Pages

Wednesday, December 31, 2008

Lulla pulang ke rumah -- Tahun Baru 1430 H dan 2009



Pagi ini saya kembali absen dari kesibukan kantor,padahal hari gini kantor lagi hectic-hectic nya karena lagi riweuh membahas agenda kerja 2009.Tapi saya gak bisa hadir,untung direksi berkenan mengizinkan saya absen,toh rencana kerja dan budget divisi saya sudah saya setor ke pak direktur dari kapan tau,semoga bisa tetep dibahas meski saya gak hadir.

Well...gimana kondisi Lulla?beberapa teman bertanya ke saya setiap hari.Hari ini kami masih di RS, siap-siap menunggu visit dokter terakhir,untuk memastikan Lulla totaly fine.
Infus sudah dilepas,karena tadi malam Lulla mengeluh sakit di tempat infusnya itu, udah lah karena udah cukup juga asupannya dan kondisi sudah jauh membaik maka dokter mengizinkan.
Sejak infus dilepas,dia jadi kayak merasa bebas banget,lompat lompatan lah,manjat-manjat lah,lari lari lah,sampe kita takut dia kecapean.
Setelah dibujuk dengan alot barulah dia mau tidur.
Kemaren,saya kedatangan beberapa tamu,kebanyakan tamu dari teman kantor saya, sebelumnya relasi suami yang banyak berkunjung menghibur Lulla,membawakan mainan-mainan yang Lulla sukai maupun mengajak Lulla bermain.Terimakasih ya atensinya teman-teman...

Dan gimana dengan tahun baru?
Ahahaha..saya sekeluarga bukan type orang yang mewajibkan agenda merayakan tahun baru.Jadi tahun baru ini kami hanya di rumah saja,kebatulan keluarga berkumpul di rumah,menghibur Lulla yang baru sembuh dari sakit. Mertua saya sekeluarga berkunjung ke rumah,Lulla senang banget karena bisa bermain dengan sepupu2nya.Acara kumpul makan siang bersama ini sangat menyenangkan sekali,saya yang senang masak jadi merasa bahagia bisa memanjakan lidah keluarga dengan makanan khas rumah kami. Acara kumpul-kumpul siang itu dimeriahkan dengan agenda main layang-layang,permainan yang gak pernah diketahui sama Lulla, dan ternyata Tori pun baru sekali itu merasakan naikin layangan di udara,ternyata suami saya kuper juga,ehehehe...



Acara liburan diisi dengan berkumpul dengan keluarga dari pihak mama saya,keluarga mama saya lagi disibukkan dengan membahas perihal calon istri bagi Pak de saya, mengingat pak de saya menduda beberapa bulan lalu.Ada ada aja...


Jadi tahun baru ini saya rasa akan sama berkesannya dengan tahun-tahun sebelumnya,karena sejatinya buat saya tahun baru adalah pengingat bagi saya bahwa waktu terus bergulir,lalu apa yang telah saya raih?cukup puas kah saya dengan ini semua?sudah cukupkah ibadah saya kepada sang Pencipta?sudah menjadi lebih baik kah saya?dan begitu banyak pertanyaan lain yang berkelebat di benak saya...

Buat semuanya,Selamat tahun baru 1430 hijriyah dan tahun baru 2009!!Semoga menjadi semakin baik dari hari ke hari...

Saturday, December 27, 2008

Lulla Positif terkena DB



Ini kelanjutan postingan saya Jumat lalu...,Jumat pagi disaat saya ngantor, Tori mengajak Lulla menemui dokter Dyah,saat itu dokter belum berasumsi Lulla positif DB karena belum 3 hari Lulla demam. Namun dokter berpesan agar kami segera memeriksakan darah Lulla jika besok masih juga demam.

Jumat malam Lulla masih demam, Sabtu pagi pun demikian.Meskipun suhu tubuhnya hanya berkisar 37,3 derajat sampai 38,1 derajat.Terkesan demam ringan toh?Tapi aneh karena gak juga turun ke titik normal.Si kecil pun gak menunjukkan gejala lemas maupun mengeluh sakit.Berdasarkan feeling dan rasa kawatir, maka Sabtu pagi kembali kami ke dokter Dyah, sebelumnya kami memeriksakan Lulla ke Lab.Ada keanehan,beberapa menit setelah pengambilan darah, di lengan Lulla (di bagian yang bekas dibendung darahnya) tiba-tiba muncul bintik- bintik merah.Persis ciri pembuluh darah pecah yang biasa dialami jika positif DB.

Sejak itu saya feeling, well...jangan-jangan kena DB neh anak.

Kecurigaan saya dimulai sejak saya tau Lulla demam sehari setelah jalan-jalan di Ragunan, who knows diantara rimbunnya ragunan ada salah satu nyamuk yang menggingit Lulla? Mungkin ya...
Dan terbukti kan,sekarang Lulla dinyatakan positif DB.



Gak ada jalan lain, selain rawat inap.Kalo udah kayak gini tindakan rawat inap adalah solusi teraman.

Meskipun trombosit Lulla belum turun banyak,kami kawatir malah akan lebih drop jika tidak ditangani dengan segera.
Lulla tampak sedih banget,karena agenda jalan-jalannya berakhir di RS, dan sempat beberapakali menerima 'tusukan' jarum infus dan jarum suntik pengambil darah.

