Pages

Showing posts with label About Tori. Show all posts
Showing posts with label About Tori. Show all posts

Thursday, March 25, 2010

Umur Saya ke 29..

Kemarin saya bernyanyi untuk diri saya sendiri,mengucapkan doa dan syukur atas kesempatan saya hidup.Dari tahun ketahun saya sering berfikir betapa saya beruntung dalam mengarungi idup ini..saya sejak kecil hidup di keluarga yang utuh meski bukan keluarga yang memiliki harta berlimpah,saya dididik oleh keluarga yang mengajarkan saya tentang perjuangan hidup,tentang berbagi,tentang perlunya memuliakan anak yatim,tentang kemandirian,tentang demokratisasi dan kebebeasan berpendapat , tentang kesetiaan,tentang emphaty dan tentang bakti kepada orang tua.Di kehidupan yang tidak berlebihan orang tua saya secara kongkrit tentang itu semua,yang selalu saya bangga adalah,ditengah kekurangan yang ada,orang tua saya selalu bersedia menolong orang lain,menampung dan mengurus anak yatim serta berbakti kepada orang tua. Dan kenangan itu semua terekam oleh saya sampai saat ini,bahkan ikut membentuk karakter saya seperti ini.
Lalu ketika saya mulai belajar merantau,saya hidup dengan eyang saya yang membentuk saya sebagai wanita tangguh,wanita yang harus mampu menguasai segala aspek,rumah tangga,karier,anak sampe harmonisasi rumah tangga dan pentingnya menjaga kecantikan.Sampai sekarang ajaran eyang melekat di otak saya,dan membentuk mindset saya sedemikian rupa.

Ketika saya menikah,saya mulai belajar menghargai perbedaan,saya harus mampu mengharmonisasikan perbedaan yang ada antara saya dengan suami,keluarga saya dan keluarga suami saya.Saya belajar untuk iklas terhadap banyak hal,saya belajar menerima kekurangan orang lain,saya belajar menerima keadaan dan bersyukur atas apa yang dimiliki. Dan saya belajar mengenai arti sebuah kesucian, ketulusan serta perjuangan dalam mencintai dan dicintai…

Dan ketika saya menjadi seorang ibu, keadaan memaksa saya untuk menjadi manusia yang memiliki tanggungjawab lebih, tidak egosentris,dan menerapkan semua kebaikan yang diajar orang tua saya kepada saya. Dan yang pasti seiring dengan dewasanya anak saya,saya semakin ingin memberi yang terbaik,baik itu dari sisi materi maupun dari sisi pemberian contoh sikap prilaku…
Semakin umur saya bertambah saya merasa betapa Allah mengirimkan banyak hikmah tak terkira pada saya,baik pait dan bahagia yang Allah berikan pada saya,ternyata menyimpan sejuta makna dan hikmah.
Semakin hari saya menghargai segala macam hal yang ada pada diri saya,mulai dari suami,anak,orang tua dan mertua. Ditambah lagi di usia saya saat ini,saya sudah kehilangan dua orang yang saya sayangi , eyang saya dan mertua saya. Bagi saya ini adalah pelajaran berarti, saya ingin membahagiakan orang-orang yang saya cintai disaat saya dan mereka masih diperkenankan oleh Allah hidup di dunia…Saya ingin berupaya sebaik mungkin membuat mereka bangga dikala tubuh ini masih sehat untuk berprestasi,dikala pikiran ini masih sehat untuk memberikan kontribusi pemikiran tebaik. Saya ingin membuat sekeliling saya bahagia dan mensyukuri kehadiran saya di sisi mereka…
Dan doa saya kepada Allah adalah,jadikan usia saya sebagai sebuah barokah bagi orang banyak,jadikan kehadiran saya sebagai kebahagiaan bagi orang lain,jadikan diri saya manusia yang berguna bagi orang banyak,jadikan sisa umur saya bermanfaat,jadikan diri saya semakin hari semakin bijaksana,kaya akan kasih sayang,iklas,tulus dan positif thingking. Saya ingin hidup damai dan penuh syukur atas semua yang saya miliki.Dan saya ingin kehidupan saya senantiasa dalam bimbingan dan lindungan Allah…amiin amiiin…

saya dan bunga cantik kiriman Tori,trims Hon!

Dan sedikit cerita hari ini,saya dapet kejutan manis dari suami saya,karena saya dua hari lalu sempat ngambek dan mungkin karena sedang sakit ,saya mulai merajuk…saya sempat menyangsikan kasih sayang dia kepada saya,padahal…dia cukup sayang pada saya,cukup menghargai saya dan sangat menganggap saya sebagai sesuatu yang berarti .Tapi emang dasar saya perempuan yg suka merajuk,saya sempat-sempatnya menganggap dia gak begitu.Tau-tau pagi ini ada sebuket bunga mawar putih cantik di meja kerja saya dari suami saya, dengan kata kata sederhana yang tulus…”happy birthday,semoga mama semakin cantik,bijaksana dan sayang keluarga, I love you honey…”simple,khas suami saya yang gak bisa mengungkapkan perasaan lewat kata2..eheheh. But actually hari ini saya bahagia,meski apa sih sebenernya hari ulang tahun itu selain hari yang harusnya kita manfaatkan untuk mengintrospeksi diri??tapi saya seneng karena saya bertrimakasih atas semua yang ada di hidup saya,pait dan manis itu semua berarti bagi saya..trimakasih Allah…

Thursday, February 26, 2009

Cemburu...


Kalo denger kata cemburu,kok rasanya kayak mendengar sebuah lelucon yang patut ditujukan buat orang –orang yang berpikiran dangkal dan gak dewasa yah?Beberapa orang bilang cemburu adalah tanda cinta,entah lah..Tapi emang gak lucu juga kalo dalam sebuah kisah cinta cuma ada yang indah-indah aja, rasa cemburu harus jadi pelengkap,katanya kayak gitu…

Buat saya pribadi cemburu adalah konsekuensi dari sebuah kisah cinta,gak semua wanita membuat saya cemburu tapi ada hal-hal tertentu kadang mampu membuat pipi saya memerah dan hati saya mencelos,alias jealous.Jaman dulu kalo saya pacaran sama cowok,dan kalo ada cewek lain terang-terangan naksir ma pacar saya,saya malah merasa tertantang untuk show off kemesraan,tapi bukan cemburu,sama sekali gak merasa kecil hati,justru sebaliknya merasa luar biasa powerfull..dan saya merasa gak pernah ragu melempar cowok itu ke pelukan tu perempuan kalo emang dia mau,saya gak pusing pusing karenanya!Egosentris banget.

Tapi itu pada saat muda dulu,belom ada rasa kawatir akan kelanggengan hubungan,buat saya saat itu putus cinta bukan masalah,saya pernah kok pacaran cuma 15 hari sama seseorang padahal tu orang PDKT ke saya bulan-bulanan,tapi saya gak pernah ragu untuk bubarin hubungan,jauh lagi saya mo capek-capek mengalami cemburu,buat saya ketika udah gak nyaman,ya buang aja jauh-jauh toh lelaki gak cuma satu. Itu prinsip saya dahulu,ketika usia masih belia,belom kenal komitmen.

