dari Kak Lisa, bahwa pada akhir tarian akan ada penari yang menari diatas pecahan beling, nah luuuuuu… penasaran dunks??, gw langsung nontonin tu tarian sampe kagak ngedip (*hyperbola*), nungguin atraksi injek-injek beling.Pas di tengah tarian muncul penari dengan pakaian yang berbeda dari yang lain, tetep nari piring juga, dan ketika di penghujung lagu, si penari yang bajunya beda ini naik ke tampah yang berisi beling dan dia lompat-lompat deh disitu, aduh…ngilu pisan nontonin tu orang nari sambil lompat-lompatan diatas beling, catet ya tu orang melakukan itu kakinya nyeker yah bukan pake sepatu boot atau apa, ehehhehe… Pake ‘ilmu’ sesuatu gw rasa, kalo enggak kan udah kena ratusan jaitan tuh kaki…













Menari Piring diatas Beling



Selesai acara resepsi, rombongan kembali ke kamar masing-masing untuk packing dan ganti baju, gw sekeluarga dan Bang Joni sekeluarga akan melanjutkan perjalanan ke Bukit Tinggi, sementara yang lainnya ada yang langsung pulang sore itu dan ada yang pulang keesokan paginya.Perjalanan yang direncanakan siang hari jadi molor sore hari, dengan harapan masih keburu kalo mau mampir ke Mak Syukur. Tapi ternyata pas kami melewati Lambah Anai, di depan ada kemacetan panjang, heran banget, setelah diusut ternyata ada truck pengangkut semen terbalik tepat di tikungan, dan pose terbaliknya si truk itu melintang ditengah jalan,sehingga menghabiskan space 80% jalan, dan jalan lewat yang tersisa cuma sedikit banget,kalo mobil mau selamet melintasi jalan yang sempit itu, ban kiri harus naik ke trotoar,lha kalo mobil kecil gak bisa dounks?bisa nyangkut nantinya hiks…hampir putus asa dan berniat untuk puter arah kembali ke Padang.Tapi penduduk setempat akhirnya berinisiatif untuk menghacurkan pinggiran trotoar supaya trotoar menjadi landai dan bisa dilewati mobil ukuran sedan.Dengan perasaan deg-deg-an kami berdoa-doa dalem hati, berharap mobil yang kami tumpangi dapat melewati jalan ‘darurat’ itu, dan Alhamdulillah akhirnya mobil yang kami tumpangi berhasil lolos juga, bravo buat Bang Joni yang udah sukses nyetir mobilnya sampe selamat!!!!!!










Insiden kecelakaan yang bikin macet - mobil yang kami tumpangi berjuang melewati jalan darurat

Karena udah malem banget, pas kami mampir ke Mak Syukur, ternyata udah tutup, huaaaaaa… padahal perut dah luaper buanget tuh.Lanjutin perjalanan deh mau gak mau, makan seadanya aja yang masih buka.Dan pilihan jatuh ke Simpang Raya, whehehhe..ini lain nih sama Simpang Raya di Jakarta, jauh lebih enak, apalagi ayam pop-nya luar biasa enaknya,apalagi sambel nya,whihihi..sejak kapan gw doyan ayam pop? tapi disini langsung nambo-nambo gw makan. Belom lagi Juice jagungnya, duh enak deh..Setelah kenyang makan, kita langsung menuju hotel, kali ini pilihannya ke Hotel The Hills, hotel yang dulunya dikenal dengan nama Novotel Bukit Tinggi adalah hotel paling strategis,karena kalo nginep disini selain viewnya bagus (menghadap ke Gunung Singgalang dan Gunung Merapi),l etaknya juga sangat dekat dengan tempat-tempat wisata,kayak Panorama, Pasar Atas dan Zoo,acik kan???

3 rd Day, 9 Juni 2008,Bukit Tinggi – Maninjau – Padang
Bangun Pagi langsung packing lagi, rencananya abis sarapan mo langsung check out,karena kami mau muter-muter Bukit Tinggi dan langsung berangkat ke Maninjau. Tujuan puter-puter yang pertama adalah Pasar Atas, kalo masih pagi belanja masih seru, belom rame soalnya.Nah apakah agenda perburuan kali ini?ehehehehe…oleh-oleh lah jelas, pertama nyariin oleh-oleh buat sahabat-sahabat setia gw di kantor, secara mereka semua berjilbab,maka oleh-oleh yang pas ya jilbab ya?kebetulan jilbab disana cantik-cantik banget, motif sulamannya manis-manis banget,flowery gitu,bungkus dah!Untuk jilbab harga mulai dari 25 ribu sampe 85 ribu, yang harganya agak beda adalah jilbab ukuran besar dan jilbab yang dibordir sekeliling, tapi untuk jilbab sulaman bunga, harganya gak mahal kok,bisa ditawar lagi…Trus untuk para aparat di rumah, gw membelikan sandal sulaman kristik, duuuuh..cantik-cantik banget deh, untuk cowok juga ada,harga mulai dari 8 ribu sampe 12 ribu,murah kan?