Sampe malam ini dia udah males kayaknya untuk nangis karena diambil darah,eheheh,anak mama jagoan juga lama-lama...

Malam ini dia sudah tertidur pulas setelah menerima kunjungan Oom Rahmat dan tante Ummi, dia juga senang karena tante Ummi sempat membacakan buku cerita buat dia.

Doakan Lulla cepat sembuh, pesan saya kita harus sama-sama waspada ya,jika si kecil mulai demam walau demamnya gak tinggi,ada baiknya segera ke dokter.

Friday, December 26, 2008

Liburan yang gagal buat Lulla --Lulla demam


Selasa kemaren tgl 23 Desember,sebelom mama berangkat ngantor, Lulla ngambek karena kesal belom ketemu papa tapi papa malah udah tugas lagi keluar kota.Alhasil Lulla jadi agak berkeras untuk memboikot mama pergi ngantor.Ya udah lah,hari itu cuti aja,soalnya ada kendala teknis juga pas mau berangkat ngantor ngajak sementara mobil gak ada dan kondisi ujan deres.

Cuti deh…si Lulla gak berenti begitu aja,dia menuntut hak liburannya,well..ini musibah,bulan lalu tabungan liburan kami kepake untuk menutupi musibah yang dialami oleh Ipar saya,maka sekarang kami gak punya budget liburan,padahal udah di persiapkan dari awal tahun bahwa akhir tahun ini kita mo vacation dan saya akan ambil cuti di hari-hari kejepit yang menggiurkan ini.Sementara itu, saya pun masih kekeuh tidak mau menyentuh tabungan masa depan hanya untuk berlibur,karena kalo gak disiplin menggunkan tabungan,maka bisa kacau lah cita-cita financial kita.

Saya sih bisa menerima sepenuhnya,bahwa Liburan itu sifatnya tersier dan membantu orang yang kena musibah, itu jauh lebih penting daripada berlibur.Tapi Lulla tidak mudah menerima kenyataan ini, saya dan Tori maklum, Lulla masih kecil,sekali yang dia tau berlibur,maka dia akan terus menuntut.Belom bisa kami ajak diskusi kenapa acara liburan setelah bagi rapor harus dibatalkan,karena penjelasan semacam itu akan membuatnya terlibat jauh berfikir tentang alasan kemana budget liburan itu dipakai,dan membicarakan musibah yang dialami oleh pamannya jelas bukan hal yang bijaksana.

Akhirnya,disegala keterbatasan ini,kami berupaya mengerti betapa kecewanya gadis kecil kami.Dan kami berupaya meluangkan waktu yang semestinya untuknya.Dan kejadian dia ngambek hari Selasa lalu itu pun, sudah saya pahami,bahwa solusinya adalah mengajaknya jalan-jalan.

Dan jalan-jalan yang diharapakan Lulla adalah pergi melihat binatang,kemana lagi kalo gak ke taman safari atau ke ragunan.Yang paling mungkin adalah ke ragunan,karena mobil dipake untuk siding di Bandung,maka ke taman safari udah gak mungkin dilakonin.

Seharian saya ke ragunan sama Lulla,dia bahagia banget,sibuk berceloteh tentang binatang-binatang,mengamati banyak hal dan ditutup dengan acara naik perahu mengelilingi danau di ragunan.hari itu gadis kecil saya tidur sambiltersenyum,puas sekali dengan liburan sederhananya.

Besokny, tanggal 24 Desember,saya dapet telpon dari rumah, Lulla panas kata si mbak, 38 derajat,aduh!

Besoknya pas tanggal 25 Desember masih belom reda juga,meski si kecil kliatan fine dan tetep biasa-biasa aja.Sampe hari ini,dia masih anget,suhu gak turun ke titik normal,masih di kisaran 37,3 derajat sampe 38,1 derajat,saya sedih banget..Apa karena ke ragunan?saya kawatir dia kena DB (amit-amit..),mudah-mudahan sih enggak ya.

Sementara saya nulis ini,saya duduk di meja kerja saya di kantor karena ada rapat penting mengenai budget 2009,setelah rapat saya akan segera ‘terbang’ ke rumah,bergabung dengan Tori menjaga Lulla.Hmmm…mudah2an dokter Diah pagi ini bisa memberi jawaban akan masalah ini. Semoga Lulla gak kenapa-kenapa ya..Dan bisa segera sehat.

Saya gak tenang kerja dikantor saat ini!!!!!!

Wednesday, December 24, 2008

Bagi Raport Pertama Lulla


Rasanya waktu berjalan gak terasa sama sekali,ingatan saya masih lekat banget saat saya mengandung Lulla,yang waktu dalam kandungan, kami berdua memilih untuk tidak ingin mengetahui dahulu kelaminnya,kami ingin menjadikannya kejutan.Saat itu panggilan sayang saya untuk janin di perut saya adalah Bonny, terinspirasi dari tokoh di komik Pank Ponk yang saya sukai dari jaman sekolah sampai sekarang,ehehhe..