Tapi sekarang, jauh berbeda.Saya si Egosentris ini harus merasakan juga yang namanya jelous alias cemburu,emang sih saya berusaha menekan perasaan itu sedalam-dalamnya,ya mungkin karena saya punya sifat Egosentris tadi,jadi saya gak mau menunjukkan perasaan jelous saya yang sebenarnya,walo itu menyiksa sekali…

Entah lah,saya juga masih gak terima kalo saya sampe dilanda jelous seperti ini,jelas-jelas yang dulunya rajin jelous adalah Tori bukan saya. Gimana saya mo jelous,lha wong suami saya gak punya mantan pacar,beda sama saya yang punya ‘sejarah’ dengan beberapa orang. Dan bener aja kata pepatah bahwa roda kehidupan itu berputar, sekarang saya baru nyadarin,bahwa sejak saya menikah saya memang jelas lebih was was dengan lirikan perempuan lain kearah suami saya,sementara saya merasa gak ada satupun alasan suami saya untuk jelous pada saya,karena saya toh gak pernah berdekat-dekat sama lawan jenis kecuali temen-temen gank saya yang kesemuanya udah kayak sodara, dan faktanya kalo perempuan sudah berbuntut jelas gak pernah dapet lirikan dari pria di luar sana,ahahha..bukan bermaksud genit yah!Beda deh sama laki-laki,makin mapan mereka kelihatannya, maka makin berliur pula wanita-wanita diluar sana untuk memilikinya.

SI husband yang bikin saya saat ini merasa jealous abis!!!


Saya pernah sekali dapat semacam peringatan dari seorang teman,agar saya berhati-hati karena menurut dia makin hari suami saya makin ‘kinclong’,dan beberapa teman juga bilang Tori makin hari makin keliatan muda dan keren, saya awalnya gak aware, toh Tori gitu-gitu aja dimata saya,kulitnya ya gak juga memutih dan bening, bodynya gak juga tambah tinggi maupun kekar.Tapi entah mengapa ‘bisikan’ orang-orang itu makin lama makin seperti gurita yang membebat hati saya,dan sekarang saya disini, lagi dilanda cemburu tak beralasan. Saya gak tau Tori sadar apa enggak kalo saya lagi sebelllllll,merasa tersisih,merasa marah kalo dia keluar rumah dengan pakainan-pakaian terbaik miliknya dan merasa pengen mengikat dia dirumah!!!!!!

Entah lah saya ngomel sendiri dalam hati,marah-marah sendiri dan kesel sendiri,tapi kalo saya berfikir logis,saya cemburu pada apa sih atau sama siapa sih?saya sendiri gak tau jawabannya.

Apakah saya sekedar takut akibat ‘bisikan’ teman-teman saya itu???Saya gak tau!

Yang pasti saya lagi jelous saat ini,saya lagi merasa takut kehilangan dia,saya takut suami ganteng saya (boleh lah narsis dikit) direbut orang atau direnggut sesuatu,entah kerjaan ataupun kesibukan.Pokoknya saya jelous!!!Silahkan ketawa rame-rame mengetawain sifat kekanakan dan kedangkalan saya,tapi saya merasa gak ada yang salah dengan merasa takut kehilangan orang yang paling kita cintai.Saya cinta dia dengan segenap hati saya,dan kalo saya saat ini merasa takut kehilangan,mungkin karena sekarang udah fasenya sifat egosentris saya yang dulu harus berbalik arah. Sudah waktunya saya merasakan cinta yang sebenarnya,ada rindu dan cemburu,lengkap sudah saya merasakan getir manisnya mencintai…

Well…baru saya tau apa rasanya cemburu,dan sungguh menyiksa! I hate be jealous..but now I feel it!

Thursday, January 22, 2009

Diantara Karier Saya dan Tori..


Banyak orang bilang,”enak ya kalo suami istri satu jurusan”, jurusan yang dimaksud adalah background keilmuan. Saya setuju sama ungkapan itu,soalnya sedikit banyak kita bisa ‘nyambung’ saat membahas masalah karier,mengingat saya dan Tori sama-sama punya karier. Meskipun ya karier saya dan dia berbeda, saya lebih concern di dunai Human Resource sementara suami saya concern di dunia Praktisi Hukum. Gak jarang saya mengkonsultasikan permasalahan hukum perusahaan saya kepada beliau,lumayan lah itung-itung konsultasi gratis. Berbagai kenyamanan saya dapatkan dengan kesamaan bidang keilmuan ini,sulit saya jabarkan rasanya ketika saya punya problem dan secara professional dia ikut memberi solusi. Tapi emang dasar suami saya orangnya ceplok batok kalo bicara,makanya dia cenderung mudah mengkritik saya dan kebijakan yang saya create di kantor,ini salah satunya sisi gak enaknya dengan memiliki pasangan yang mengerti seluk beluk karier kita,dengan entengnya dia akan mengkritik.Saya jadi selalu tertantang untuk perform dan perfect sama hasil kerja saya,alasannya agar si Mister ini gak mengkritik saya terlalu pedas,ahahhahaa…Ternyata hal sama pun dia rasakan,saya cenderung bersikap kritis terhadap beberapa kasus hukum yang dia tangani,kadang dari itu semua kami jadi saling adu argument. Walo akhirnya sih damai-damai aja,tapi watak kami sesama sarjana hukum itu gak mudah membuat kami mundur dari pendapat kami masing-masing,kami adu teori-teori hukum dan argument common sense lainnya. Duh,mungkin supir saya pusing kali ya mendengar kami sering berdebat di mobil.Adik saya pun kerap tutup kuping kalo saya dan Tori udah saling ‘beradu’ argument seperti itu. Dan memang kebanyakan kalo kasusnya mengenai perburuhan dan keperdataan saya lebih cepat memenangkan perdebatan,tapi kalo soal Tata Negara dan politik,saya mudah ciut dan nyerah, dan Tori adalah juaranya…
Tapi itulah seninya kami bersama,saling mengisi,saling mengkoreksi dan saling mengasah kemampuan mempertahankan opini.Dia terasa sempurna bagi saya,terasa seperti sparing partner yang hebat dan mentor yang bijaksana,walo kadang nyebelin karena dia kalo ngomong gak pake tedeng aling-aling,karakter pengacara mungkin ngotot kaya gitu semua kali yaaaa…
Mungkin untuk satu hal inilah saya bisa berkomentar bahwa karier kadang bukan penghalang bagi pasangan suami dan istri untuk makin memper-erat hubungan.
Setidaknya diantara kami, karier ternyata tidak menganggu sama sekali,saya merasa tambah ‘cerdas’ dengan menjadikannya ‘partner’ saya. Saya bisa maklum dengan ritme hidup dia yang jadi begitu cepat dan padat disaat sedang tersita menangani kasus, dan dia pun kerap meluangkan waktu untuk banyak mendampingi saya saat saya stress dengan permasalahan kantor dan dateline kerja.Diskusi bersama adalah pengantar tidur yang sempurna disaat-saat genting bagi pekerjaan kami. Kami berusaha untuk memberi advice terbaik bagi masing-masing masalah,ini jauh dari kesan sweet dan romantic,but inilah given dari Allah yang membuat kami enjoy menjalani rumah tangga ini…

Wednesday, November 26, 2008

Jodoh Kali yeee??