Pemandangan dari jendela kamar The Hills















Suasana The Hills

Trus kami mampir juga ke Toko sepatu dan sandal kulit Yap Yek di Jenjang Minang no.6 yang sudah berdiri sejak tahun 1928,konon sandal bikinan Yap Yek ini awetnya luar biasa, pantesan harganya juga rada mahal…harga paling murah Rp.100.000 ,tapi modelnya variatif kok,jadi banyak pilihan.Selain menjual sandal dan sepatu, disini juga menjual ikat pinggang dan dompet untuk pria yang harganya kurang lebih sama dengan harga sepatu dan sandalnya.Maka untuk memberi oleh-oleh buat para kakek-nya Lulla dipilih di tempat ini, dan si papa Tori jadi ikut-ikutan membungkus sepasang sandal yang modelnya cukup oke.Dari Yap Yek,kami berjalan kaki ke Kapung Cino,apalagi urusannya kalo gak beli oleh-oleh makanan?Hehehhe..memborong Daka-daka, Keripik sanjay,Keripik Kentang dan cemilan khas Minang lainnya di Toko Mekar. Dari sana,lanjut lagi untuk hunting Songket dan sarung bantal kaca, nah loh…apa lagi neh?ehehehhe…















Suasana Pasar Atas - Jam Gadang

Kembali ke pasar atas,yang pagi tadi masih banyak yang tutup,pas kami balik lagi, ternyata toko-tokonya udah banyak yang buka,makin seru nih.Lama-lama mata gw mulai ‘juling’ liat songket-songket yang cantiknya luar biasa. Songket padang berbeda dengan songket Palembang, selain motifnya beda, yang menjadi khas songket padang ini adalah adanya tambahan sulaman disisi selendang, whehehhe…mantaff. Songket ada 2 macam, Pandai Sikek dan Silungkang, nama daerah pembuatnya kali ya? Beda kedua macam songket ini pertama pada motifnya,songket Pandai Sikek benang tenunnya lebih padat sehingga lebih berat,mirip songket Palembang gitu deh, dan motifnya pun lebih kecil-kecil, harga ditentukan dari jumlah warna benang yang dipakai. Haga mulai dari 1,5 sampai 3 juta.Untuk songket Silungkang, motifnya lebih besar-besar tapi gak terlalu padat tenunannya, lebih mild gitu, dan kain tenunnya bermotif lurik dengan aneka warna yang cantik.Harga mulai dari 600 ribu sampai 2,8 juta.Gw lebih memilih songket Silungkang, karena menurut gw keliatan khas banget, beda dari songket asal Palembang, dan pilihan warnanya cantik-cantik.
Perburuan dilanjutkan dengan mencari sarung bantal dengan ornament kaca, nah ini benda udah susah nyarinya,tapi akhirnya ketemu juga, sarung bantal yang berhiaskan kaca ini harganya lebih mahal dari sarung bantal sulaman biasa.Untuk sarung bantal sulaman harganya mencapai 100 ribu rupiah, tapi sarung bantal kaca bisa 200 ribu, ya pinter-pinter nawar deh kalo mo murah, jangan lupa pake bahasa padang ya,ehehehehhe…Kayak gw bisa aja….
Masih belom puas ibu2???ehehehehe..jelas lah, mana tahan kalo ke Bukit Tinggi,secara produk textile-nya cantik-cantik banget.Selama gw berbelanja ini, rupanya Lulla mulai merengek minta naik bendi, akhirnya papa tori nemenin Lulla jalan-jalan puter-puter naik bendi,as usual Lulla demen banget.












Songket Silungkang Pilihan gw,cantik ya..











Sarung bantal sulam - sarung bantal sulam kaca

Oh iya, after dari pasar,kami melanjutkan dengan mampir ke Panorama,liat pemandangan Ngarai Sianok yang cantiknya luar biasa, gw dianter ke bawahnya ngarai, aduuuuuuuuuh gimana ga makin merasa kagum coba’ liat pemandangan disana?Belom lagi pas liat liang-liang goa Jepang,makin kagum aja rasanya,walo sempet mikir,seperti apa perlakuan Jepang terhadap pekerja romusha saat membangun goa itu?.Dari sana kami melanjutkan perjalanan ke Zoo,mau masuk tapi panas banget,dan Lulla udah lelah banget,ya udah deh cari makan siang, tapi mampir dulu ke Butik Aisha Chalik di depan Zoo, butik milik Keluarga David Chalik ini terkenal dengan barang-barangnya yang gak pasaran, ekslusif gitu deh.Gw kesini untuk mencari selendang Padang, yang tadi gw liat di Pasar Atas harganya mulai dari 1,2 sampe 3 juta,kenapa mahal? karena selendang bermotif bunga ini disulam bener-bener dengan tangan tanpa bantuan alat, dan sulamannya benar-benar cantik.DI butik ini, gw dapetin selendang sejenis dengan motif yang berbeda dari selendang-selendang Padang yang gw temuin di Pasar Atas,bahannya pun lebih tebal,karena dilapis 2,lebih kokoh dan ekslusif.Pilihan gw jatuh pada warna crème dan hitam, bingung untuk menentukan mana yang lebih bagus.Gw sarankan lain kali kalo ke Bukit Tinggi jangan lupa mampir kesini, barangnya gak sama dengan Pasar Atas, walo soal harga ya emang agak mahal sedikit sih…











Jilbab Sulam - Selendang Padang









Ngarai Sianok, the best view ever!!!!!!