Pas saya melahirkan, kami baru tau kalo si Bonny adalah cewek,dan kami beri nama Nafisah Calulla Riyadi, yang artinya harta berharga yang cantik milik keluarga Riyadi.Rasanya baru kemaren saya ingat kejadian saya melahirkan gadis kecil saya itu,saya juga masih merasa baru kemaren merayakan ulang tahun pertamanya,mengajarkan ia berjalan,membuatkan bubur tim untuknya dan mengajarkan dia bertepuk tangan dan menyebut kata “mama papa..”

Tapi minggu lalu saya seperti tersadar kalo si Bonny sudah beranjak menjadi gadis kecil yang sering memplokamirkan dirinya dengan nama Kakak Lulla. Sabtu kemarin kami dapat undangan bagi rapor pertama Lulla di sekolah.Di acara bagi rapor ini ada sesi konsultasi dengan gurunya, Ibu Ina.

Saya surprise sekali dengan hasil rapor Lulla,kemampuan social dia sangat menonjol, bahkan menurut Ibu Ina,Lulla tidak pernah memilih teman,setiap dipasangkan dengan siapa saja dia tidak pernah mengeluh apalagi menolak.Hal lain yang membuat kami kaget, ternyata Lulla anaknya sabar dalam membimbing teman yang sedang mengalami masa sulit,saya sampai bertanya ulang “yakin bu Lulla kayak gitu?”, soalnya kalo di rumah kan dia gak kliatan sikap dewasanya. Lulla dinilai siap memiliki adik,karena dia cukup matang secara emosi. Dan di salah satu sesi konsultasi Ibu Ina berpesan bahwa Lulla punya bakat menari dan music,karena dia mudah bergoyang dan mudah mengenal lagu dibanding teman yang lain,ia cenderung diandalkan untuk acara pentas karena memiliki pancaran percaya diri yang kuat,untuk itu ada baiknya kami menyalurkan bakat Lulla tersebut.Selain itu Ibu Ina mengatakan bahwa Lulla dinilai communicative untuk menyampaikan dan mendeskripsikan sesuatu kegitan yang dilaluinya di rumah.Dan hal paling membuat gw tersentuh,ternyata Lulla sudah memahami konsep sedekah,dan ia memiliki kepedulian pada orang miskin,hal ini yang selalu ia ulang dan sampaikan di sekolah.Terharu sekali rasanya,ternyata apa yang kami ajarkan dapat ia pahami dan dicamkan dalam hatinya.

Yang masih menjadi pe er kami di rumah adalah, kemampuan Lulla melaksanakan beberapa hal yang sifatnya pemenuhan kebutuhan pribadi seperti membersihkan tubuh sendiri setelah BAK/BAB, membuka kemasan snack sendiri, dan membuka kotak makan sendiri.Hal-hal kemandirian ini masih belum bisa ia lakukan dan mesti kami ajarkan kembali agar ia dapat melakukan sendiri.

Setelah pulang dari bagi rapor,kami jadi berniat membelikan biola sebagai hadiah ulang tahu gadis kecil kami tahun depan.Dan kursus balet agaknya gak bisa lagi dikesampingkan.

Well..ternyata gadis kecil saya sudah besar ya,sungguh waktu menggelinding begitu saja tanpa terasa..

Monday, December 22, 2008

Ujian kesabaran dan keiklasan seorang Human Resource

Setiap manusia diajarkan untuk menjadi sabar , menjadi iklas, dan saya berada disini di kantor saya, mengerjakan tugas saya untuk kepentingan orang banyak,sebuah cita-cita mulia saya yang saya tanamkan didasar hati saya,bahwa saya bekerja 8-10 jam sehari dalam 5 hari tiap minggu,meninggalkan putri saya dirumah, tujuan utama saya adalah MENGUKIR PRESTASI!Yang saya percaya bahwa semakin kita berbuat banyak kepada orang,maka Allah kan membalasnya kemudian, baik kepada saya secara langsung maupun kepada putri saya terkasih.Destiny saya menjadi HR (Human Resource) seolah merentaskan jalan saya untuk meraih tujuan saya diatas.

Perjalanan demi perjalanan saya disini tidaklah mudah, jauh dari kesan lancar, dari mulai duri kecil,kerikil tajam, maupun ‘bola panas’ adalah makanan saya sehari-hari,tapi saya pikir inilah pekerjaan HR,mendapat hujatan,diprotes,dibilang galak gak punya hati-lah apalah,kejamlah, udah jadi konsekuensi. Hujatan demi hujatan,fitnah-fitnah ringan sampai keji yang ditujukan ke saya hanya saya jadikan sebuah ujian hidup, buat saya gak akan saya ambil hati,karena menurut saya apa yang saya lakukan adalah untuk kebaikan karyawan dan perusahaan.Lagipula apa yang saya lakukan selalui sesuai dengan keputusan Direksi,saya Cuma pelaksana teknis.Dan semua yang saya lakukan di perusahaan dilakukan dengan satu prinsip yaitu :HARUS UNTUK KEPENTINGAN BERSAMA. Profesi saya menuntut saya tidak berat sebelah dalam menjalankan tugas.Okelah saya bekerja untuk perusahaan tapi saya juga harus berfikir bahwa saya ini bagian dari karyawan,maka tidak etis jika saya berpihak kesalah satunya.

Namun yang namanya ngadepin orang yah, gak semua orang punya pemikiran positif,kadang beberapa orang malah lebih mementingkan kepentingan sendiri dan gak mau mengalah untuk kepentingan bersama,karyawan-karyawan bermental seperti inilah tantangan buat saya dan perusahaan,karena manusia-manusia egois semacam ini cenderung menghambat kemajuan. Kenapa saya bilang gitu?