Ini crita yg udah agak lama sebenernya,tapi sayang kalo ga diposting,abisnya lucu sih…

Masih inget gak,tempo hari gw sempet operasi cabut kuku akibat kurang hati-hatinya gw. Akibatnya jari kaki gw dibebet-bebet perban tuh untuk waktu yang relative cukup lama.

Selang beberapa hari dari kejadian gw operasi, tiba-tiba Tori mengalami kecelakaan kecil lagi (lagi??please deh stl kejadian kejepit pintu mobil itu),kali ini ada kaitannya juga ma mobil. Jadi Sabtu pagi dia nyuci mobil (tumben,biasanya juga pak Yadi), tiba-tiba ketika sedang asyik menyikat rongga-rongga di dekat plat mobil,tangannya tergores sesuatu,gw sih curiga tergores plat mobil.










Gw pikir luka kecil biasa,tapi darahnya gak berenti-berenti,alamaaaak…ngeri deh liatnya. Trus pas kita liat ternyata robeknya dalem juga. Waah ngeri deh..ini mah kudu dijait ma dokter…

Well…finally Tori juga harus senasib ma gw,jari jempolnya yang robek itu harus diperban-perban juga.

Pas besoknya kami menghadiri acara BBQ party disalah satu rumah sahabat kami,mereka semua spontan ketawa ngakak,melihat jari gw dan jari Tori sama-sama dibebet perban. “Idiih sama-sama di perban,biar dibilang jodoh tuuuh lu berdua??”, gitu deh ledekan mereka. Dasar tu orang-orang malah ngeledekin aja, emang nye kite sengaja sama-sama diperban? ehehhehe…

Secara ya, gw ma Tori sama-sama kurang hati-hati jadi kebetulan aja lukanya barengan, ini yang namanya Jodoh kali ye??ampuuun deh……………….

Thursday, October 16, 2008

Di Suatu Pagi,Papa Kejepit Pintu Mobil

Pagi yang tenang…mama sedang konsentrasi memakai jilbab sebelum berangkat ke kantor,sementara Calulla baru bangun tidur dan masih lengkap dengan piyama dan sandal tidur,asyik menikmati tayangan film kartun pagi.Kemana Papa?Seperti biasa Papa kalo udah mandi duluan dan udah rapi,pasti baca Koran lalu meriksa tasnya apakah udah dimasukkin ke mobil sama Nancy atau belom,sementara pagi itu seperti biasa juga Pak Yadi lagi membersihkan garasi setelah mencuci mobil.

Selintas hari itu biasa saja,tenang dan ayem…Serasi dengan warna awan yang kebiruan dan warna daun yang hijau cerah. Tiba-tiba terdengar teriakan papa, “aaaaaaaawwwwwwwwww!!!”.Si mama denger teriakan itu santai-santai aja,karena Calulla dan Papa kalo becanda suka main fisik,maka mama pikir teriakan itu sumbernya dari aksi becanda ‘kelewatan ‘ala anak dan bapak.



Berselang beberapa menit,mama keluar kamar dengan rapi, mendapati papa terduduk tak berdaya di sofa ruang keluarga,dan Calulla curious memegang tangan papa.Whats Up?

Ternyata tangan papa abis kejepit pintu mobil,pas memasukkan majalah ke mobil.Mama jadi rada guilty karena gak cepat tanggap dan mengaap teriakan itu adalah candaan papa dan Calulla.

Ternyata kejepitnya serius sakit banget,si papa ampe lemes,pangkal jempolnya memar membiru.Papa tambah be te pas melihat gw,Nancy dan Oliph nahan geli,kok bisa jempol papa kejepit seh?gak elit banget…

Papa ngambek cembetut,kesel sekaligus kesakitan,ehehehehe…sorry pa…

Thursday, September 18, 2008

Ultah Papa Tori Ke 32



Dear Papa Tori..,
For hearing our thoughts,
understanding our dreams and being our best friend,
for filling our life with joy,
loving us with joy
and loving us without end...Thanks!

Happy Birthday Our Beloved Papa Tori..

(18 Septembar 2008)

Today ultahnya my beloved husband ke 32 tahun,bukan usia yang muda lagi,tapi juga belom bisa dibilang tua untuk tetap berkarya dan berkarier,masih jauh lah perjalanannya...Masih banyak agenda hidup yang harus dijalankan,masih banyak utang kita ke ibu pertiwi untuk membesarkan bangsa dan masih banyak tugas buat membangun masyarakat.Untuk itu kami semua berdoa agar Tori terus diberikan kesehatan,keselamatan dan semoga tetap terjaga ideologi dan hati nuraninya untuk terus melakukan 'amanah' hidup yang Allah titipkan di pundaknya,amin...

Friday, June 6, 2008

Our 4th Wedding Anniversary...


Today adalah hari spesial buat gw dan Tori, 4 tahun lalu kami mengikat janji untuk terus bersama menjalani hidup.Thanks to Allah sampai hari ini kami masih bersama,masih saling mencintai bahkan semakin mencintai.Makin kesini kami semakin merasa bersyukur pada Allah atas rasa cinta ini, rasa cinta yang telah diberikan di hati kami.Kami semakin merasa bersyukur karena kami saling memiliki.Memilikinya bagaikan memperoleh anugrah bagi hidup gw.Ini adalah true love buat kami berdua..

Kami bukan orang-orang yang sempurna, karena memang tak ada manusia sempurna di bumi ini, tapi kami mencoba membangun sebua cinta yang sempurna.

Terimakasih ya Allah atas rasa cinta ini,semoga tetap terjaga dan tumbuh subur di hati kami,amien...

(Ewoy&Tori,6 June 2008)

Monday, June 2, 2008

Konser Intimate Glen Friedly..




















Wew...Glen bikin concert?Nonton dounks,kudunya malah...Kali ini emang gak bisa enggak untuk gak berangkat nonton.Pas tau ada acara ini, gw langsung tanya Tori,mau nonton apa enggak.Dia langsung bilang, ayo deh...
Finally beli 2 ticket di Detik, untuk gw dan si dia,ya itung-itung kami berdua kan mau merayakan 4th anniversary ya tgl 6 Juni mendatang, jadi kayaknya concert Glen ini pas banget.

Lagu-lagu Glen yang 5 tahun lalu meledak di pasaran emang menjadi lagu favorit gw dan Tori.Sampe-sampe pas resepsi pernikahan gw, wedding singernya membawakan salah satu lagu Glen yang berjudul January...No wonder ya kalo Glen tuh berkesan banget buat gw dan Tori.











Ini dia,Pak Produser yang paling sibuk malam itu,Jefrey Woworuntu!!!!