Setelah itu,kami melanjutkan perjalanan untuk mencari nasi kapau yang katanya enak, kami makan di Nasi Kapau di Pasar Atas, mmm…katanya sih enak, tapi saat itu gw lagi engga mood makan,jadi terasa biasa saja makannya.
Setelah kenyang, kami melanjutkan perjalanan dengan tujuan ke Maninjau, perjalanan ke Maninjau kami tempuh melewati Kuto Tuo, seneng deh lewat daerah ini, udah pemandangannya indah, hamparan sawahnya subur banget dan masih banyak rumah-rumah kuno yang berdiri tegak, keren deh…Dari Kuto Tuo kami memasuki daerah Matur, nah..ini adalah Kampung Halamannya Bang Joni, kami diajak mampir ke rumahnya, dari teras rumahnya kita bisa menikmati pemandangan hamparan sawah di kaki gunung.Setelah beristirahat dan re-packing, kami meneruskan perjalanan ke Maninjau, kami masuk ke areal Nuansa Maninjau Resort, ga bohong deh yang namanya Danau Maninjau itu indahnya bukan main..gw bener-bener kagum, dan makin bangga jadi orang Indonesia.Sayangnya kami harus buru-buru kembali ke Jakarta,andai kami memiliki waktu 1 hari lagi maka gw yakin gw akan memilih menginap di tempat itu.Setelah menikmati pemandangan danau dari atas,kami turun kebawah melewati Kelok 44, kelokan yang sudah sangat popular di telinga orang, gw sempet kawatir Lulla bakal muntah, tapi Alhamdulillah enggak sama sekali.Apalagi pas memasuki kelok ke 12, anak gw makin girang karena disana banyak monyet liar, tapi kliatannya monyetnya galak,jadi jangan sekai-kali buat yang bawa anak kecil membuka jendela ya,monyetnya gak segan-segan untuk ngetok jendela,whehhehe…












Sulaman Selendang Padang,cantik dan mewah banget!


Sesampainya kita di bawah, gw kembali menikmati Danau Maninjau, danau yang menurut gw besar banget,secara seumur idup baru liat tuh danau segede ituw….Disini gw mengagumi kekayaan alam Sumatra Barat, bentang alamnya bener-bener anugrah dari Allah bagi penduduk setempat.Gimana enggak, Allah menganugrahkan tanah yang subur,danau yang berlimpah perikanannya, belom lagi di daerah Pariaman melintang lautan yang juga gak kalah kaya akan hasil lautnya.Dan di danau ini juga terdapat PLTA Maninjau, gimana gak keren tuuuuh???
Dari maninjau kami melanjutkan perjalanan, kami melewati daerah Bayur (kabupaten Agam) yang letaknya di pesisir danau dan seberangnya terdapat barisan pegunungan.Beberapa kilometer dari tempat itu, tepatnya di daerah Lubuk Basung, jangan lupa menengok ke kiri, di belakang PLTA Maninjau ada aliran sungai yang arusnya deres banget, cocok kali ya untuk rafting?apa jangan-jangan terlalu deras???ehehhehe…Pas baru ngeliat sungai ini, gw sama Tori langsung kompak berteriak “WOW”, beneran deh Sumatra Barat itu luar biasa indahnya… Di pinggir jalan aja banyak objek wisatanya…
Dari sini kami melanjutkan perjalanan kembali ke Padang untuk istirahat, perjalanan ditempuh melewati Pariaman, andai…punya waktu gw pengen banget menikmati pantainya Pariaman, tapi apa daya…mungkin lain kali ya..












Danau Maninjau, best of the best deh...















Gw&Mbak Petty-The Riyadi,sebelum Kelok 44


Sampai di Padang, kami beristirahat dan sempat mencari makan malam, kali ini udah nyerah sama masakan padang yang full santan dan spicy,maka kembali ke asal, gw nyari sayuran hijau, pilihan jatuh ke Restoran Taman Sari di sebelah Pizza Hut di Jl.Ahmad Yani, ini adalah restoran yang menyajikan menu selain masakan Padang, duuuh gw akhirnya memilih menu sundanese juga.Setelah kenyang,kami kembali ke hotel untuk beristirahat, soalnya besok subuhnya gw akan kembali ke Jakarta dengan 1st flight untuk langsung ke kantor.











Pesisir Maninjau
Fhuuuiiiih…acara liburan gw padat banget ya??bener-bener kurang puas loh,mungkin kalo 1 minggu baru kerasa puas yah.Well…jadi kepikiran untuk kembali menabung untuk liburan ke Sumatra Barat lagi.Pokoknya kalo ada dana lebih, berkunjung ke sini bener-bener gak akan nyesel,selain bisa menikmati pemandangan yang luar biasa indahnya, Industri textile dan kerajinan sulamnya merupakan surga bagi pecinta kain seperti gw….ehehehe..
See you on next vacation ya!