Karena setiap jalan menuju kebaikan dan kesuksesan pasti membutuhkan pengorbanan. Sudah hukum alam lah, bahwa untuk berubah jadi lebih baik pasti butuh usaha, semua member didalam institusi baik pemilik perusahaan maupun karyawan sendiri harus bahu membahu melakukan sesuatu,tujuannya satu untuk menjadi lebih baik.Hal ini ternyata sulit sekali untuk dijalankan,beberapa orang karyawan yang saya temui disini bersikukuh dengan comfort zone-nya selama ini,mereka menolak perubahan, well…tolakan mereka tidak secara gamblang mereka sampaikan kepada saya maupun management baik diruang dan waktu yang telah disediakan maupun secara gentle.Budaya orang-orang di kantor ini tidak seperti budaya karyawan di perusahaan lain yang biasa saya temui yang orang-orangnya selalu berkata gamblang di depan jika tidak setuju, tapi di kantor ini berbeda,budaya klarifikasi, fair dan straight 2 the point adalah tabu,sebagian besar lebih gemar berdesas desus dibelakang, kemudian membuat asumsi-asumsi sepihak lalu membuat gerakan-gerakan propaganda dibelakang dari pada berhadapan secara gentlemen untuk menyelesaikan masalah.Tindakan seperti demikian menurut saya tidak bijaksana dan memiliki efek buruk. Saya selalu percaya bahwa semua masalah jika diklarifikasi dengan yang bersangkutan,diselesaikan dan diskusikan baik-baik dengan fair dan gentle jauh lebih baik daripada berdesas desus dibelakang,membuat asumsi-asumsi sepihak,akan jauh mendekati fitnah jadinya. Dan dalam agama yang saya anut, telah diajarkan budaya tabayyun,atau budaya klarifikasi,tujuannya ya itu lah,menghindari fitnah.

Berkaitan dengan peran saya sebagai HR yaitu departemen yang memang lekat dengan urusan aturan main di perusahaan, membuat saya cenderung sering dijadikan sasaran tembak sebuah fitnah.Saya berkata demikian karena memang sepanjang saya menjalani posisi ini di perusahaan ini dengan budaya interaksi karyawannya yang seperti ini,saya jauh lebih sering mendengar omongan-omongan gak bertanggungjawab yang lebih tepat disebut sebagai fitnah,dan itu menyakitkan sekali rasanya.

Rata-rata fitnah kecil-kecilan ini adalah hasil asumsi-asumsi salah orang-orang itu.Dan terjadi biasanya karena adanya sebuah regulasi baru,atau masalah tertentu yang belom ketahuan siapa penanggungjawabnya.

Kadang saya suka berkelakar dengan teman satu team saya,kami sering bermoto :”apapun masalahnya,yang salah pasti HRD...”,ehehehe..lucu yah.Saking udah penatnya dengar gunjingan gak penting itu kami sering mengolok-ngolok diri kami sendiri.

Tapi diluar usaha ketabahan saya menghadapi ini semua,saya tetep saja bereaksi emosional kadang-kadang.Tapi akal sehat saya masih berjalan normal,sebisa mungkin saya menepis rasa amarah pada orang yang melontarkan itu,karena menurut saya,kalo saya marah pada personalnya,saya takut jadi dendam,saya gak mau hal itu terjadi.Kalau saya sudah dendam pada seseorang apakah mungkin saya mampu menganalisa kebutuhan orang tersebut secara proporsional?,mengingat itu adalah salah satu job saya. Walau sejahat apapun orang-orang itu pada saya,saya tetap harus ‘melayani’ mereka,saya tetap harus secara fair menilai kinerja dan capabilitas mereka.Inilah part tersulit,karena saya manusia biasa.

Hanya sama Allah saya minta kesabaran dan keiklasan,supaya saya tetap bisa professional menghadapi orang-orang yang ‘tidak profesional’ ini.Dalam tiap sujud saya pada sang Khalik,sayapun kerap berdoa,”agar saya dijauhi dari ketidak iklasan,saya meminta keiklasan,seperti apapun orang-orang menzalimi saya,semoga Allah memberi kebaikan bagi mereka”.

Gak mudah ya jadi HRD,ujian kesabaran diuji benar disini.Niat baik saya untuk kemajuan bersama selalu disalah artikan bahkan dipandang negative dengan fitnah-fitnah tidak perlu, mungkin ini juga yang namanya ujian keiklasan.Walau saya manusia biasa,tapi saya yakin saya tidak mendendam,Allah menjaga hati saya dengan baik,saat inipun kalo saat saya membayangkan wajah-wajah orang yang ‘jahat’ sama saya itu,saya hanya terenyuh kasihan,semoga Allah membukakan hati mereka.Pada intinya saya mencintai mereka semua sebagai saudara sesama manusia.

Semoga saja mereka sadar…amin.