Konser yang bertemakan Intimate With Glen ini diselenggarakan di Balai Sidang JCC kemarin malam (1 Juni 2008) jam 19.30, dengan Ruth Sahanaya Production selaku penyelenggara.

Seperti biasa ya,orang Indonesia yang terkenal dengan budaya 'ngaret', acara ini pun juga demikian, ngaret 1 jam bo! Yang mestinya mulai jam 19.30 ngaret jadi jam 20.30, untung banget sebelum sampe JCC gw solat magrib dulu di Sari Kuring SCBD sekalian makan malem sama Tori,kalo enggak sempet makan malem kebayang gak sih gimana kelaperannya kami berdua. Secara ya kami berdua dateng on time gitu di JCC.
Keberuntungan menghapiri kami,kami dapet duduk di tempat yang berhadapan dengan panggung,posisi di tribune tengah, view yang tersaji bener-bener pas,enggak kehalang apapun, aksi panggung Glen bener-bener keliatan jelas.

Ketika Glen CS dah naik ke panggung,lampu segera dimatikan oleh panitia, Glen melantunkan beberapa lagu,tapi penonton masih pada rusuh aja,soalnya tirai yang menyelubungi panggung belom kebuka juga,padahal Glen udah selesai menyanyikan 1 lagu.Penasaran dounk?jangan2 tirainya gak bisa dibuka, tapi emang Glen selalu bikin kejutan ya,pas mulai menyanyikan lagu kedua,dimana para penonton akhirnya memusatkan perhatiannya ke Layar LCD raksasa,tiba-tiba tirai yang menyelubungi panggung terbuka, kontan penonton berteriak histeris...Disitulah dimulai aksi panggung Glen yang luar biasa...












Dewi Persik dengan 'kehebohannya'

Sama halnya dengan concert-concert lainnya, Glen juga mengundang beberapa bintang tamu untuk menyanyi bersama.Bintang tamu pertama adalah Dewi Persik, huaaaaa???Dewi Persik?please deh...Mereka menyanyikan satu lagu baru yang bernuansa padang pasir gitu deh. Jangan panggil Dewi Persik deh kalo gak bisa menciptakan suasana 'panas',ehehehehe...Dari mulai teriakan seru,appreciate sampe melecehkan pun dapat kita dengar dari mulut penonton,tapi itulah tanggapan orang tentang Dewi Persik,penuh sensasi.

Oh iya,concert ini cukup unik, karena disampaikan dengan mengkombinasikan sebuah cerita yang tersaji dalam sebuah narasi dan film bergerak.Ada pemerannya juga bow, Garry Iskak.Mirip film lah...bedanya critanya disampaikan secara naratif oleh Glen, dan ada chapter-chapternya, dari chapter satu ke yang lain akan dimainkan tembang yang berkaitan dengan adegan, asik deh...









Here this, Pria paling keren malam itu, Andi Rianto...

Glen emang sangat menyihir ya, semua mata terpaku pada performa dia,sampe-sampe banyak orang gak sadar ketika Andy Rianto, siapa??????Andi Rianto??please deh ini dia orang yang selalu bikin gw kagum,eheheh.Back to Andi Rianto nih, dengan apik pria satu ini berkolaborasi dengan Glen, dan jujur aja, gw cuma bisa bilang :DASYATTTTTTTTTT...

Seperti yang gw bilang kalo Glen itu mampu menyihir penonton, kali ini penonton diberi kejutan berikutnya, ketika semua mata menatap ke depan, ke panggung yang dibanjiri oleh aksi Glen, tiba-tiba Glen terdiam dan menunjuk ke depan (ke arah tribune tengah atas).Semua penonton masih bingung,ngapain sih dia nunjuk-nunjuk?apa maksudnya dia nunjuk Dewi Sandra yang emang duduk di tribune tengah? Tapi tau-tau Glen berteriak "TOMPI!!!!", sontak semua orang kaget, dan emang mengagetkan tau-tau si Tompi udah naik meja berdiri di tribune tengah dan cuma beberapa meter dari gw. Lalu mereka bernyanyi bersama, Tompi di tribune tengah sementara Glen di panggung, wekekkekekkk..mantaf...
Tapi sayang Tompi cuma nyanyi 1 lagu,kurang lahhhhh..












Panji with RRP---Tompi

Concert terus berlangsung sampe si Glen ganti baju serba putih, dan narasi film terus berlangsung sampai selesai.Setelah Narasi film usai, ada petikan video wawancara Glen gadungan,kali ini yang didaulat memerankan Glen gadungan adalah Gugum Project pop yang sejak dulu mang sering meranin jadi Glen Palsu,lucu deh..plesetan banget gayanya.

After that, penonton disuguhkan lagi oleh beberapa lagu andelan, kemudian muncullah RRP,Rame-Rame People, dengan dimotori Panji Hard Rock,mereka mendendangkan lagu tentang kemanusiaan.Cukup seru dan menarik lah...












Iwa K--Dewi Sandra n friends (Nia Dinata,Shanty dll)

Dan tibalah pada pemandangan yang gw nantikan, duet Glen dan Iwa K, huaaaaaaaaa...makin seru aja,mereka membawakan lagu "Malam Ini Indah",lagu yang mengandung banyak kenangan buat gw di kala muda dulu,ceileeeeee...Lagi-lagi rada kecewa karena Iwa K cuma membawakan 1 lagu, tapi yo weis lah gpp..lagunya dasyat inihh.
Makin dipenghujung concert, Glen makin membuat penonton bergoyang dengan menyuguhkan lagu-lagu andelannya, no wonder makin malem gw dan Tori makin sing a load,ehehehehe..

Sampe di penghujung acara, Glen mengucapkan bait-bait kata trimakasih buat orang-orang terdekatnya, tapi yang anehnya *gossidotcomnihgw*, Dewi Sandra sama sekali enggak disebut namanya,padahal di penghujung concert, Glen pake mengajak anjing kesayangannya ikut naik ke panggung,tapi nama istri sama sekali enggak di sebut,jangan2 bener kata berita infotainment, kalo mereka lagi ada 'masalah',well...who knows??lagi mo tau aje sih gw???ehehehhe...

Baru sekali ini gw melihat Dewi Sandra dengan jelas,well..no wonder Gusnaldi dan kosmetik PAC memakai beliau sebagai icon, secara orang satu ini cantik abis, mukanya juga barbie looks banget deh. Ih kok jadi ngebahas Dewi Sandra seh?dasar emak-emak gak jauh dari komentarin orang,ehehehehe...








Glen with anjing kesayangan,Istri tersayang kok gak diajak ke panggung boss??
Acara concert selesai jam 11 lewat, Semua orang merasa puas kayaknya ya.Gw pribadi sih puas, Glen mampu menyuguhkan aksi panggung yang dasyat.Gak rugi lah ngeluarin kocek besar sekalipun untuk menyaksikan performa langsungnya. Bravo untuk Glen!!
Ketika keluar dari dalam gedung,wartawan infotainment pada rame berjejer diluar,mencari mangsa untuk digosipin, gak termasuk gw dan Tori dounks, secara kita pan rakyat jelata, wakakkakk...See you on next hot event ya!!!!!!!!!