Friday, December 19, 2008

3 Doa 3 Cinta


Semalem nonton ma Tori,diawali dengan makan malem trus nonton, gw awalnya pengen nonton Twilight,secara lagi booming bangets.Jadi pnasaran kan??Tapi Tori gak setuju,dia malah mo nonton Tiga Doa Tiga Cinta,ini kan hari pertama putar katanya.Lagian tu film dari kabar yang di terima katanya berkisah tentang kehidupan santri pesantren, dah gitu yang main Nicolas Saputra dan Dian Sastro,nama yang jelas kondang marondang, dan gak usah diragukan kemampuan actingnya.

Yo weis nonton lah, peminatnya masih sepi,secara pertama kali tayang yawh..

Film dimulai dengan lantunan shalawat nabi,khas banget lantunan pesantrenan.Trus cerita dimulai dari menggambarkan kehidupan santri pesantren dan persahabatan 3 santri ,Huda,Ryan dan Syahid.Cerita mengkisahkan kisah si Huda yang dititipkan oleh Ibunya di pesantren tersebut 6 tahun lalu,lalu si Ibu merantau ke Jakarta dan tiada kabar beritanya lagi sampai sekarang,dan Huda masih menyimpan obsesi untuk mencari Ibunya,sementara Romo Kyai (pemilik Pesantren Al Hakim tempat mereka belajar) menginginkan Huda tetap di pesantren untuk dijadikan menantunya dan meneruskan pengelolaan pesantren,mengingat Romo Kyai gak punya anak lelaki. Kemudian dikisahkan pula tentang Ryan, anak yatim yang sangat mencintai dan bangga sama ayahnya,dan bertekad untuk meneruskan bisnis studio foto milik almarhum ayahnya.Dan terakhir mengkisahkan tentang Syahid,anak yang taat beribadah yang sedang diberi cobaan karena ayahnya sakit keras,sementara tidak punya biaya berobat.

Kisah bergulir dengan manis,karena penataan artistic yang hidup,detail-detail yang terasa sangat natural membuat film enak diliat. Tapi sayang film ini jalan ceritanya lambat banget, buat gw pribadi sih..jadi rada bikin ngantuk dan gak efektif ma durasi gitu.

Issue yang diangakat di film ini ada beberapa,antara lain mengkisahkan kehidupan real kehidupan santri pesantren, dari mulai cara mereka menjalani daily routine,social interaksi,sampe hal seperti pelecehan seksual pun yang pernah terjadi di beberapa pesantren pun digambarkan disini.Gambaran ini menarik buat gw,jadi memberi khasanah pemikiran baru buat gw tentang kehidupan ‘didunia’ lain yang sama gw gak pernah terbayang sebelumnya.

Issue lain yang diangkat adalah mengenai poligami, terorisme, kasih sayang anak terhadap ibu,interaksi lelaki dan perempuan, dan kisah cinta santri pesantren. Tapi issue2 ini menurut gw kurang tereksplorasi dengan tuntas dan lugas,jadinya kayak ngambang gitu aja.Kurang greget!

Untuk acting pemainnya menurut gw cukup bagus, baik pemeran utama sampai pendukung.Nicolas yang berperan sebagai Huda santri pesantren, lumayan bagus actingnya,wajah cosmonya bisa jadi culun gitu.Dan Dian Sastro yang berperan sebagai penyanyi Dangdut di pasar malam, lumayan juga actingnya,agak lebih baik dari Titi Kamal di mendadak dang dut.

Intinya,film ini gak seperti bayangan gw, gak bisa dibilang dasyat.Tapi penataan artistic yang keren dan ide ceritanya harus diacungin jempol.Sayang jalan cerita kelambatan,gak efisien sama waktu, issue yang diangkat terasa gak tuntas dan endingnya terasa ngambang…sekali lagi, ini menurut gw yawh!

Gak ada salahnya dengan mencoba nonton kan kawan2??,seperti yg gw bilang tadi,tetep ada kok sisi menghiburnya.

Monday, December 15, 2008

Kumpul Mommies...Kumpul Bocah...


Iyaaaaaaaay..akhirnya sampe juga di tgl 13 Desember, sejak sebulan lalu jeung Ary emaknya Aurelle dah wanti2 untuk ngingetin acara kumpul tgl 13 Desember ini, siip deh bu kite ngosongin waktu di hari itu.

Konon mo ngumpul ma Lisa emaknya Celia yang lagi liburan di Jakarta, trus ada siapa lagi?Katanya sih ada Brenda,Ledisa,Nuke dan Lesca…

Well emak-emak kalo dah ngumpul pasti seru deh, jangan-jangan bisa ngalahin serunya kumpul bocah-bocahnya sendiri malah,ehehehe

Janjian jam 12,alias jam makan siang di Apato-nya Ary,trus kita pada janjan bawa pot luck yang berbeda,supaya serasi gitu menunya,ada lauk,sayur,gorengan ,kudapan dan buahnya,ehehehe…

Gw kebagian bawa bakwan udang bumbu kacang,tapi sayang disayang krn kesibukan di hari Jumat maka gw gak sempet merealisasikannya,ya udah deh jadi beli aja Pastel Makcik,ehehehe..mudah2an pada suka.



Karena hari Sabtu,Pak Yadi gak bertugas,sebenernya sih kalo diminta dan dia lagi gak ada acara, dia mau aja tetep bertugas nganterin gw,tapi karena dia lagi gak bisa maka Tori yang mau antar gw ke Apato Ary.Kebetulan Tori mau nengok client di Mabes Polri,yo weis sekalian.

Tau ya kalo dianter Tori di hari libur pasti ujung2nya telat,karena dia suka males2an sendiri.Akhirnya bener kan??gw telat datengnya,gw sampe Apato Ary jam stengah 2,maaf ya bu ibu sekalian…

Sampe sana langsung cupika cupiki,surprise liat anak-anak yang kumpul cukup banyak.Si Lulla yang baru bangun tidur agaknya gak mudah bersosialisasi,dia masih jet lag kali ye??

Kalo emaknya sih langsung ashoy aja ngrumpi sana sini,ehehehe..


Juara deh neh dua gadis cilik,abis maen sepuasnya,minta susu pun kompak...

Lulla dan Bianca..

Acara kumpul-kumpul ini diselingi dengan teriakan heboh anak-anak,dari mulai rebutan mainan, sampe histeris karena kejar-kejaran,lucu deh pokoknya.

Lulla banyak bergabung dengan kakak-kakak yang lebih besar,Bianca dan Gifta menjadi teman main buat Lulla.Sementara Vanya, Thalla dan Aurelle sibuk ngoprek mainan satu dan lainnya,lucuuuuuuuuuu banget. Dan Celia cantik masih pulas tertidur di sofa,lelah kayaknya baby cantik itu.

Puas bermain,para momies pun puas ngrumpi dan cekakakan,maka acara kumpul-kumpulnya kelar deh,Brenda pulang ma Ledisa,trus Nuke juga balik sama Lesca,tinggal gw dan Lisa. After solat Asar, gw dapet telpon, bos besar dah emput di bawah,ya udah pamitan deh.Mudah2an bisa ketemu Celia dan Lisa lagi,soalnya agenda liburan keluarga kecil ini agaknya cukup padat.Met jalan-jalan ya say..

Thanks to Ary udah nyedian tempat,trus gw pulang asal pulang lagi,gak bantu2 beberes ehehehehe…jangan kapok ya bu.Tole mu manis banget,jadi tuan rumah yang baik abis…

Ternyata dimana ada momies disitulah ada keriuhan,ehehehe…see ya moms!!

1st Manasik Haji for Lulla,Kondangan dan Idul Qurban


Tahun ini banyak cerita yang telah gw tulis tentang Lulla, gadis kecil kami yang baru memasuki usia sekolah. Seperti yang gw bilang sebelumnya, kami sangat menyukai sekolah Lulla, program yang diberikan membuat kami merasa puas menitipkan anak kami untuk bersekolah disana.

Kali ini program sekolah yang membuat Lulla senang adalah manasik Haji, program tahunan yang diikuti siswa sekolah disana tiap menjelang Idul Qurban.

Pihak sekolah menyulap lingkungan sekolah menjadi suasana haji, mulai dari ka’bah, sampe terowongan mina,ehehehe..keren deh..

Salut untuk crew Al Fikry,kreatif banget..


Niat bgt ya,gurunya ada yg berkostume orang cacat lo,pake korsi roda segala...

Acara manasik haji ini diselenggarakan pada hari Sabtu, tanggal 6 Desember 2008, dua hari menjelang Idul Qurban. Kebetulan hari Sabtu,gw libur dan gw gak ada agenda apa2 jadi bisa full menemani Lulla kesekolah.

Acara mulai dari jam setengah 8 pagi, pertama rombongan siswa di-briefing dulu,siswa dibagi-bagi ke beberapa kloter,pura-puranya kloter dari berbagai bangsa. Kelas Lulla kebagian menjadi kloter jemaah haji dari Malaysia,ketua rombongan dari kelas Lulla adalah Hamizan,cowok kecil berambut gondrong teman sekelas Lulla,satu-satunya siswa kelas PG 2 yang mau pake baju ihrom,maka terpilihlah menjadi ketua rombongan,ehehehe…

Setelah brieving, Lulla dan rombongna berpose di miniatur Ka’bah,lalu berkeliling Ka’bah kemudian diteruskan dengan solat 2 rakaat didepan Ka’bah.Setelah itu rombongan haji cilik ini mampir untuk minum air zam-zam,well…disesi ini mereka sibuk berceloteh saling bertukar opini tentang air zam-zam yang mereka minum,lucunya..


Lulla dan teman sekelasnya


Setelah itu, mereka melakukan ritual berlari –lari kecil, Safa dan Marwa,ehehehhe…kali ini Lulla yang paling bersemangat,saking bersemangatnya lari-lari kecilnya diikuti berlomapat sesekali,sampe ditegur sama Ibu Ina “ingat ya berlari kecil bukan melompat-lompat”,ehehehe.

Setelah itu,mereka melakukan wukuf,lalu melewati miniatur terowongan mina,dan kemudian melempar Jumroh.Ini kayaknya kegitan yang paling digemari rekan sekelas Lulla,soalnya mereka serempak semangat pas melemparkan batu (batu2an yang terbuat dari gumpalan Koran).