Monday, May 5, 2008

Dear Papa, I Love You...






Calulla udah 3 tahun lebih,mungkin ini indikasi bahwa anakku butuh teman.tiap hari dia main sama elang sahabat karibnya, kalo Elang enggak datang maka dia yang manggil-manggilin Elang.Bakan gerakan mogok ngaji yang sempat dilakukan Lulla sekarang udah jalan lagi karena Elang juga ikut ngaji di Mushola, jadinya Lulla tertarik ikutan ngaji lagi.
Pokoknya sekarang Lulla kliatan banget butuh teman, kadang dia suka nelpon gw ke kantor untuk Tanya-tanya “mama lagi apa?,”kapan pulang?”, pokoknya gitu deh…kadang sedih juga kalo dia minta gw pulang cepet sementara gw ada kerjaan malemnya, sedih juga kalo harus memberitahu dia kondisi gw enggak bisa pulang on time, dan parahnya lagi paling sedih kalo dia bangun tidur gw udah berangkat dan gw pulang kerja dia dah tidur…duh kesian banget.Padahal gw sendiri tau bahwa kebutuhan anak gw akan seorang teman lagi besar-besarnya.











Alhamdulillah kondisi itu dimengerti oleh Papa Tori, selama ini Papa yang juga sama aja sibuknya, mulai ngajak mama berbagi tugas.Jadi kalo pagi, mama kan berangkat duluan jam setengah tujuh, tapi mama paling malem sampe rumah jam 9, sementara papa Tori berangkat kerja jam 9 dan pulang kerumah biasanya jam 11-an.Jadi kalo pagi mama kerja, papa yang nemenin Lulla main,mandi dan sarapan, trus kalo malem mama mengusahakan pulang dibawah jam 9 supaya bisa nemenin Lulla baca buku,sikat gigi dan mendongeng sebelum tidur. Pola ini berlangsung beberapa bulan, dan kayaknya Lulla cukup enjoy sama kondisi seperti ini. Hal ini sesuai dengan program pembentukan pola interaksi kami di rumah, kami yang sejak awal memiliki cita-cita untuk menciptakan hubungan yang hangat di rumah, menciptakan suasana agar tiap anak merasa begitu dekatnya dengan kedua orang tuanya, gak kayak jaman dulu dimana hanya ibu dan anak saja yang dekat, sementara seorang ayah digambarkan menjadi sesosok laki-laki galak yang otoriter. Yang pasti juga jadi ada hikmahnya, anak gw bisa juga deket sama bokapnya, yang dulunya bokapnya menyerahkan masalah pengurusan anak ke gw 100%, sekarang dia mau enggak mau ambil bagian.Jadi Lulla bisa deket sama kami berdua, gak cuma melulu sama mamanya.










Dan mungkin inilah efeknya ya sodara-sodara,dulunya Lulla kalo ditanya “sayang papa apa mama” pasti jawabnya sayang mama, selalu begitu.Tapi belakangan ini tiap ditanya gitu jawabnya “Tayang mama papa”. Dan gak jarang gw liat dia membisikkan ke papa-nya “Pa, I love you…”.
Kebayang betapa senengnya gw melihat si Papa sama Lulla bisa semakin deket, mengingat bapak-bapak jaman sekarang kan selalu sibuk, kadang mereka terjebak dalam kesibukan rutin sehingga jatah kasih sayang untuk anak pun didominasi oleh sang Ibu.Emang enggak mudah memaksa ayah bisa jadi sahabat bagi anaknya,tapi kejadian ini membuat semua berjalan lancar.Cita-cita kami untuk membangun persahabatan antara ayah dan anak insyallah bisa direalisasikan.Kapan-kapan kalo main ke rumah gw, temen-temen bisa lihat sendiri gimana dekatnya si Papa dengan Lulla, dari mulai main apa aja sampe baca buku pun bisa dilakonin berdua. Jadi inget seorang teman lama yang kebetulan senior gw dikampus yang juga sama-sama junior Tori datang ke rumah, dia kaget liat Tori bisa main lompat-lompatan sama Lulla segokil itu,padahal image seorang Tori yang terbangun di benak teman gw itu adalah orang yang serius dan gak suka bercanda.ehhehehe…pas liat keseharian di rumah,baru deh tau kalo Papa Tori itu bisa childish dan humoris juga..

Monday, April 14, 2008

Sulitnya Mencoba Belajar Lagi......

Makin tua otak orang makin tumpul kali yah?hehehehe…bukan ngelesh atau apa, tapi yang pasti gw sendiri merasakan betapa sulitnya menangkap pelajaran disaat bukan lagi usia sekolah.
Gw suka bener gangguin Tori kalo dia udah berkutat sama buku-buku teori hukumnya, gw sering jahil ngeledekin dia bahwa waktu kuliah hukum dia jarang masuk kuliah, soalnya ketika berurusan ma teori-teori hukum lagi, dia kembali ruwet .Nah…nah…nah..sekarang giliran gw kena batunya, critanya belakangan ini gw kembali membongkar koleksi buku gw, gw kembali mempelajari Hukum Dagang, Hukum Perdata dan Hukum Pertanahan, buku hukum dasar yang setebel-tebel timpukan anjing itu mulai menghiasi sudut meja kerja gw.Dan di waktu senggang baik di kantor maupun di mobil gw selalu membaca salah satu dari ketiganya, tapi sayang disayang ya sodara-sodara sekalian….gw kok kayak baru belajar hukum ya?susah banget nyangkutinnya di kepala gw.
Apakah ini tanda-tanda gw mulai tua?atau tanda-tanda otak gw menciut dan tumpul?or ini tanda bahwa otak gw mulai mengeras bagai fosil?oh no!!!!!!!!!!!!!!!!!
Fhuiiiiiiiiiiiiiiiiiiiih…ternyata belajar di umur segini enggak semudah jaman dulu kala masih kuliah ya.Gak heran Tori sampe harus menautkan kedua alisnya kalo udah belajar, ternyata sungguh enggak mudah ya kembali belajar….

Friday, January 25, 2008

Say No To Sambel!!! (Can I???)

Beberapa hari lalu, tiap malam gw selalu merasa sakit perut,tepatnya disebelah kiri atas.Rasanya perut gw seperti diremas-remas,sakittt banget.Kadang kalo malam enggak terasa sakit gw merasa lega,tapi rasa lega itu hanya bertahan sampai tengah malam,karena tengah malam mulailah si perut bereaksi,sakiiit banget.
Sampe akhirnya gw sempat dibawa ke UGD RS Bunda Depok, sebenernya gw sih merasa… yah sakit perut biasa (sok teu deh, ngaku aje takut ma dokter!), tapi karena gw merintih terus,Tori kesel juga,gak sabar untuk bawa ke RS aja.Sampe RS, dokter bilang kalo sakit itu berasal dari maag kronis gw,maka mulailah timbul banyak rambu,gak boleh telat makan,gak boleh makan pedas,gak boleh makan asem-asem dll.Dan ternyata dokter menemukan penyakit lainnya karena gw saat itu demam dan katanya kaki gw membiru,pas dilihat lagi ternyata Hb gw rendah banget.Kudu dirujuk ke Internis untuk mengecek ulang ginjal dan sel darah,duh males pisan ya………………..Mana kudu negak beberapa obat sehari 3 kali pula!