Kemudian ritual dilanjutkan dengan pemotongan rambut lalu diikuti dengan pemotongan Qurban.Nah kalo pas sesi pemotongan Qurban (Qurbannya bo’ongan ya) adalah favorit gw,gw salut gitu liat kreativitas team sekolah,mereka membuat binatang Qurban bo’ongan dari kertas semen yang diisi dengan gumpalan Koran,tapi yang uniknya ketika prosesi penyembelihan, dari leher hewan Qurban mainan itu mengucur cairan merah semacam darah,hebat yah!!!Ternyata cairan merah itu sengaja dibuat dengan cara dimasukkan kedalam sebuah plastic untuk es yang kemudian diletakkan tepat dileher hewan qurban mainan itu,sehingga ketika si hewan dipotong, plastic berisi cairan merah itu turut terpotong,sehingga cairan merah meleleh keluar,menyerupai darah hewan qurban beneran,ehehhe,lucu yaaaaaaaaaaaaah…

Selesai acara,Lulla bersama teman sekelas lunch bareng pake nasi kebuli,Lulla lumayan agak banyak makanya, ternyata kalo disekolah dia makanya banyak,apa karena bersama teman-teman yah?




Sepulang sekolah kami menengok adiknya Nadia yang baru lahir,lalu segera kembali kerumah untuk beristirahat,malamnya papa ngajak dinner diluar,biasalah si Papa cepat bosen dirumah kalo hari libur.

Besoknya pagi-pagi dah prepare untuk kondangan ke nikahan anaknya Sepupu Eyang,kebatulan ada our lovely Uncle yang baru aja menyandang gelar baru yaitu DUREN SAWIT (duda keren sarang duit),eheheh..ini gw cuma nyontek istilahnya Oma Betty aja,soalnya Pak De Heppy yang baru aja dua bulan menduda dah banyak yang ngincer,padahal si Duren sendiri masih sante-sante belom minat nyari pengganti kekasih hati yang udah almarhumah.

Btw,di pesta kali ini,ada yang special, adik gw untuk pertama kalinya mengajak pacar seriusnya ke pesta keluarga,well launching gitu lah…Soalnya beberapa orang belom kenal,sementara this couple udah menyatakan keseriusannya untuk menuju jenjang lebih serius. Dan gw sekeluarga mendukung niat itu,mengingat sang pacar adalah sahabat baik gw sejak kuliah,jadinya kami merasa udah kenal cukup baik ma dia,dan kalo pun jadi jodoh kan seperti mengikatkan tali persaudaraanyang lebih erat.Doain aja…


Pak De "DUREN SAWIT"-Dono-Epit-Oma betty-Gw-Nenda-Andung

Besoknya kita lebaranan,Idul Qurban,solat Ied di Komplek, trus langsung cabcus ke rumah mertua,sampe sana gw sempet teller berat dan tertidur pulas di kamar mama, kayaknya mertua gw sampe kesian gitu ngeliat gw yang kecapean,ehhehe..secara berhari-hari gw nonstop beraktifitas dari kerja,ngurus anak dan masak untuk lebaran.

Setengah hari di Mertua,trus gw sekeluarga cabcus ke rumah Oma Betty, disana kumpul Eyang gw (EyangUyutnya Lulla), nenda dan andung dari Cinere, dan Pak De Heppy, serta gerombolan sepupu gw.Kenapa Oma Wenda dan opa Mance absent?lagi pada di Menado katanya,pulang kampung kah?Kemungkinan juga ngurusin kampanye pak Jendral yang nyalon jadi caleg di Menado,wakkakakakk…

Hari itu gw lelah banget,tadinya mau pulang sore,taunya si Eyang Uyut mellow gitu pas ditinggal Pak De Heppy balik ke Semarang,mana rombongan Cinere pada Bubar,ya udah lah gw sekeluarga tinggal dulu untuk menghibur eyang uyut,cup…cup…cup jangan sedih ya eyang…

Setelah jam 9 malem,semua dah mandi,dah makan malem,dah sikat gigi dan dah pake costume tidur,kami pulang kerumah,bisa dibayangin ya sampe rumah semua teparrrrrrrrrr..including me!

Hari yang melelahkan,besoknya kita2 semua kembali beraktifitas seperti biasanya..

Wednesday, December 10, 2008

Lulla Pengeeeeeeeeeeeen Banget Punya Adik..


Hehehehehe..belom crita dah ktawa aja. Critanya Lulla belakangan ini terus menerus mengungkit tentang keinginannya untuk memiliki adik seperti sepupu-sepupunya dan teman-temannya yang lain.

Wacana kepengen punya adik ini dilontarkan setiap hari selama 2 minggu ini, gw sampe bingung sendiri jadinya. Segala sesuatu pembicaraan pasti ujung-ujungnya dikait-kaitkan dengan “kalo adek Lulla nanti..”, nah lo..bolak- balik kayak gitu terus.

Gini misalanya :

Lulla melihat tukang odong2 di pinggir jalan, “ma..nanti aku mau ajak adik aku naik odong2,anak kecil suka odong-odong..”

Lulla liat koleksi sepatunya yang udah gak dipake dan siap disumbangin, “ini..nanti untuk adik Lulla,iya kan ma??”

Lulla menengok adik temannya yang baru lahir, “Nama adiknya Nadia itu Lidia ma, kalo adik Lulla namanya Aisah..”

Lulla beli jam tangan di mal, “buat adik aku mana ma?”

Lulla dibelikan lunch set baru, “yang lama dikemanain ma?simpen aja ya buat adek Lulla..”