Sampe rumah gw masih aja diomelin sama Tori soal makanan, dari omel-omelan yang menyebalkan itu terciptalah sebuah ide ‘brilian’ suami gw,yang isinya :DILARANG ADANYA KONSUMSI SAMBEL DI TIAP SESI MAKAN EWOY!,segala bentuk sambel pokoknya,mo sambel terasi kek,sambel nanas,sambel mangga,sambel gandaria or sambel goreng sekalipun, TIDAK BOLEH!


Ya ampun..nikmatnya sambel-sambel inih..

Maka sejak hari itu Jannah dan Iroh dilarang menyediakan sambel di meja makan.
Ya ampuuuun…derita apa yang yang lebih parah selain gak boleh makan sambel sih?mana ada rasa makan kalo enggak ada sambel sih?ni orang kejem amat!!!
Berhari-hari mulihin kondisi fisik dengan makanan ‘hambar’ alias tanpa rasa sambel, dan akhirnya tiap makan gw gak berselera,cuma bisa ngabisin nasi dikiiit banget.Gw yakin berat badan gw susut dah!Gimana mo cepet sehat coba?
Teori gw sih mengatakan bahwa tanpa makan enak kondisi tubuh lama pulihnya,malah mudah terkena penyakit lain,iya gak?



Dan ternyata teori gw terbukti benar,beberapa hari setelah pelarangan itu keluar gw kena radang tenggorokan dan flu,nah lo!Tori ngomel-ngomel lagi,katanya gw enggak jaga makan,nah lo apa lagi yang dijaga,segala benda pedes dan asem dah gak ada di rumah,sampe buah pun cuma disediain pisang aja di kulkas.Berati bukan "makanan" Pak penyebabnye!!,virus kaleeee…
Dan gw paparkan teori pemulihan kesehatan ala gw,dan gw malah didijitak, “teori lu gak ilmiah”,katanya gitu…
Whuaaaaaaaaaaaah…gw kesel sendiri,finally…setelah kemarin dr THT berhasil mengoles tenggorokan dengan anti biotic,gw merasa better,dan siang ini Jannah gw perintahkan membuat sambel yang paling uenak!gw makan lahap juga akhirnya…Soal penyakit maag itu kumat lagi atau enggak, gw pikirin ntar deh,yang penting gw enak makan!hehehehheehee…
Hidup sambel!
Ternyata gw gak bisa hidup tanpa sambel ya sodara-sodara.........Dasar orang 'ndeso!!!

Monday, January 14, 2008

Kembali Mengejar Matahari, Ku Kembali Ke Meja Kerja


Dari judule dah mention sesuatu yang jelas bangedh ya,yup…gw kembali bekerja.
Gw adalah seseorang yang secara jujur gw akui sebagai gw orang yang sulit untuk berdiam diri.
Offering dari Tori untuk gw berkarya dirumah sebenarnya sudah sering kali dilontarkan, gw bahkan sempat mencoba beberapa bulan lalu. Tori sudah begitu memfasilitasi akan kebutuhan-kebutuhan yang ia harapkan mampu membuat gw ‘stay’ di rumah tanpa rasa bosan,mulai dari membelikan semua peralatan yang mendukung hobby masak dan hobby handcraft, memfasilitasi pemberian dana-dana untuk mengikuti workshop ini dan itu, sampai penyediaan budget ekstra buat koleksi buku gw,but gw still feel empty.
Gw ingin mengejar sesuatu yang gw sebut ‘matahari’ bagi jiwa gw, sesuatu yang rasanya cukup untuk membakar energy dalam diri gw, yah apalagi kalo bukan bekerja dan mengeluarkan isi di kepala gw?
Setelah berdiskusi panjang dengan Tori maka dicapai ksepakatan tentang target-target pencapaian dalam hidup kami, termasuk target kapan harus memberi adik untuk Lulla,kapan gw meneruskan sekolah dan target-target lainnya, dan kesimpulan dari penyusunan matrix taget itu maka kami melihat gw punya celah waktu untuk berkarier. Alhasil… gw diberi izin untuk kembali bekerja, meski itu semua harus melalui sortir-an ketat dari beliau, kira-kira tawaran mana yang masuk akal untuk gw terima dan mana yang harus gw tolak.
Beberapa kali gw diundang untuk interview dibeberapa perusahaan,dan banyak yang direject ma Tori dengan berbagai alasan seperti terlalu banyak jadwal travelling lah,waktu kerja yang menuntut lah,kualitas perusahaan lah,apalah macem-macem deh.

Dan di penghujung 2007 kemarin,ada seseorang yang pernah gw temui dahulu menawarkan sebuah posisi yang cukup sesuai dengan apa yang gw cari dan sesuai dengan pengalaman gw,maka gw pun menyanggupi untuk bertemu pada pertemuan berikutnya yang udah disepakati. Setiap pertemuan membuahkan informasi tentang apa yang akan gw kerjakan kelak,gimana sama waktu kerjanya dan seberapa besar kemungkinan gw travelling jika memegang jabatan tersebut.

Setelah beberapa kali bertemu maka gw terimalah ‘pinangan’ itu, tentunya seijin Tori ya,artinya perusahaan itu lolos 'seleksi' dimata suami gw. Namun jangan seneng dulu ya, sampe detik ini ijin belum keluar dari Calulla,duh kumaha iyeu..

Sebenernya sikap kehati-hatian Tori ini masuk akal,dulu kami pernah 'salah' dalam hal ini,dimana gw pernah tenggelam dalam tanggungjawab kantor dan efeknya kurang baik bagi kesinambungan profesi utama gw sebagai Ibu dan Istri.Mengingat jadwal Tori yang kian hari kian padat dimana dia tak lagi bisa banyak diandalkan untuk berbagi dalam 'mengurus' rumah tangga,maka gw harus ekstra hati-hati juga dalam memilih pekerjaan-pekerjaan yang sifatnya 'aman' bagi kesinambungan tugas utama gw.Maka pilihan jatuh di perusahaan ini,mudah-mudahan berkah ya...