Lulla lagi berkhayal main sama boneka2nya, “Ayo teman-teman..siapa yang mau punya adek?aku dounk..mau punya adek..”

Lulla membantu membereskan kamar dan melihat beberapa pampers yang tak terpakai, “Nanti adek aku pakai ini,karena dia belom bisa pipis di WC kayak aku..”

Lulla ketemu eyang buyut, “Eyang tau gak,aku pengen deh punya adek..”

Dan tadi malam terjadi lagi, ketika mau tidur dia tiba-tiba Tanya, “Ma,nanti kalo ada adek, aku bobok sama Datuk ya,mama papa sama adek aku aja..”

Huaaaaaaaaaa..mo nangis Bombay jadinya, gw kawatir sekali dengan keinginan menggebunya ini,soalnya saat ini kondisinya gw belom hamil dan belom memulai program hamil lagi.Gw takut dia jadi menunggu agak lama dan takutnya dia kecewa, gw dan Tori sih perlahan-lahan menjelaskan bahwa punya adik itu butuh proses lama, jadi dia harus sabar.Tapi si gadis kecil kami kayaknya tetap menggebu, bahkan dia belakangan jadi bolak-balik nanyain staff gw di kantor yang lagi hamil (Tante Ana). Lulla bola-balik Tanya kapan Tante Ana melahirkan adik bayi, dan Lulla bertanya bolehkan ketika Tante ana melahirkan,adik bayinya untuk Lulla aja?

Well…Lulla excited sekali ternyata,sampe bayi orang yang masih dalam kandungan pun siap diminta sama dia,ehhehe…Doakan ya, gw bisa segera membereskan semua urusan yang masih ‘pending’ dalam hidup gw, jadi gw bisa segera konsentrasi memenuhi harapan Lulla.

Wednesday, December 3, 2008

Teror Teror Bodoh itu...........


Teror???apa arti teror sebenernya?teror gak mesti ancaman bom atau ancaman pembunuhan, sebuah tindakan kecil seperti mengirim surat-surat tak bertanggung jawab juga bisa di klasifikasikan sebagai teror, karena secara harafiah teror bisa diartikan sebagai gangguan.
Nah kenapa ujug-ujug membahas teror???belakangan ini gw merasa mendapat teror - teror,tapi kali ini teror yang dilayangkan kepada gw adalah teror yang menurut gw adalah teror bodoh,persis teror yang dilakukan oleh anak SMP yang kurang kerjaan.
Jadi ceritanya gini, udah sebulan ini, gw sering dapet telpon-telpon gelap di tengah malam, telpon ditujukan ke HP GSM gw, yang anehnya telpon dilakukan tiap jam 02.00 pagi sampe jam 04.00 pagi, dan penelpon selalu memakai private number.
Aksi telpon ini hanya berlangsung beberapa menit,kadang orangnya ketawa-ketawa,kadang hanya bilang "halooooooooo" dengan nada mendayu dayu(oekhhhhh..), bahkan pernah bertanya "Ri,udah solat belom??".
Ya ampuuuuuuuuuun, enggak banget deh, mengingat gw kan bukan anak muda belia lagi, untuk apa ada pria meneror gw seperti itu?
Maka gw dan Tori menganggap itu hanyalah telpon-telpon salah sambung yang kebetulan saja mampir ke nomor GSM gw.
Namun selang waktu berlalu, hal serupa kembali terjadi lagi lagi dan lagi..,lama-lama pemikiran salah sambung jadi kami ragukan, karena kok seperti kesengajaan?bahkan pernah kan di salah satu telpon, si penelpon menyebut panggilan gw "Ri..".Kalo pun sengaja,sungguh kesengajaan yang luar biasa klop.

Biasanya jika ada telpon-telpon semacam itu, gw hanya mengabaikan jika private number, namun pernah Tori yang mengangkat dan membentak si penelpon tak bertanggungjawab itu.
Dan sejak itu gw selalu mematikan HP sebelom tidur,tujuannya biar tidak mendapat gangguan yang sama.

Nah tadi malam,gw dan Tori sama-sama kelupaan mematikan HP GSM gw itu,dan kemudian si penelpon bodoh itu kembali menelpon beberapa kali pada pukul 4 pagi, sumpah kami semua jadi sebel banget.Gw memutuskan untuk tidak mengangkatnya,selain ngantuk gw pun malas karena mood istirahat gw jadi terganggu karenanya.Dan lain kali gw harus ekstra serius untuk mematikan HP sebelom tidur,teror-teror bodoh itu ternyata masih berlangsung.

Intinya gw sekeluarga merasa risih sama gangguan atau teror semacam itu,kami sendiri gak mengerti maksudnya. Jikalau maksudnya ingin memecah belah keharmonisan hubungan gw dan Tori,sungguh itu gak mempan sama sekali, alhamdulillah Tori gak pernah mau terpengaruh dengan hal sepele semacam itu,rasa trust antara kami berdua gak mudah terpengarh sam hal-hal bodoh semacam itu.

Disini gw bercerita bukan bermaksud apa-apa, cuma merasa sangat heran aja,kenapa hari gini masih ada orang yang mau membuang-buang waktu meneror orang disaat seperti itu,gw kalo jadi orang itu mending menghabiskan waktu untuk sholat tahajud deh...

Our Wedding Anniversary

Our 4th Anniversary
Daisypath Ticker