Tanggal 11 Januari kemaren (duh jadi inget lagunya Gigi yah..) gw udah menghadiri acara annual meeting perusahaan tersebut di Bidakara, gw berharap gw bisa menjalankan segala amanah yang diserahkan ke gw ini.
Dan gw berharap gerakan ‘Kembali Mengejar Matahari’ gw kali ini tidak mengganggu kesinambungan profesi utama gw sebagai Ibu dan Istri yang solehah.
Doakan ya…

Tuesday, December 11, 2007

Kunjungan Singkat Ke Lampung


Weekend sama skali enggak istirahat, itulah yang terjadi dengan weekend gw yang kemaren.Gw sekeluarga ke Lampung mendadak, karena pas hari Jumat pagi lalu, saat kami berniat kluar untuk ktemuan makan siang bareng di Citos, Datuk-nya Lulla (kakeknya Lulla a.k.a Bokap gw) telpon dari Lampung, mengabarkan kalo Opa Syam (kakak-nya si Datuk) meninggal dunia baru beberapa menit lalu.Lalu kami ber empat (Tori,Gw,Lulla dan Epit) membatalkan acara makan siang bareng itu, dan kami langsung sibuk telpon-telpon sodara-sodara lainnya mengabarkan kabar duka itu.Dan kami memutuskan hari itu kami harus berangkat ke Lampung, tapi bingung juga, karena besoknya Tori ada urusan yang gak bisa ditinggal, maka gw pun ngajak Aa’ untuk berangkat bareng ke Lampung untuk memberi penghormatan terakhir kepada Almarhum. Maka tercapailah kesepakatan bahwa kami akan berangkat jam 5 sore, setelah berkemas singkat dan heboh akhirnya kami bisa meloloskan si Aa dari kantor dan langsung berangkat ke Lampung, sementara papa Tori manyun ditinggalin, tapi jangan panggil papa Tori deh kalo enggak berhasil ngekorin mama, papa beli tiket keberangkatan ke Lampung untuk penerbangan terakhir di hari Sabtu-nya, duh..niat amat ni orang, padahal Minggu paginya kami dah balik ke Jakarta tapi tetep aja dia ogah nginep semalem lagi di rumah hanya ditemanin sama pak Anto.Heran emang nih sama papa karena sejak nikah gw enggak pernah bisa ninggalin dia di rumah, pasti ikuuuuuuuuuuut mulu, sebel…


Lulla yang selalu bisa menikmati perjalanan di Kapal...

Sampe Lampung jam setengah 12 malem, Lulla udah bobo, langsung deh kita anterin Lulla ke rumah Eyang, sementara gw,Aa dan Epit pergi lagi ke rumah duka untuk melayat Opa, Opa meninggal dengan begitu tenang dan damai, layaknya orang tidur, karena si Opa emang meninggal setelah dia sarapan sambil nonton tivi,lalu rebahan di karpet dan disitulah Opa menghembuskan nafas terakhir seperti orang yang hendak tidur, selamat jalan Opa Syam…
Acara pemakaman dilangsungkan pada keesokan harinya jam 9 pagi, Opa dimakamkan di berdekatan dengan Datuk Mochtar (kakak Lelakinya Datuk),Nenek Buyutnya Lulla dan Datuk Ruri (Kakak lelakinya Datuk ).

Sepupu-sepupu mama kecuali yang pashmina Biru,itu adik mama

Seperti biasanya kalo ada acara kematian seperti ini pasti sodara-sodara pada kumpul, gw pun bisa sekalian ketemu dengan sepupu-sepupu yang jarang banget bisa ketemu.Kami sempat makan siang bersama, duh ini si Mama Ewoy kok malah wisata kuliner ujung-ujungnya yah…Tapi gak mutlak ide gw nih,karena sepupu gw,Atu Eva yang ngajak,secara gw juga belom pernah nyobain tempat makan itu,maka gw pun mau,hehehehhe...ngelesh dot com neh.

Pindang Ikan Bik Cik
Sambal Mangga dan Lalap Kepu

Akhirnya gw pun menemukan another version of Pindang Ikan, kali ini sama enaknya sama Pindang Ikan Mak War yang sering gw kunjungin kalo gw ke Lampung.Soal harga gak usah kawatir dijamin murah!Satu lagi yang oke dari Pindang Ikan Bik Cik ini, sambel mangganya muanteb banget, bikin acara makan makin seru karena keringetan,hahhaahaaha..Mmmm…waktu makan di sana disajikan sepiring lalapan juga, dan gw bener-bener suka sama lalapan yang berbentuk seperti jahe yang dikupas,dan saat dimakan rasanya asem mirip-mirip mangga mengkel,kalo orang disana menyebutnya Kepu,entahlah kalo di daerah lain,yang pasti menambah selera makan deh.Kami siang itu mengunjungi Warung Pindang Bik Cik di depan hotel Sheraton Lampung, kalo ditilik dari segi tempat,duh enggak banget deh, tempatnya bener-bener biasa.Tapi pas pindang Ikannya tersaji di meja, rasanya lidah udah kerepotan membendung liur yang mo nyeces,hehhehehe…


Soto Sulung

Sate Ayam bumbu kecap...

Malamnya kami kembali ke rumah Opa untuk menghadiri acara doa bersama,sebelumnya Mama dan Lulla jemput Papa Tori di Bandara.
Karena seharian sibuk,Eyang dan Crew di rumahnya enggak sempat masak,maka malamnya kami makan di salah satu warung sate kesukaan Papa Tori,Warung Sate&Soto TK Pertiwi.Sate yang dijual sih standar lah,mirip-mirip sate Sabang, tapi Soto Sulungnya enak deh…kuahnya kentel dan berasa.Warung sate ini buka sampe tengah malem, ini adalah jajanan alternative kalo mendadak laper di tengah malam.Lokasi warung sate ini persis di sebelah Stadion Pahoman Lampung.

Tanaman hias,si Pakis Monyet

Lulla dan si Pakis Monyet

Besoknya,Minggu Pagi,kami siap-siap kembali pulang, dan seperti biasanya,Papa Tori ngomelin mama,karena mama lagi-lagi beli pohon,sempet-sempetnya deh gw,Cuma 2 malem di Lampung masih aja memburu tanaman.Kali ini tanaman yang berhasil mama gotong ke rumah adalah Tanaman Pakis Monyet,tanaman langka yang lagi In.Pohonnya lucu banget karena berbulu coklat persis seperti bulu monyet,Lulla aja gemes banget sama pohon ini.Mama beli 2 pohon,satu untuk mama dan satunya untuk Eyang To (father in law gw) yang kebetulan juga sama kayak mama,penggemar tanaman hias.
Papa mulai manggut-manggut,dan menuduh mama punya kebiasaan baru yaitu :”berburu tanaman di Lampung”,hehhehehe…

Monday, October 29, 2007

Oleh-Oleh Dari Lampung

Gak lengkap kalo berkunjung ke suatu daerah dan gak beli buah tangan, iya kan?
Kalo ke Lampung, pastinya gak akan pernah lupa bawa oleh-oleh Empek-empek, dan kayak yang gw certain sebelumnya gw beli oleh-oleh epek-empek di tempat langganan gw di Empek-Empek 56 dan Empek-empek 123.Naah selain itu gw pun membeli camilan khas lampung untuk dikasih ke para sahabat di Jakarta, untuk beli oleh-oleh itu gw biasanya beli di Toko Oleh-oleh Manisan Lampung dan Toko Oleh-Oleh Manisan Lampung Yen-Yen yang terletak di Jl. Ikan Kakap Teluk Betung.Daerah Teluk Betung ini adalah daerah kota tua di bandar Lampung yang terkenal sebagai daerah pecinaan.Udah menjadi sebuah trade mark dimana ada kampung cina disitulah makanan enak berada, soalnya orang Cina emang paling piawai dalam mengolah makanan, bener gak sih?Dan itu benar-benar terjadi di Lampung, hampir semua industri empek-empek dan Mie Ayam enak dilakoni oleh orang Cina.
Tori lagi pilih-pilih oleh-oleh di Toko Manisan Lampung

Back to toko Manisan Lampung nih ya, toko ini udah belasan tahun jadi tempat langganan papa, papa dulu suka beli buah tangan untuk tamu-tamu kantor di toko ini, maka-nya si Encik pemilik toko udah akrab bin ikrib sama papa yang kebetulan papa itu emang mirip banget sama orang Cina (Berkulit kuning dan mata sipit).Di tempat ini gw ngeborong aneka kerupuk ikan yang harganya sekitar Rp 7500,- per bungkus, trus beberapa bungkus Kerupuk Kemplang dengan harga Rp 8000,-, Aneka sambal lampung dan acar cabe rawit seharga Rp 8000,-/toples, Keripik Pisang Coklat sebungkus Rp 7500.Sebenernya masih banyak jenis camilan lain, kayak keripik nangka, ikan asin pari, manisan ceremai, manisan papaya, keripik pisang aneka rasa, dodol durian, dan lainnya, tapi gw hanya membeli camilan yang udah di-order sama teman-teman dan keluarga aja.Oh iya, untuk mama mertua special gw beliin butiran tekwan kering, tau tek wan kan?panganan sejenis sup dengan bola-bola ikan?Nah di Lampung banyak dijual bola-bola ikannya dalam keadaan kering, tinggal rendam semalaman maka siap ditambah kan kuah berkaldu udang.

Peci Tapis

Cluch Bag Tapis


Tempat Tissue
Selain membeli oleh-oleh makanan gw juga memburu kerajinan Tapis.Tapis adalah kain khas Lampung mungkin mirip-mirip songket ya, karena sama-sama jenis tenunan, bedanya kalo songket benangnya agak halus dan tipis, tapi kalo tapis benangnya benar-benar tebal, trus kalo songket kan benang-benang emasnya tertenun menyatu dengan kain, tapi kalo Tapis lain, setelah kain tenun selesai dibuat, diatasnya disulam benang-benang emas berbagai corak.Harga kain sarung tapis sendiri beragam, mulai dari Rp 850.000,- sampai jutaan rupiah.Kenapa mahal?karena kain tapis seluruh proses pembuatannya benar-bener menggunakan tangan tanpa sentuhan mesin sama sekali. Selain itu, gw membelikan beberapa handcraft berbahan baku tapis lainnya untuk beberapa sahabat gw di Jakarta, antara lain tempat tissue, songkok (peci) dan cluch bag.Kalo benda-benda kecil semacam itu harganya gak terlalu mahal, mulai dari Rp 40.000,- sampai Rp 150.000,-

Tori Pilih-Pilih Peci Sulam Usus


Peci Sula Usus
Untuk Mertua, gw memberikan sebuah songkok (peci) bersulam usus, sulam usus adalah salah satu kerajinan khas Lampung, kenapa disebut sulam usus?karena bahan bakunya dari untaian pita sutra yang dijait menyerupai usus dan dijalin satu demi satu dengan benang,hingga membentuk alur-alur.Untuk sebuah peci sulam usus Butik ini memberi harga Rp 70.000,-
Sulam Usus ini harganya cukup mahal kalo beli di Jakarta, gw pernah liat di pasar raya Blok M, harga 1 potong kebaya sulam usus mencapai 5 juta rupiah, hah?Sementara di Lampung gak segitunya kok, untuk 1 potong kebaya bisa diperoleh dengan harga Rp 700.000,- an.Gw enggak pernah punya barang satu ini, entah kenapa kurang minat, yang gw ingat Mbak Eka punya 1 set bed cover dan bantal kursi warna broken white.Kenapa sulam usus ini begitu mahal?karena dikerjakan dengan tangan dan butuh ktelitian tertentu untuk menguntai pita sutra itu sehingga membentuk alur.
Kain Tapis dan Handcraft Tapis hasil buruan gw lainnya...

Untuk memburu Kain Sarung Tapis gak terlalu sulit, di salah satu pasar paling terkenal di Lampung yang bernama Pasar Bambu Kuning, banyak terdapat toko yang menjual aneka kerajinan Tapis dan Songket, tapi kalo boleh jujur secara model gw menilai kurang inovatif, dan untuk Handcraftnya kurang rapih dan kurang unik.Naah untuk mencari hancraft tapis yang rapih, modis dan unik bisa coba ke Butik Putra Indonesia, sebuah Butik yang menawarkan aneka kain tenun dan kain Kapal khas Lampung, Letak galery ini ada di Jl S.Parman No. 20, tepat diseberang Hotel Kemala Bandar Lampung,Di tempat itu dijual aneka handcraft tapis, kain sarung tapisnya juga ada, disana juga menjual batik Lampung baik dari sutra maupun bukan sutra, harga batik Lampung berbahan Sutra harganya mulai dari Rp 350.000,- tapi gw enggak sempat membelinya, mengingat benda yang gw borong dah cukup banyak, budget gak memadai lah untuk mengantongi satu setel batik sutra Lampung, next time kalo ada rejeki lagi..

Tapis dari deket,sulam benang emasnya padet banget...

Naah, kalo tertarik untuk membeli kain sarung tapis yang cantik itu, gw sarankan untuk mengunjungi pusat kerajinan tapis Krui Putra di Jl.Wijaya Kesuma, disana bisa dilihat aneka kain tapis cantik beserta proses pembuatannya, dengan berbagai warna dan corak.makin padat kain emas yang tersulam maka makin mahal kain itu sendiri.Jaman dulu, jamannya nenek gw, orang membikin kain tapis bener-bener bermodal besar, merek abiasanya membuat tapis yang padat sulaman benang emasnya dan di bagian bawah kain dibuat jumbai-jumbai dari uang logam emas, kebayang gak beratnya kain itu kayak apa?Waktu gw menikah gw menggunakan kain sejenis itu, dan gw bisa ngomong deh sekarang kalo kain itu beratnya amit-amit!Pinggang gw ampe sakit 3 hari.Tapi jaman sekarang jarang pengrajin Tapis yang membuat jenis kain berjumbai emas seperti itu, selain peminatnya juga jarang karena harganya yang sangat mahal, orang yang mo make juga mikir-mikir takut kerampokan!hehehhehe….
Oh iya, gak cuma benda-benda itu yang gw jadikan oleh-oleh dari Lampung, dengan kegilaan gw yang mendalam pada tanaman, gw pun menyalurkan hasrat gw dengan memboyong sebuah pohon cemara udang setinggi hampir semeter dan udah jadi pula (udah berbatang besar), kalo di Jakarta atau Bogor, cemara udang yang udah keren kayak gitu bisa dihargain sekitar tigaratus ribuan, disana gw beli dengan harga seratus ribu, tapi konsekuensinya gw menanggung cacian keluarga gw yang bilang gw orang gila, hahahahahaha…